KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Mendukung Dana Operasional Sekolah Orang Tua Siswa SMAN2 Tumijajar Sepakat Sumbang 2,2 Juta
Oleh : Yunastanto | 28-Jul-2019, 16:06:21 WIB

KabarIndonesia - Tulang Bawang Barat, Sebanyak 200 orang tua siswa kelas 10 SMAN 2 Tumijajar Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyepakati dana sumbangan untuk sekolah sebesar Rp 2,23 juta rupiah untuk satu tahun ajaran 2019-2020. Kesepakatan itu dicapai dalam musyawarah yang digelar Komite dan wali murid serta pihak sekolah di aula SMAN 2 setempat, Jumat (26/7).

Hadir dalam acara tersebut ketua Komite Sapto beserta pengurus, Koordinator UPTD wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Topari, Kepala SMAN2 Tumijajar Hermono, Kepala Tiyuh Margomulyo Didik, Babinkamtibmas serta wali murid.
"Musyawarah ini penting dilakukan agar di dapat kesepakatan dan keterbukaan antara pihak sekolah dan orang tua siswa, terkait besaran sumbangan yang akan di berikan kepada sekolah", kata Sapto selaku ketua Komite SMAN 2 Tumijajar.

Sapto juga mengatakan kemajuan dunia pendidikan perlu didukung semua pihak khususnya para orang tua siswa, salah satu wujudnya adalah memberikan sumbangan dana kepada penyelenggara pendidikan. "Musyawarah hari ini, wali murid telah menyepakati memberikan sumbangan dana kepada sekolah sebesar Rp 2.230.000,-/ satu tahun ajaran," tegas Sapto.

Di tempat yang sama Topari selaku kordinator UPTD wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Lampung sekaligus pembina SMAN 2 Tumijajar mengatakan rapor mutu sekolah tersebut perlu ditingkatkan, karena beberapa standar mutu pendidikan seperti standar sarana nilainya rendah. Nilai ini harus jadi acuan untuk menyusun Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS), dan kegiatan sekolah.

"Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Lampung senantiasa mendukung selagi mengacu pada rapor mutu sekolah. Dan untuk diketahui bersama khusus pendidikan menengah, pihak sekolah boleh memungut bantuan kepada orang tua siswa tentunya melalui musyawarah komite," jelasnya.

Sedangkan Kepala SMAN 2 Tumijajar Hermono menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan masyarakat dalam hal ini orang tua siswa kepada sekolah. Pria kelahiran Muntilan tahun 1972 ini berjanji akan berusaha meningkatkan kualitas pendidikan disekolah yang dipimpinnya itu. "Untuk siswa kurang mampu kita akan berkordinasi dengan komite dan aparatur pemerintah setempat, dan akan kita berikan keringanan biaya," kata dia.

Mantan Kepala SMAN 3 Menggala Tulangbawang ini menjelaskan siswa baru SMAN 2 Tumijajar sebanyak 211 orang siswa yang terbagi dalam 6 kelas. "Untuk satu kelas pembelajaran, kita masih meminjam ruang laboratorium, mudah-mudahan tahun depan (2020) bisa kita bangun kekurangan ruang kelas tersebut," harapnya.

Sementara itu Sumiyati salah satu wali murid mengaku tidak keberatan dengan sumbangan tersebut. "Saya tidak keberatan mas dengan sumbangan ini, apalagi bayarnya bisa dicicil tiga kali jadinya ringan," selorohnya. Hal senada juga diutarakan Daryuni, orang tua siswa asal Desa Makarti ini mengaku sumbangan sebesar itu wajar karna sekolah belum dapat dana BOS.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia