KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Festival Makanan Tradisional di SD Islam Al Syukro Universal

 
PENDIDIKAN

Festival Makanan Tradisional di SD Islam Al Syukro Universal
Oleh : Badiyo | 08-Feb-2018, 00:28:13 WIB

KabarIndonesia – Para guru dan orangtua siswa mungkin sudah tidak asing lagi dengan berbagai makanan tradisional yang biasa dijumpai sehari-hari. Ada kue gemblong, ketimus, nagasari, pancong, jongkong dan lain-lain. Namun tidak dengan para siswa. Bisa jadi nama-nama kue tersebut masih asing di telinga mereka. Padahal beragam makanan tradisional tersebut adalah bagian dari kekayaan bangsa Indonesa.

Untuk itulah SD Islam Al Syukro Universal Ciputat Tangsel mengadakan Festival Makanan Tradisional, pada hari Selasa, 6 Februari 2018, di Aula SD Islam Al Syukro Universal. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 - 10.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 5. Setiap kelas menampilkan beberapa makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Ada kue gemblong, lapis, pancong, jongkong dan minuman selendang mayang dari Betawi, ada kue clorot, apem, kamir, cenil dari Jawa Tengah, ada kue surabi, combro, misro, ketimuus dan minuman bajigur dari Jawa Barat, kue lumpur dari Surabaya, kue carang gesing dari Yogyakarta dan masih banyak lagi.

Menurut Mrs. Mawar Elista selaku MC, tujuan diadakannya Festival Makanan Tradisional adalah pertama, untuk memperkenalkan beragam makanan tradisional yang ada di Nusantara, dan kedua adalah untuk melestarikan berbagai makanan tradisional tersebut.

Dengan mengenal dan melestarikan makanan tradisional itu, maka diharapkan generasi muda penerus bangsa akan semakin cinta kepada tanah air dan bangsa Indonesia.Hal itu sesuai dengan tema kegiatan tersebut yakni "Melalui Makanan Tradisional, Kita Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Kepada Generasi Penerus Bangsa". (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia