KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kelompok Pencuri Ulin Beropreasi dengan Menggunakan Senpi Rakitan

 
HUKUM

Kelompok Pencuri Ulin Beropreasi dengan Menggunakan Senpi Rakitan
Oleh : Bambang Hermanto | 24-Sep-2017, 18:08:23 WIB

KabarIndonesia – Seruyan, Para pelaku pembalakan liar di kawasan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT Sarmiento Prakantja Timber (Sarpatim) Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya berkelompok tetapi juga mempersenjatai diri dengan Senjata Api (Senpi).

Itu terungkap ketika Polres Seruyan menggelar operasi penanggulangan illegal logging di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan yang berlangsung sejak 2 September lalu. Operasi yang dimulai dari wilayah hulu tersebut akan berlangsung hingga 2 Oktober mendatang.

Di sejumlah lokasi beroperasinya kelompok pencuri ulin, selain alat pengolah kayu jenis Chainshaw, aparat juga menemukan sejumlah senjata api yang disimpan di pondok.

“Masing-masing kelompok memiliki senjata api, dari keterangan tersangka untuk berburu dan melindungi diri mereka,” kata Kapolres Seruyan AKBP Nandang Mu’min Wijaya ketika menggelar konferensi pers di Aula Mapolres Seruyan, Jumat (22/9) siang akhir pekan kemarin.

Kapolres mengatakan, dari enam Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi menemukan enam pucuk senpi laras panjang jenis dum-duman, sebuah senpi rakitan laras pendek dan senapan angin.

“Kita tidak percaya begitu saja kalau Senpi itu digunakan untuk berburu, kita menduga kalau senpi-senpi itu juga digunakan untuk mempersenjatai diri mereka saat beroperasi mencuri kayu,” tambahnya.

Kapolres mengutarakan, atas kepemilikan senpi illegal, tersangka akan dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dijelaskannya, dari enam TKP aparat Polres Seruyan bersama Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Ditipiter) Polda Kalteng, meringkus dua tersangka. Dan hingga saat ini, aparat masih terus mengejar kelompok-kelompok lain pencuri ulin di wilayah hulu, termasuk pemodal, penadah atau pembeli kayu langka yang dilindungi itu.

“Mereka tidak mencari kayu lain, mereka ini spesialis ulin dan jumlah kelompoknya banyak, ada kelompok besar ada juga kelompok-kelompok kecil,” paparnya.

Dijelaskannya, dari identitas tersangka diketahui jika, kelompok pencuri ulin di kawasan PT Sarpatim tidak hanya warga lokal dari Kabupaten Seruyan tetapi juga dari Kabupaten tetangga seperti Kotawaringin Timur (Kobar) bahkan Kotawaringin Barat (Kobar). (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia