KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniUrgensi Mengemballikan Pelajaran PMP di Sekolah oleh : Adolf Roben Lanapu
17-Feb-2019, 21:19 WIB


 
  KabarIndonesia - Dalam satu dekade ini terjadi perubahan besar pada lingkungan budaya di masyarakat, yang dipengaruhi oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan persaingan industri elektronik. Murah dan mudahnya memiliki gadget canggih seperti smartphone berperan merubah perilaku masyarakat yang awalnya lebih
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Diam Dalam Rasa 18 Feb 2019 13:56 WIB

Hujan Lakukan Padaku 16 Feb 2019 12:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Walk to Museum Bahari Yogyakarta

 
PENDIDIKAN

Walk to Museum Bahari Yogyakarta
Oleh : Isye Dewi | 12-Feb-2018, 16:23:32 WIB

KabarIndonesia - Walk to museum adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Duta Museum Bahari Yogyakarta, Zukhrofa Rizkiana Ramadhany. Kegiatan ini adalah kegiatan yang mengajak anak-anak sekolah di sekitar Museum Bahari Yogyakarta berjalan ke museum dan belajar mengenai koleksi-koleksi museum bahari.

Zukrofa yang biasa dipanggil Rofa menjelaskan, bahwa Museum Bahari Yogyakarta berdiri tanggal 25 April 2009 oleh Paguyuban Tri Sekar Lestari dengan pembinaLaksamana Madya Pur Yosafat Didik Heru Purnomo. Koleksi unggulannya ada torpedo Jerman di lantai 1 dan torpedo Rusia di lantai dua. Torpedo Rusia yang dipajang di Museum Bahari pernah dibawa untuk Pertempuran Laut Arafuru 15 Jan 1962. Selain 2 torpedo tersebut, juga ada meriam, ranjau laut, propeler, dan lain - lain.

Di lantai-1, ada koleksi Pak Didik ketika berlayar ke dalam negeri atau luar negeri. Di lantai 2 ada miniatur kapal, telegraf kamar mesin, amunisi, jangkar, dan lainnya. Sementara anjungan dibuat menyerupai Kapal KRI Todak, sehingga pengunjung bisa merasakan menjadi nahkoda kapal, lengkap dengan kemudi kapal, kompas, dan teropong.

Rofa juga menambahkan, sejak awal mengikuti seleksi duta museum, dia jatuh hati pada Museum Bahari. Baginya, sangat menarik membayangkan keseruan betapa tentara - tentara Indonesia dulu melawan penjajah dengan kekuatan baharinya.(*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 
 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia