KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Kegiatan Pemberantasan Korupsi di Indonesia Merosot
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 29-Des-2010, 21:35:37 WIB

KabarIndonesia - Pada tahun 2010 ini di Indonesia memang banyak terjadi pembongkaran kasus-kasus korupsi, tapi tidak ada yang benar-benar tuntas. Demikian tandas Emerson Yuntho Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Emerson menyatakan, agenda pemberantasan korupsi di Indonesia masih berjalan di tempat. Ini diukur dari laporan Transparancy International. Skor Indonesia hanya 28 dan masih berada di peringkat 10 dari 170 negara. Sementara menurut lembaga survei di Hongkong, Indonesia adalah negara terkorup dari 11 negara di Asia.

Pada aspek penegakan hukum ICW tidak melihat ada prestasi luar bisa dalam hal pemberantasan korupsi. "Kasus-kasus yang ditangani Jaksa juga tidak luar biasa. Mereka sendiri masih terhambat dalam soal perizinan ketika memeriksa kepala daerah, " tandas Emerson.

Di segi pengembalian uang yang dikorup, juga tidak banyak yang berhasil, tambah Emerson.

Kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengalami stagnasi. Ini bisa dilihat dari penanganan kasus Bibit dan Chandra. "Proses deponering juga berlarut-larut, " tegas wakil koordinator ICW ini.

Sikap SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai mulai mengabaikan atau enggan melancarkan proses pemberantasan korupsi. Ini juga bisa dilihat dari sikapnya terhadap kasus pemulihan dua tokoh KPK tadi. "Presiden tidak mengambil langkah tegas, misalnya memerintahkan Jaksa Agung untuk melakukan deponering di proses kriminalisasi Bibit Chandra."

Emerson menilai pernyataan-pernyataan Presiden tentang pemberantasan penyakit bangsa terparah ini cenderung sebagai slogan saja. "Jadi secara keseluruhan agenda pemberontasan korupsi di Indonesia rapornya merah. Bagi ICW, nilainya empat."

Dibandingkan dengan tahun 2009, pemberantasan korupsi tahun ini merosot. Pada 2009 presiden punya kepentingan politik untuk memperlihatkan bahwa dirinya serius untuk memberantas korupsi. "Tapi ketika hasil pilpres menunjukkan SBY menang, dalam perjalanannya, mulai abai. Karena posisinya tidak tergoyahkan."

Sekedar membongkar
Pokoknya menurut ICW, di tahun 2010 ini tidak ada suatu yang luar biasa dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Memang banyak kasus pembongkaran korupsi terajdi seperti kasus Gayus dan lain-lain. Namun menurut Emerson, mereka sekedar membongkar tapi tidak menuntaskan. Selain itu pada tahun 2010 ini pemerintah memberi grasi kepada para koruptor yang terpidana. Tidak semua jajaran eksekutif mendukung gawe besar ini. Dan DPR RI pun  tidak giat. Buktinya lembaga legislatif ini mengulur-ulur waktu proses pemilihan Busyro Muqoddas sebagai ketua KPK.

Tahun 2011
Untuk tahun depan, 2011, ICW juga tidak melihat akan ada perbaikan yang signifikan dalam soal pemberontasan korupsi di RI. Pertama, karena SBY belum menentukan strategi nasional pemberontas korupsi.

Kedua, persoalan korupsi di internal kepolisian dan kejaksaan belum menjadi fokus utama. Dan mengenai KPK? "Saya sendiri belum melihat apakah presiden akan fokus ke sana?, " Emerson bertanya-tanya.

 

Sumber berita: http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/kegiatan-pemberantasan-korupsi-di-indonesia-merosot
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Aksi Demo Sopir Angkot di Depan Kantor Walikotaoleh : Syaiful Anwar
08-Nov-2017, 05:18 WIB


 
  Aksi Demo Sopir Angkot di Depan Kantor Walikota Hari ini (8-11-2017) sopir angkot sekota Jambi menggelar aksi demo di depan kantor walikota Jambi. Dalam aksinya para sopir menuntut kepada bapak walikota Jambi, SY FASHA agar menghentikan aktifitas angkutan taxi online dan perbaikan terhadap terminal Rawasari dan terminal bayangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia