KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Internasional oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein Divonis 8 Tahun Penjara
Oleh : Benny Aswadina | 13-Apr-2019, 14:47:48 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung diketuai Hakim Daryanto SH menjatuhkan vonis 8 tahun penjara ditambah denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan, pada mantan Kalapas Sukamiskin Bandung, Wahid Husein, Rabu kemarin di ruang PN Tipikor Bandung, Jawa Barat.

Dalam kasus suap korupsi menyeret mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein terbukti menerima hadiah dari Fahmi Darmawansyah narapidana lapas Sukamiskin. Fahmi memberikan mobil Mitsubishi Triton, sepatu booth, sand al merk Kenzo, tas merk Louis Vuithan dan uang Rp 39.5 juta pada Wahid Husein. Si penyuap yang suami bintang film sexi Hajdjah Inneke Koeesherawaty Fahmi sudah dijatuhi hukuman 3.5 tahun penjara.

"Kasus Lapas Sukamiskin Bandung yang menghebohkan sudah tuntas dijatuhi pidana (yang disuap) mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein ditambah dipecat kedudukannya Kalapas Sukamiskin Bandung. Si penyuap Fahmi juga sudah divonis pengadilan tipikor Bandung," kata duet politisi gaek PDIP yang meminta Pileg dan Pilpres sebaiknya dipisah Effendi M.S Simbolon SH MH dan Masinton Pasaribu SH yang menjadi nara sumber Polemik Debat Terdasyat MNC/TrijayaFM, tema "Pemilu 17 April 2018 Asyiek Lancar Damai dan Jurdil"di d'Constuante Jakarta Pusat.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia