KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Rektor Universitas Mpu Tantular Ingatkan Penghargaan Jasa Pahlawan Kemerdekaan

 
PENDIDIKAN

Rektor Universitas Mpu Tantular Ingatkan Penghargaan Jasa Pahlawan Kemerdekaan
Oleh : Dantas | 31-Aug-2018, 10:55:56 WIB

KabarIndonesia< -Jakarta,  Rektor Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta, Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME mengingatkan untuk selalu menghargai jasa para pahlawan dan pejuang kemerdekaan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan Rektor, dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 di lingkungan kampusnya.
  
"Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI seperti ini sangat penting dilakukan untuk selalu mengingat kembali perjuangan dan jasa-jasa para pahlawan yang gugur dalam merebut kemerdekaan republik ini. Selamat ulang tahun yang ke-73 untuk republik yang kita cintai ini," ujar Mangasi Panjaitan di lapangan parkir kampus Bhinneka Tunggal Ika, Cipinang, Jakarta Timur, Jum'at (17/08/2018).
      
Dikatakan Mangasi Panjaitan: "Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pejuang dan para pahlawannya. Kalau bukan karena mereka, belum tentu kita seperti sekarang ini. Sekalipun zaman berubah seperti zaman milenial sekarang ini, tapi penghormatan dan peghargaan kepada para pendahulu kita janganlah sampai berubah. Dan tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan itu sendiri, menuju masa depan bangsa yang lebih sejahtera, sesuai cita-cita proklamasi kemerdekaan RI," pungkasnya.
        
Sebagai kampus yang menamakan dirinya Bhinneka Tunggal Ika sejak Juli 2017 lalu, upacara ini merupakan kali yang kedua digelar. Bukan hanya UMT sebagai pelaksana, namun sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Budi Murni Jakarta (YBMJ) yaitu SMK Multi Media Nusantara (MMN) dan SMK Pelayaran Bima Sakti juga turut terlibat.
   
Acara berlangsung di lapangan parkir kampus A UMT Cipinang, mulai pukul 07.40 WIB hingga kurang lebih 56 menit kedepan. Sekitar 400-an peserta mengikuti acara terdiri dari pejabat struktural UMT; para Dosen, karyawan, mahasiswa, pimpinan Sekolah dua SMK dan para siswa masing-masing. Bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus Pembaca Teks Pancasila, Rektor Universitas Mpu Tantular, Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Rusto (Bidang Keamanan); Pembaca Teks Proklamasi, Drs. Nekad Simaibang (Kepala SMK Multi Media Nusantara); dan Pembaca Pembukaan UUD 1945, Edy Supriyanto, SH., MH (Kaprodi Ilmu Hukum FH-UMT).
   
Dalam pantauan, prosesi pengibaran bendera merah putih hingga puncak tiang bendera, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, berhasil dilakukan dengan sempurna oleh Paskibra SMK Pelayaran Bima Sakti, yang memang sebelumnya sudah berlatih dengan serius.

Sementara itu, beberapa lagu Nasional yang biasa dinyanyikan dalam perhelatan HUT RI, dibawakan Paduan Suara SMK Multi Media Nusantara. Sedangkan doa dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukum-UMT, Dr. Busrizalti, SH., MH, dan acara dipandu Serepina Hutabarat, S.Sos., M.Pd (Kaprodi Ilmu Komunikasi-Fikom UMT), dan Vivi Situmeang (mahasiswa semester akhir Fikom UMT).

Usai gelar upacara, acara dilanjutkan dengan parade tari Poco-poco yang digawangi SMK Pelayaran Bima Sakti, diikuti seluruh hadirin. Setelah itu, pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-73 UMT, David Marojahan S, SH, yang secara bergiliran diserahkan kepada Rektor UMT, Kepala SMK MMN dan Kepala SMK Pelayaran BS.

Pemotongan tumpeng dilanjutkan oleh Rektor UMT, Mangasi Panjaitan yang diserahkan kepada perwakilan Dekan (diterima oleh Dekan FE, Dr. Sarton Sinambela, SE., MM); dilanjutkan kepada perwakilan dosen (diterima oleh Sangga Sinambela, SH., MH, dosen tetap FH); kepada perwakilan karyawan (diterima oleh Wihani Dewi, staf Rektorat); kepada perwakilan mahasiswa (diterima oleh Vivi Situmeang); dan kepada perwakilan Yayasan (diterima oleh Jasudin Panjaitan, anggota BPH).

Secara keseluruhan, tampak upacara berlangsung dengan lancar, meriah dan penuh hikmad. Dilanjutkan makan-makan nasi tumpeng dan aneka kue-kean, serta foto-foto bersama seluruh peserta.

Diketahui, Universitas Mpu Tantular berdiri tahun 1984, oleh Prof. DR. KPT Tarnama Sinambela, seorang pengusaha yang sangat peduli pendidikan. Saat ini Ketua Yayasan dipimpin generasi kedua, Budi P. Sinambela, BBA.   Ada 4 (empat) fakultas di UMT untuk program studi S-1 yaitu: Fakultas Hukum; Fakultas Ekonomi; Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komunikasi, dengan 13 program studinya. Dan untuk program Pasca Sarjana ada 2 (dua) yaitu: Magister Ilmu Hukum dan Magister Manajemen.
   
Sementara itu, dalam penelusuran perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-73, beberapa institusi di DKI Jakarta maupun di wilayah lainnya, juga menggelar upacara serupa di kampus masing-masing seperti: UIN Jakarta;  Untar bersama TNI dan Polri; Universitas Bung Karno;  Universitas Budi Luhur (UBL); Universitas Negeri Manado; UII Yogyakarta; Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang; Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY); dan lainnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia