KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

IPOM Sinyalir Eagle High dan Rajawali Langgar Standar ISPO yang Diamanatkan Secara Hukum

 
HUKUM

IPOM Sinyalir Eagle High dan Rajawali Langgar Standar ISPO yang Diamanatkan Secara Hukum
Oleh : Wahyu Ari Wicaksono | 07-Okt-2017, 17:40:41 WIB

KabarIndonesia - Internasional Palm Oil Monitors (IPOM) mensinyalir perkebunan kelapa sawit Eagle High yang dimiliki oleh Peter Sondakh yang menguasai Rajawali tidak mengikuti Inisiatif Minyak Sawit Lestari Indonesia (ISPO) wajib, yang dikembangkan dengan dukungan United Nations Development Programme (UNDP) untuk membantu memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi menjadi berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat miskin dan penduduk yang terpinggirkan di Indonesia. ISPO, yang berlaku untuk semua petani kelapa sawit di Indonesia, dikembangkan untuk mengatasi keberlanjutan industri di tingkat nasional.

Telah dilaporkan bahwa Eagle High, yang merupakan salah satu produsen minyak sawit terbesar di Indonesia secara egois telah mengabaikan peraturan tersebut untuk keuntungan jangka pendeknya sendiri. Selain itu, Perkebunan Eagle High belum memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)-nya meskipun secara terbuka menyatakan bahwa mereka berupaya mendapatkan sertifikasi pertamanya pada tahun 2016.

Secara historis, ekspor minyak kelapa sawit ke Uni Eropa telah turun secara signifikan sejak 2014. Faktor utama adalah komitmen Belanda, yang mempertanggungjawabkan 60% impor minyak sawit dari Indonesia dan Malaysia pada tahun 2012, untuk hanya menggunakan minyak sawit lestari yang bersertifikat, yang menyebabkan impor dari kedua negara turun antara tahun 2012 dan 2016.

Selanjutnya pada bulan April 2017, sebuah peraturan disahkan yang menyatakan bahwa Uni Eropa akan memastikan bahwa minyak kelapa sawit yang diimpor ke Uni Eropa berasal dari sumber yang berkelanjutan dan hanya mengimpor minyak sawit lestari setelah tahun 2020. Pelanggaran Eagle High yang secara terang-terangan ini tidak akan menjadi pertanda baik bagi mereka serta tanpa sertifikasi RSPO dan ISPO, ia akan kehilangan seluruh aliran pendapatan Eropa, yang kerugiannya akan mencapai ratusan juta Euro.

Bukan rahasia lagi bahwa praktik Eagle High telah tercemar secara kontroversi karena praktik budidaya minyak kelapa sawit yang tidak berkelanjutan, pelanggarannya yang secara terang-terangan terhadap peraturan atas nama keuntungan jangka pendek bagi para pemegang sahamnya, pembakaran liar, pelanggaran hak asasi manusia dan sebagainya yang telah mengakibatkan mereka tidak bisa mendapatkan sertifikasi yang relevan.

Jika Eagle High tidak secara drastis memperbaiki praktiknya untuk mematuhi standar yang diamanatkan ini, kemungkinan besar mereka akan kehilangan arus pendapatan Eropa karena negara maju sekarang hanya berfokus pada pembelian minyak kelapa sawit lestari. Hal ini akan mengakibatkan kekalahan bisnis Eagle High terhadap perusahaan yang mampu memenuhi standar yang dimandatkan. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia