KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

PEKAN HUKUM SYARIAH 2017 UIN MALANG: Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Bingkai Kebhinnekaan

 
PENDIDIKAN

PEKAN HUKUM SYARIAH 2017 UIN MALANG: Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Bingkai Kebhinnekaan
Oleh : M Rizal Falaqi | 11-Nov-2017, 02:10:39 WIB

KabarIndonesia - Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang akan mengadakan Gebyar Pekan Hukum Syariah 2017, pada tanggal 13 sampai 17 Nopember mendatang. Acara ini akan menjadi kumpulan bagi para mahasiswa dari berbagai jurusan di UIN Malang bahkan Nasional. Turut serta mahasiswa dari 3 jurusan yang berada dalam fakultas Syariah UIN Malang, yaitu jurusan ahwalus syakhsiyah, hukum bisnis syariah, dan hukum tata negara.  Juga para pecinta hukum di kampus UIN Malang, yang tersebar dalam 7 fakultas, yaitu fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan, humaniora, syariah, psikologi, ekonomi, sains dan teknologi, dan kedokeran.

Ribuan mahasiswa UIN Malang di harapkan ikut meramaikan acara yang juga akan di siarkan kegiatannya lewat media sosial. Tahun ini adalah kali keempat acara tersebut diselenggarakan, sekaligus memperingati hari jadi yang ke 12 fakultas Syariah. Adapun untuk acaranya akan diadakan berbagai lomba, diantaranya lomba debat hukum nasional, lomba debat ilmiah SMA, lomba baca kitab, lomba essay hukum nasional, dan futsal. Lomba-lomba tersebut diharapkan bisa menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila, sesuai dengan tema yang diangkat.

Salah satu panitia gebyar pekan hukum Syariah 2017 mengatakan, acara ini diadakan untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai melemah dari tahun ke tahun, dengan tema yang diangkat ini diharapkan mahasiswa berperan aktif dalam pelaksanaan Pancasila di negeri ini."Kami dengan sengaja mengusung tema revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam bingkai kebhinekaan, untuk menumbuhkan semangat mahasiswa yang dalam hal ini sangat berpean aktif dalam kehidupan yang bhineka tunggak ika ini, di dukung dengan di adakannya lomba-lomba yang membuat acara semakin meriah" tutur Zakky Fathoni selaku panitia.

Semakin lemahnya hukum yang ada di Indonesia, dan semakin maraknya hukum tombak, yang cuma tajam di ujung, dan semakin ke atas semakin tumpul, dibuktikan dengan salah satu kasus korupsi mega proyek e-KTP yang sampai sekarang masih jadi perbincangan di berbagai media. Kasus yang melibatkan ketua DPR aktif Setya Novanto, dan kasus penyiraman air keras yang dialami oleh novel baswedan, selaku pejabat KPK, yang sampai sekarang masih belum ada titik temu dalam kasus tersebut.

Masih banyak lagi kasus-kasus di Indonesia yang seakan terlupakan, dan tergantikan dengan munculnya kasus-kasus baru, apakah di Indonesia ini yang namanya kartu kebal hukum dijual bebas? Ini membuktikan semakin lemahnya nilai-nilai Pancasila di Indonesia ini. Oleh karena itu penting kiranya mahasiswa sebagai generasi emas negeri ini, mempersiapkan diri dengan matang untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila, dan dilandasi dengan sikap kebhinekaan, yang menjadi ciri khas negara ini.

Adlan selaku mahasiswa Syariah UIN Malang mengungkapkan, kegiatan ini sangat penting untuk membangkitkan semangat Pancasila di Indonesia. "Adanya kegiatan gebyar pekan hukum syariah 2017 UIN Maulana malik Ibrahim malang ini membuat mahasiswa sadar bahwa ilmu hukum sangat penting untuk mewujudkan Pancasila, dan diharapkan bisa menjadi tombak mahasiswa untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila yang dilandasi dengan kebhinekaan", pungkasnya.

AR. Riza selaku Ketua pelaksana mengatakan: "dalam hal ini, kami selaku panitia gebyar pekan hukum syariah 2017 UIN Maulana malik Ibrahim malang berharap kegiatan ini bisa berperan secara signifikan. Kami percaya bahwa mahasiswa sebagai generasi harapan bangsa mampu mewujudkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, diwujudkan dengan kebhinekaan yang kuat, tanpa membeda-bedakan ras, suku, dan agama. Dan kami percaya bahwa hukum yang adil, akan memberikan dampak positif bagi negara ini, baik dalam segi rohaniah dan atau alamnya. Dan diharapkan kegiatan ini dapat membantu dalam mewujudkan hal tersebut", jelasnya.

Pernyataan ketua panitia ini jelas memberikan dukungan penuh terhadap terciptanya revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam bingkai kebhinekaan. Namun semuanya tetap kembali kepada pribadi masing-masing mahasiswa sebagai generasi emas negeri ini. Apakah mau untuk menjadi agen of change? Dan usaha-usaha apakah yang sudah dicapai untuk mewujudkannya?.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia