KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh :
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Empat Bandar Narkoba Pontianak dan Samarinda Dihukum Mati

 
PENDIDIKAN

Empat Bandar Narkoba Pontianak dan Samarinda Dihukum Mati
Oleh : Benny Aswadina | 21-Sep-2020, 10:57:36 WIB

KabarIndonesia - Ketua majelis pengadilan tinggi (PT) Pontianak Erry Mustianto SH dengan hakim anggota Krisnugroho SH dan Jhony Butar Butar SH mengetok palu keras memvonis MATI 3 (tiga) bandar Narkoba jaringan Malaysia. Ersa Bayu Pratama Putra, Irwanto Tambunan dan Rudy tertangkap tangan penerima 10 Kg sabu dari Malaysia yang diedarkan ke pulau dewata Bali dan Lombok.

"Menjatuhkan pidana terhadap 3 terdakwa masing masing pidana mati," tegas Ketua Halim PT Pontianak Erry Mustianto pada Dina Faisal S.Kom dan iradio Jakarta Dina Janidya.

Lebih lanjut dikatakannya, peredaran narkotika sudah merupakan sindikat perdagangan internasional dan menjadikan kawasan Kalimantan (Borneo) khususnya Kalbar dan Kaltim sebagai pasar perdagangan narkoba. Selayaknya ketiga terdakwa pantas menerima hukuman MATI. Vonis PT Pontianak lebih berat dari vonis pengadilan negeri (PN) Mempawah, ketiganya hukuman seumur hidup.

Sementara itu, laporan lensa rtv Retno Ayu Tri Lestari, Faradina Amanda serta INEWS Sheila Muthia Amanda, Ketua majelis hakim PN Samarinda Burhanuddin SH juga menghukum MATI 4 (empat) bandar narkoba yakni Aryanto Safutro, Tanjidilah, Firman Kurniawan dan Rudy yang dibekuk Badan Nasional Narkoba di Bengalan Kutai Tmur. Barang bukti sabu sabu seberat 41 kilogram dibawa dari Tarakan menuju Samarinda. Keempat terbukti secara sah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU 35/2009 tentang narkotika.

Pengajuan banding 4 bandar narkoba Samarinda, tiga diantaranya Tanjiliah, Firman Kurniawan dan Rudy diubah menjadi seumur hidup. Sedangkan terdakwa utama Ariyanto Safutro tetap dihukum mati.(*)

Foto: Bandar narkoba kelas kakap Samarinda dihukum mati, 3 diantaranya dihukum seumur hidup dan terdakwa utama Ariyanto tetap di vonis Mati.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia