KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahUsulan Pembentukan Wartawan Unit DPRD Tidak Dijawab Pemkab Serdang Bedagai oleh : Agus Suriadi
21-Nov-2017, 20:36 WIB


 
 
Kabar Indonesia - Serdang Bedagai, Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sergai terkait pembahasan R-APBD Sergai TA 2018, Kamis (16/11)  di gedung DPRD Sergai, Dusun II Desa Firdaus, Sei Rampah.Sambil menyampaikan pandangan umum Fraksi, tiga fraksi antara lain
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

Kontemplasi (تفكر) 23 Nov 2017 09:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kemnaker Disinyalir Bermain dalam Perekrutan Calon Hakim Ad Hoc HI

 
HUKUM

Kemnaker Disinyalir Bermain dalam Perekrutan Calon Hakim Ad Hoc HI
Oleh : Rohmah Sugiarti | 18-Okt-2017, 19:11:48 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Beredar dugaan di kalangan buruh dan pekerja bahwa pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bermain kotor dalam memproses calon hakim ad hoc hubungan industrial (HI) di Mahkamah Agung (MA) untuk tahun 2017.
Dugaan ini didasarkan pada temuan bahwa dari 12 orang calon perwakilan Apindo yang lolos seleksi administrasi untuk diserahkan ke Komisi Yudisial (KY) ternyata salah satunya adalah pejabat eselon III di Kemnaker, yakni Reytman Aruan, Kasubdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Secara tegas, Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar, Rabu (18/10) menyatakan, “Kami menduga seleksi hakim ad hoc HI pada MA kali ini ada permainan. Kok bisa seorang pejabat dari Kemnaker mewakili Apindo. Apindo kan swasta. Kenapa harus ada PNS ? Pejabat lagi,” tanyanya.

Lebih lanjut Timboel memperkirakan bahwa yang bermain prosesi pendaftaran Reytman Aruan adalah Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Perindustrian Kemnaker, John Daniel Saragih, dan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI), Haiyani Raimondang.

“Mereka sepertinya mempunyai tujuan dan kepentingan tertentu,” tuduhnya.

Sementara itu, Reytman Aruan, John Daniel Saragih, Haiyani Rumondang serta Kepala Biro Humas Kemnaker, saat dikonfirmasi mengenai perihal ini masih enggan berkomentar. “No coment bang,” jawab Aruan. Sedangkan Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, saat dimintai konfirmasinya mengenai permasalahan ini juga belum memberikan jawaban.

Secara berani, Timboel meminta Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri agar menegur Reytman Aruan, John Daniel Saragih, Haiyani Rumondang. “Bila perlu diberi sanksi,” ujarnya memberi saran.

Meskipun selama ini Reytman Aruan dalam permasalahan sengketa buruh dan pengusaha selalu tampil sebagai penengah dalam sengketa buruh dan pengusaha namun Timboel menilai berbeda. “Kami menilai dia selalu tampil yang merugikan buruh dan pekerja,” jelasnya.

Menurut pendapat Timboel, Kemnaker dan Apindo berusaha meloloskan Reytman Aruan agar ketika muncul silang sengketa antar pengusaha, buruh serta pekerja maka pengusahalah yang dimenangkan.

Karenanya, Timboel benar-benar meminta agar pihak KY tidak meloloskan Reytman Aruan menjadi hakim ad hoc HI di MA. “Kita meminta KY agar dia tidak diloloskan,” pintanya.

Bisa kita lihat, sekarang ini website KY telah merilis sebanyak 61 calon hakim ad hoc HI di MA 2017 lolos seleksi administratif, dimana sebanyak 51 orang perwakilan buruh dan 12 orang perwakilan pengusaha. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia