KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA











 
BERITA LAINNYA
 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Pemaparan Kinerja Ombusman Aceh Selama Tahun 2017

 
HUKUM

Pemaparan Kinerja Ombusman Aceh Selama Tahun 2017
Oleh : Bang Rachmad | 27-Jan-2018, 12:26:54 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh,  Memasuki awal tahun 2018 maka Ombudsman RI Perwakilan Aceh menjalin silaturahmi dengan para jurnalis terkait kinerja selama setahun terakhir.  Dalam acara Ngopi Bersama Wartawan Peduli Pelayanan Publik di salah satu cafe yang mengambil thema,"Iktibar 2017 Menuju Kemaslahatan 2018."

Turut hadir Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin, Koordinator Bidang Pencegahan, Ayu Parmawati Putri dan Koordinator Penyelesaian Laporan, Rudi Ismawan. Ini adalah periode kedua Taqwaddin Husin menjabat sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh. 
Ada beberapa hal yang disorot oleh Ombudsman Aceh yaitu masalah APBA yang berlarut pembahasannya. Padahal Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) bagaikan mesin bagi beroperasinya pelayanan publik. Hal ini harus segera dituntaskan agar kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan dapat dilaksanakan dengan baik.  
Masalah KUA dan PPAS yang belum pas dengan RPJM Gubernur Aceh pasangan Irwandi - Nova harus segera diselesaikan. Ombudsman Aceh memandang agar DPRA dan Pemerintah Aceh untuk segera membahas dan mengesahkan APBA demi kemaslahatan pelayanan bagi seluruh masyarakat Aceh.
 
Dibidang pelayanan publik selama 2017 seperti pelayanan di rumah sakit di Aceh yang dinilai masih buruk dan banyak perawat tidak berkompeten. Salah satunya seperti yang terjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil. Seperti baru-baru ini muncul kasus mengemparkan di mana ada bayi yang meninggal karena tidak ada petugas atau perawat yang bisa memasang infus pada bayi.
 
Disampaikan bahwa laporan masyarakat yang diterima Ombudsman Aceh, bahwa dari 23 kabupaten kota di Aceh hanya 12 kabupaten yang masuk laporannya, 11 daerah lainnya masih kurang, mungkin karena keterbatasan akses pelaporan. Subtansi pelaporan yaitu tentang pelayanan kepegawaian dengan total 51 laporan.

Penyelesaian laporan yang dilakukan Ombudsman Aceh dari jumlah laporan yang masuk berjumlah 203 laporan, 129 laporan telah diselesaikan selebihnya 174 laporan masih dalam proses. Sedangkan yang terbanyak dilaporkan adalah pelayanan publik menyangkut pemerintahan kabupaten/kota.  Artinya tingkat penyelesaian laporan mencapai angka 62%, serta 38% laporan masih dalam tahap proses artinya bukan mantras, atau tidak ditindaklanjuti tetapi masih by proses dan tidak bisa dilakukan sekali proses, tetapi harus dilakukan koordinasi.

Anggaran operasional Ombudsman Aceh di tahun 2017 Rp. 814.672.000 dengan penyerapan sebesar Rp 805.801.688 (98,91%). mencakup wilayah kerja 23 kabupaten di Aceh, SDM 15 orang terdiri 1 Orang Kepala Perwakilan, 2 Orang PNS, 9 Orang Asisten, dan 3 Orang staf lainnya.

Pemko Banda Aceh diakhir tahun 2017 juga mendapat penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap standar pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia dengan nilai rata-rata 92,81 dan berada di zona hijau.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia