KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Masa Covid-19 Santoso Hutabarat Rela Mengajar Muridnya ke Rumah Dengan Sukarela

 
PENDIDIKAN

Masa Covid-19 Santoso Hutabarat Rela Mengajar Muridnya ke Rumah Dengan Sukarela
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 13-Aug-2020, 02:59:01 WIB

KabarIndonesia - Tarutung, Seorang guru di Desa Jamburnauli Pagarsinondi Tapanuli Utara , melakukan proses mengajar yang berbeda di masa pandemi Covid-19. Suatu tindakan yang pantas diapresiasi dan diacungi jempol. Tanpa pretensi ingin pujian dari siapa pun, sang guru rela menyisihkan waktu mengunjungi rumah warga untuk mengajar murid-muridnya yang kini dirundung kesulitan mengikuti pelajaran seperti biasa.

Susanto Hutabarat, sang guru,   mendatangi  anak anak ke rumahnya untuk bisa mengajari mereka  di rumah masing-masing, semata- mata didorong keprihatinan di masa pandemi Covid-19, yang entah kapan berakhir.

Alasan  Hutabarat  melakukan itu adalah agar murid-muridnya bisa tetap belajar karena mereka tak bisa belajar dengan melakukan sistem belajar online. Desa yang terpencil membuat para murid tak semua memiliki akses internet. Selain masih banyak warga yang gaptek ( gagap teknologi ), bahkan belum mampu memiliki telepon pintar (smartphone).< br />Susanto seperti dilansir di akun media sosial  Alex Hutabarat, menyatakan dia memang melakukan itu karena tidak semua anak anak bisa belajar online. Dengan mendatangi murid-murid secara langsung, mereka akan mendapatkan pendidikan yang layak. Setidaknya murid-murid tersebut tidak sampai gelagapan kelak saat kondisi sudah normal. Dalam melaksanakan misinya itu Susanto juga tak lupa menerapkan peraturan jaga jarak dan tetap pakai masker.

Warga setempat berharap, di masa Covid 19 saat ini pemerintah harus memberikan solusi untuk anak-anak dan Guru  di desa yang tidak memiliki akses internet yg memadai. Di kabupaten Tapanuli Utara masih ada sejumlah desa terpencil yang belum memiliki akses (signal) internet. Seperti halnya kawasan dusun Torhonas atau Siantar Naipospos di Kecamatan Adiankoting, atau kawasan Desa Manalu Purba/ Hajoran Kecamatan Parmonangan.

Sistem belajar mengajar online memang sejauh ini masih disikapi dengan gagap oleh sebagian warga Taput. Jangankan di tingkat SD, SM, SMA, di tingkat PAUD dan TK pun kini belum diperkenankan masuk seperti biasa.

Foto: Santoso Hutabarat saat mengunjungi murid-muridnya di satu rumah untuk mengajar. ( dok/ fb Hutabarat)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia