KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Mantan Menpora Dr H Imam Nahrawi S.Ag, M.KP Diganjar 7 Tahun Penjara

 
HUKUM

Mantan Menpora Dr H Imam Nahrawi S.Ag, M.KP Diganjar 7 Tahun Penjara
Oleh : Benny Aswadina | 05-Jul-2020, 14:37:47 WIB

KabarIndonesia - Ketua majelis hakim PN Tipikor Jakarta Rosmina SH menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara, denda Rp 400 juta, subsider 3 bulan kurungan terhadap mantan Menpora Dr H. Imam Nahrawi S.Ag M.KP.Laporan tvOne Windy Wellingtonia S.Sos, hukuman cak Nahrawi diharuskan membayar uang pengganti Rp 18.154.230.882 subsider 2 tahun kurungan dan dicabut hak politiknya selama empat tahun terhitung sejak politikus PKB asli Bangkalan Madura itu selesai menjalani pidana pokok. 

Besarnya suap, menurut metro.tv Marselina Tabita Tumundo Aviani Malik, sebanyak Rp 11.5 miliar dan gratifikasi sebesar Rp 8.648 miliar dari mantan Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (sudah divonis 2 tahun 8 bulan penjara) dan bendahara KONI Johnny E.Awuy (divonis 1 tahun 8 bulan penjara). Penyuapan terjadi agar Imam dan sespri Miftahul Ulum (divonis 4 tahun penjata) mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI kegiatan tahun 2018. 

Dalam amar putusannya hakim menyebut Nahrawi terbukti secara sah meyakinkan melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 dan Pasal 128 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1998 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal  55 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 5 Ayat (1) KUHP.

Menurut tvOne Andromeda Mercury, Imam menyatakan pikir-pikir atas putusan hukuman yang sangat memberatkan itu. "Meminta KPK menetapkan mantan pebulutangkis yang menantu Jenderal TNI Purn Agum Gumelar, Taufik Hidayat menerima uang Rp 7.8 miliar pengurusan perkara di Kejakgung sebagai tersangka kasus suap korupsi dana hibah KONI," katanya pada metro sport Boy Noya dan INEWS Sheila Muthia Amanda.(*)

Foto: Mantan Menpora Imam Nahrawi, pakai masker di sidang putusan hukuman 7 tahun penjara.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
 

 

 
 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia