KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 
 
HUKUM

Rumah Pengusaha Sandiaga Uno Didemo
Oleh : Dhanny Krisnadhy | 16-Des-2010, 23:44:44 WIB

KabarIndonesia - Geram atas tuduhan fitnah yang dilontarkan pengusaha muda Sandiaga Uno kepada Dr. Eggi Sudjana, SH, Msi., puluhan orang dari Laskar Empati Pembela Bangsa (LEPAS) melakukan unjuk rasa ke kediaman Sandiaga Uno di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/12).

Dalam aksi itu, mereka meminta Sandiaga Uno bertanggung jawab atas tuduhan fitnah kepada Panglima LEPAS, Eggi Sudjana. Dalam aksinya, mereka juga mendesak Polri segera mengusut kasus Fitnah tersebut dan menangkap Sandiaga Uno.

”Kedatangan kami ke rumah saudara Sandi Uno sebagai pertanggungjawaban moral dalam membela Panglima Besar kami yang difitnah. Kami minta saudara Sandi Uno mengklarifikasi tuduhan fitnahnya dengan menunjukkan bukti-bukti yang jelas. Kalau dia tidak sanggup membuktikannya, kamilah yang akan menyeret dia ke Kepolisian,” kata Nanang Kosim selaku koordinator aksi.

Menurut Nanang, sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin (13/12), Eggi Sudjana mendatangi Bareskrim Polri untuk menyerahkan bukti-bukti keterlibatan Sandiaga S. Uno dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Depo Minyak di Balaraja, Tangerang, Banten, milik PT Pertamina (Persero) yang merugikan negara US$ 6,4 juta. Eggi menyerahkan bukti-bukti tersebut kepada Direktorat III Bareskrim Polri bidang korupsi yang diterima oleh Direktur III, Brigjen Pol. Drs. H. Ike Edwin, SH, MH.

Pada saat itu, LEPAS justru mendapatkan informasi bahwa Sandiaga S. Uno akan dipanggil untuk kedua kalinya oleh Direktorat I Bareskrim pada Rabu (15/12).

“Kemarin kami ada di Bareskrim menunggu Sandiaga Uno, tapi sampai sore hari dia tidak datang juga. Dia mangkir lagi dari panggilan Kepolisian. Itu berarti dia telah mengangkangi hukum di negara ini. Padahal, semua warga negara tanpa kecuali sama di muka hukum,” ujar Nanang.

Nanang juga mengatakan, sebagai warga negara yang baik dan sosok yang menjadi panutan, seharusnya Sandiaga Uno datang memenuhi panggilan Kepolisian

“Tunjukan kepada masyarakat bahwa saudara adalah orang yang taat hukum dan pantas dijadikan panutan. Panggilan polisi ini seharusnya juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengklarifikasi posisi saudara dalam kasus ini. Tapi dengan mangkir-nya saudara dari panggilan Kepolisian kemarin, semakin membuktikan bahwa saudara justru terlibat dalam tindak pidana korupsi seperti yang disampaikan oleh Panglima Besar kami,” tegasnya.

Kami mengharapkan Kepolisian bertindak tegas sesuai koridor hukum yang berlaku di negara ini.

“Kami masih percaya kepada Kepolisian sebagai institusi penegak hukum yang dapat menyelesaikan masalah ini. Kami mengharapkan agar Kepolisian bertindak tegas dengan menjemput paksa Sandi Uno. Kalau tidak, kamilah yang akan menyeret saudara ke Kepolisian,” pungkas Nanang.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia