KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 
 
PENDIDIKAN

Stikes Nusantara Lasinrang Telantarkan Alumnus Tanpa Ijazah
Oleh : Syahrul | 08-Des-2011, 14:13:57 WIB

KabarIndonesia - Enam puluh tiga alumnus Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Nusantara Lasinrang kabupaten Pinrang resah meratapi nasibnya. Mereka yang sejak 2010 silam sudah di yudisium dan dinyatakan sarjana namun hingga saat ini belum mengantongi Ijazah. Malahan 19 dari mereka telah menyelesaikan kuliahnya sejak 2009.

Pihak kampus sendiri terkesan tidak peduli dan hanya mengobral janji kepada mereka tanpa realisasi. Selain menimpa puluhan alumnusnya, nasib 320 mahasiswa Stikes Nusantara Lasinrang lainnya yang saat ini masih menjalani perkuliahan ikut terancam selesai tanpa mengantongi ijazah. Status akreditasi yang saat ini belum dikantongi pihak kampus ikut menambah keresahan mahasiswanya yang notabene sangat mengharapkan ijazahnya kelak bisa dipakai untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Stikes Nusantara Lasinrang, Agustina R Palamba yang dikonfirmasi via hand phone-nya terkesan acuh dan tidak peduli akan nasib alumnus kampusnya. Agustina mengungkapkan kalau saat ini pihaknya masih melakukan proses pengurusan akreditasi dari Dinas Kesehatan Popinsi Sulawesi Selatan.

Namun hal ini kembali mendapat reaksi keras dari sejumlah alumnus dikarenakan persyaratan mendaftar nasional untuk menjadi PNS harus berijasah akreditasi Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang selaku instansi terkait akan permasalahan ini melalui Kepala Dinasnya, Drs. A. Mappanyukki, MSi dan dr. Rusman, M.Kes saat dikonfirmasi mengakui kalau permasalahan kampus ini di luar wewenang instansinya. Hal ini disebabkan seluruh proses tekhnis perizinan kampus ini melalui tingkat propinsi dan kementrian. Sementara itu, ketua Dewan Pendidikan kabupaten Pinrang, marhabban Rachman, S.Sos yang ikut dikonfirmasi Pewarta merasa prihatin dan berjanji akan segera mengeluarkan surat rekomendasi ke pihak Dinas Pendidikan kabupaten Pinrang untuk menindaklanjuti dan mencari jalan keluar dari permasalahan ini agar tidak merugikan mahasiswa kampus tersebut yang 90 persen merupakan warga kabupaten Pinrang.

Anggota Komisi I DPRD kabupaten Pinrang, H. Herman Sakka saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan pihaknya selaku yang membidangi masalah pendidikan akan segera mengambil tindakan kepada pihak kampus. Permasalahan seperti ini tidak bisa ditolerir karena sudah merugikan mahasiswa baik secara materiil dan non materiil serta sudah mengarah ke penipuan publik.

Pihak kampus yang telah merampas hak-hak alumnusnya untuk mendapatkan pekerjaan sejak 1-2 tahun lalu namun hingga saat ini masih terus membuka pendaftaran mahasiswa baru setiap tahun ajaran dan terkesan hanya mengejar kepentingan bisnis dan financial semata.

"Hal seperti ini tidak bisa ditolerir. Selain merugikan mahasiswa secara materiil dan non materiil, masalah ini sudah mengarah ke penipuan publik. Pihak kampus hanya memetingkan kepentingan bisnis dan mengejar keuntungan financial semata," tegas Herman.

Salah seorang alumnus Stikes Nusantara Lasinrang dari Program DIII Kebidanan, Hermin Nursalam saat dikonfirmasi di rumahnya terlihat sangat kecewa. Hermin mengakui kalau masalah ijazah ini, ia dan puluhan alumnus lainnya sudah dijanji sejak tahun 2010 lalu namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda realisasi.

Selain itu ia juga kecewa dengan janji pihak kampus yang rencana ijazah alumnusnya hanya mengantongi akreditasi Dinkes Propinsi. Hal ini akan menyebabkan tertutupnya peluang bagi dirinya untuk menjadi PNS dikarenakan aturan persyaratan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang hanya akan mengakomodir ijazah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berakreditasi BAN-PT.

Sementara itu salah satu orang tua alumnus, Hasnah yang dikonfirmasi di tempat yang sama terlihat sangat kesal akan nasib pendidikan putrinya. Hasna menuturkan telah menghabiskan biaya puluhan juta rupiah untuk membiayai putrinya selama pendidikan di kampus tersebut. Hasna rela menjual harta bendanya demi kelangsungan pendidikan putrinya hingga sarjana dengan harapan kelak bisa menjadi PNS tenaga kesehatan di pemerintahan. Hasna bahkan mengancam akan melakukan aksi dan melaporkan secara hukum pihak kampus mengenai persoalan ijazah dan akreditasi ini.

"Saya rela mengorbankan harta benda demi putri saya selama menjalani pendidikan di Stikes Nusantara Lasinrang. Namun hasilnya apa?, jangankan menjadi PNS, untuk tenaga honorer di rumah sakit pun ia ditolak dan ijazah sampai saat ini belum dikantonginya. Bagaimana perasaan anda sebagai orang tua jika hal ini menimpa anak-anak anda?," tanyanya kepada beberapa awak media yang ikut mengkonfirmasi. (*0



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia