KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPemprov Jateng Keliru Tafsirkan UU Kebudayaan oleh : Gunoto Saparie
16-Jan-2018, 22:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai keliru dalam menafsirkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Undang-undang tersebut mengamanatkan pembentukan Lembaga Wali Amanat (LWA), namun pemprov justru memfasilitasi pendirian Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).  
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 Ditolak NU, Angkatan Muda Muhammadiyah Menyampaikan Sikap
Oleh : Zohiri Kadir | 10-Aug-2017, 14:13:14 WIB

KabarIndonesia - Merasa gerah terhadap sikap berbagai pihak yang seolah mengkaitkan kebijakan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah dengan Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menyatakan sikap atas kebijakan sekolah 8 jam selama 5 hari yang ditentang NU/LPNU.

Sikap AMM yang dibacakan oleh Izzul Muslimin di kantor pusat Muhammadiyah (9/8/2017) ini diambil guna meluruskan isu soal adanya konflik kepentingan dari kebijakan yang dikeluarkan Mendikbud Muhadjir Effendy yang notabene warga Muhammadiyah.

Berikut pernyataan lengkap AMM terkait polemik kebijakan sekolah 8 jam 5 hari:
1. Bahwa dikeluarkannya Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah sama sekali tidak ada di dalamnya kepentingan Muhammadiyah atas kebijakan tersebut. Permendikbud tersebut dikeluarkan semata-mata dalam kapasitas Mendikbud sebagai pembantu Presiden. Mendikbud mengeluarkan peraturan tersebut dalam rangka menjabarkan nawacita yang menjadi program Pemerintah, terutama dalam hal-hal pembentukan karakter bangsa.
2. Kami eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah menyadari bahwa sebagai bagian dari komponen bangsa, Muhammadiyah selalu mendukung setiap kebijakan yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas, namun tetap memberikan masukan atau kritik yang konstruktif apabila terdapat kebijakan yang dirasa merugikan masyarakat luas.
3. Kami juga merasa penting untuk menyikapi sikap resmi PBNU, terutama sikap yang menyebut bahwa penolakan PBNU atas kebijakan lima hari sekolah karena dinilai akan mematikan atau menggerus eksistensi Madrasah Diniyah (Madin), yang kami nilai sangat berlebihan. Penyikapan ini tentu bukan dimaksud untuk menambah gaduh suasana, tapi sekadar untuk meluruskan beberapa hal yang menurut kami sangat jauh dari apa yang dimaksud dan dikehendaki oleh Permendikbud Nomor 23 tahun 2017.
4. Kebijakan-kebijakan yang awalnya diduga akan mematikan madin bukan kali ini saja, tapi sudah beberapa kali dan terbukti tidak mematikan Madin. Pemerintah Orde Baru melalui Departemen Agama pernah membuat kebijakan berupa Madrasah Ibtidaiyah (MI), selain tentunya Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah. Hadirnya MI yang di dalamnya juga sarat mata pelajaran agama yang juga diajarkan di Madin, saat itu mendapat reaksi luar biasa karena diyakini akan mematikan Madin. Ketika tumbuh subur Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) juga diributkan. Alasannya sama, karena diyakini akan mematikan Madin. Namun faktanya Madin tetap hidup hingga saat ini.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia