KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Stikes Nusantara Lasinrang Telantarkan Alumnus Tanpa Ijazah
Oleh : Syahrul | 08-Des-2011, 14:13:57 WIB

KabarIndonesia - Enam puluh tiga alumnus Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Nusantara Lasinrang kabupaten Pinrang resah meratapi nasibnya. Mereka yang sejak 2010 silam sudah di yudisium dan dinyatakan sarjana namun hingga saat ini belum mengantongi Ijazah. Malahan 19 dari mereka telah menyelesaikan kuliahnya sejak 2009.

Pihak kampus sendiri terkesan tidak peduli dan hanya mengobral janji kepada mereka tanpa realisasi. Selain menimpa puluhan alumnusnya, nasib 320 mahasiswa Stikes Nusantara Lasinrang lainnya yang saat ini masih menjalani perkuliahan ikut terancam selesai tanpa mengantongi ijazah. Status akreditasi yang saat ini belum dikantongi pihak kampus ikut menambah keresahan mahasiswanya yang notabene sangat mengharapkan ijazahnya kelak bisa dipakai untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Stikes Nusantara Lasinrang, Agustina R Palamba yang dikonfirmasi via hand phone-nya terkesan acuh dan tidak peduli akan nasib alumnus kampusnya. Agustina mengungkapkan kalau saat ini pihaknya masih melakukan proses pengurusan akreditasi dari Dinas Kesehatan Popinsi Sulawesi Selatan.

Namun hal ini kembali mendapat reaksi keras dari sejumlah alumnus dikarenakan persyaratan mendaftar nasional untuk menjadi PNS harus berijasah akreditasi Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang selaku instansi terkait akan permasalahan ini melalui Kepala Dinasnya, Drs. A. Mappanyukki, MSi dan dr. Rusman, M.Kes saat dikonfirmasi mengakui kalau permasalahan kampus ini di luar wewenang instansinya. Hal ini disebabkan seluruh proses tekhnis perizinan kampus ini melalui tingkat propinsi dan kementrian. Sementara itu, ketua Dewan Pendidikan kabupaten Pinrang, marhabban Rachman, S.Sos yang ikut dikonfirmasi Pewarta merasa prihatin dan berjanji akan segera mengeluarkan surat rekomendasi ke pihak Dinas Pendidikan kabupaten Pinrang untuk menindaklanjuti dan mencari jalan keluar dari permasalahan ini agar tidak merugikan mahasiswa kampus tersebut yang 90 persen merupakan warga kabupaten Pinrang.

Anggota Komisi I DPRD kabupaten Pinrang, H. Herman Sakka saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan pihaknya selaku yang membidangi masalah pendidikan akan segera mengambil tindakan kepada pihak kampus. Permasalahan seperti ini tidak bisa ditolerir karena sudah merugikan mahasiswa baik secara materiil dan non materiil serta sudah mengarah ke penipuan publik.

Pihak kampus yang telah merampas hak-hak alumnusnya untuk mendapatkan pekerjaan sejak 1-2 tahun lalu namun hingga saat ini masih terus membuka pendaftaran mahasiswa baru setiap tahun ajaran dan terkesan hanya mengejar kepentingan bisnis dan financial semata.

"Hal seperti ini tidak bisa ditolerir. Selain merugikan mahasiswa secara materiil dan non materiil, masalah ini sudah mengarah ke penipuan publik. Pihak kampus hanya memetingkan kepentingan bisnis dan mengejar keuntungan financial semata," tegas Herman.

Salah seorang alumnus Stikes Nusantara Lasinrang dari Program DIII Kebidanan, Hermin Nursalam saat dikonfirmasi di rumahnya terlihat sangat kecewa. Hermin mengakui kalau masalah ijazah ini, ia dan puluhan alumnus lainnya sudah dijanji sejak tahun 2010 lalu namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda realisasi.

Selain itu ia juga kecewa dengan janji pihak kampus yang rencana ijazah alumnusnya hanya mengantongi akreditasi Dinkes Propinsi. Hal ini akan menyebabkan tertutupnya peluang bagi dirinya untuk menjadi PNS dikarenakan aturan persyaratan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang hanya akan mengakomodir ijazah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berakreditasi BAN-PT.

Sementara itu salah satu orang tua alumnus, Hasnah yang dikonfirmasi di tempat yang sama terlihat sangat kesal akan nasib pendidikan putrinya. Hasna menuturkan telah menghabiskan biaya puluhan juta rupiah untuk membiayai putrinya selama pendidikan di kampus tersebut. Hasna rela menjual harta bendanya demi kelangsungan pendidikan putrinya hingga sarjana dengan harapan kelak bisa menjadi PNS tenaga kesehatan di pemerintahan. Hasna bahkan mengancam akan melakukan aksi dan melaporkan secara hukum pihak kampus mengenai persoalan ijazah dan akreditasi ini.

"Saya rela mengorbankan harta benda demi putri saya selama menjalani pendidikan di Stikes Nusantara Lasinrang. Namun hasilnya apa?, jangankan menjadi PNS, untuk tenaga honorer di rumah sakit pun ia ditolak dan ijazah sampai saat ini belum dikantonginya. Bagaimana perasaan anda sebagai orang tua jika hal ini menimpa anak-anak anda?," tanyanya kepada beberapa awak media yang ikut mengkonfirmasi. (*0



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia