KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiPerpanjangan Masa Pendaftaran PMOH oleh : Redaksi-kabarindonesia
23-Feb-2018, 06:20 WIB


 
 
KabarIndonesia - Untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang baru saja mengetahui mengenai pendaftaran PMOH Tahun Ajaran X, 2018, maka manajemen PMOH akan memperpanjang masa pendaftaran hingga 26 Februari 2018. Harapan manajemen PMOH agar mereka memiliki waktu cukup untuk melengkapi persyaratan pendaftaran.
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Penghianat 22 Feb 2018 12:07 WIB

Dengarkan Kami 22 Feb 2018 12:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Ratusan Warga Parepare Demo Mendukung Zain Katoe
Oleh : Sulhayat Takdir, Sh | 09-Des-2010, 01:15:14 WIB

KabarIndonesia - Parepare, Hingga malam ini, (7/12/2010), ratusan warga kota Parepare, Sulsel, masih bertahan di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Parepare. Massa berkosentrasi di Rujab Walikota itu sejak pagi hari. Saat ini mereka berencana menginap di halaman Rujab dan telah memasang tenda dan memblokir pagar Rujab.

Massa melakukan tindakan itu lantaran Drs. HM. Zain Katoe, Walikota Parepare non aktif, akan meninggalkan Rujab menuju rumah pribadinya. Massa  yang sejak pagi sudah berkumpul memaksa Walikota Parepare non aktif itu agar tidak meninggalkan Rujab.

"Ini bentuk dukungan kami kepada Bapak Zain Katoe. Kami menahan beliau agar tidak meninggalkan Rujab," kata pendemo.

Rakyat Parepare merasa HM. Zain Katoe telah dizalimi akibat turunnya surat penonaktifan Drs. HM. Zain Katoe sebagai Walikota Parepare dari Dirjen Otoda Kementerian Dalam Negeri  tiga hari lalu dan menyerahkan jabatan Walikota Parepare kepada HM. Syamsu Alam, Wakil Walikota Parepare. Penonaktifan Zain Katoe berawal vonis PN Makassar atas kasus korupsi PT. Pares Bandar Madani (PBM).

Zain Katoe oleh PN Makassar divonis satu tahun penjara. Walikota Parepare, Sulsel ini juga diharuskan membayar denda Rp 100 juta subsider dua bulan penjara. Atas putusan itu, terpidana usai sidang langsung menyatakan banding. Padahal vonis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, 2 tahun penjara dan denda Rp 300 juta

Kasus Korupsi APBD Kota Parepare ini mencuat ketika Drs. HM. Zain Katoe, menjabat Walikota Parepare pada tahun 2004. Ia membentuk Perusahaan diberi nama PT. Pares Bandar Madani (PT. PBM}. Perusahaan holding company ini kepemilikan sahamnya oleh Pemda Kota Parepare, dengan menyetor dana APBD tahun 2004 sebesar 1,5 milyar rupiah. Sebagai pemilik saham, Zain Katoe kemudian menobatkan dirinya sebagai Komisaris Utama di Perusahaan tersebut.

Setelah dua tahun berjalan, perusahaan ini tidak melakukan aktivitas apa-apa, walaupun sebelumnya konon pihak PT. PBM telah melakukan berbagai MoU ke beberapa investor, namun itu tidak pernah terwujud. Kondisi ini kemudian menjadi perhatian kelompok LSM, meminta agar penggunaan dana APBD Parepare sebagai saham mayoritas di PT. PBM diusut. Dalam vonis Hakim, Zain Katoe dinyatakan melanggar Pasal 2 UU Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 KUHP. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia