KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Sekjen IMASEPA Jabar Meminta Kapolres Nabire Memberhentikan Sweeping Di Dogiyai Papua

 
HUKUM

Sekjen IMASEPA Jabar Meminta Kapolres Nabire Memberhentikan Sweeping Di Dogiyai Papua
Oleh : Barnabas Subagio | 24-Jan-2017, 12:50:56 WIB

KabarIndonesia - Cimahi, Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA Jabar) Leonardus O. Magai meminta kepada Kepala Kepolisian Resort Nabire segera memberhentikan sweeping berlebihan yang dilakukan oleh aparat militer yang bertugas di wilayah kabupaten Dogiyai. Hal tersebut disampaikannya usai diskusi Seputar Kondisi Keamanan dan Kenyamanan di awal bulan Januari yang marak terjadi di Kabupaten Dogiyai,  pada Kamis (19/1) di Cimahi.

Leonardus O. Magai menilai dilakukannya sweeping yang berlebihan telah mengganggu masyarakat Kabupaten Dogiyai mencari nafkah. Pada umumnya masyarakat di sana pergi ke ladang atau hutan mencari nafkah dengan kampak, parang, anak panah dan busur.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa masyarakat menganggap kampak, parang, anak panah dan busur itu sebagai badan dan bayang yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. "Saya meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memberhentikan sweeping secara berlebihan tersebut" katanya.

Selanjutnya, Leonardus O. Magai yang juga mahasiswa aktif pada Universitas Pendidikan Indonesia Bandung meminta kepada masyarakat Kabupaten Dogiyai agar jangan terprovokasi dengan situasi sweeping dilakukan oleh pihak militer yang bertugas di wilayah Kabupaten Dogiyai.  "Kalau kita tidak mengamankan diri sendiri maka peluang untuk menciptakan konflik di Dogiyai akan semakin terbuka lebar. Dengan demikian, masyarakat sebaiknya perlu meningkatkan kesadaran hukum. "pintanya.

Ditempat yang berbeda, Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S. Pane melalui telepon selulernya menghimbau kepada pihak kepolisian yang bertugas di kabupaten Dogiyai Provinsi Papua agar dapat memahami kondisi kehidupan sosial budaya sekitar dalam melaksanakan tugas.  Ia melihat bahwa kehidupan masyarakat Kabupaten Dogiyai sangat menggantungkan hidupnya dengan berburu dan berkebun, itu budaya mereka" tandasnya.

Lebih lanjut Neta S Pane mengharapkan bahwa pihak militer yang bertugas di wilayah kabupaten Dogiyai jangan membuat kekacauan tetapi mengamankan masyarakat. Apabila ada kekacauan atau kericuhan yang akan mengganggu keamanan dan ketentraman di wilayah kabupaten Dogiyai provinsi Papua, maka pihak militer hadir sebagai pengaman bukan pengacau. "tutupnya.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia