KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenang Peristiwa 21 Mei 1998 22 Mei 2019 14:14 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Akademi Politeknik Pariwisata Medan Lakukan Review Kurikulum Baru
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 25-Apr-2019, 08:24:21 WIB

KabarIndonesia - Medan, Pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata sudah menjadi perhatian serius Kementerian Pariwisata. Upaya ini dilakukan melalui Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan Review Kurikulum Pembelajaran, untuk menyesuaikan kemampuan SDM dengan kebutuhan Industri dan Kemampuan Entrepreneurship. Demikian dikabarkan Andhy Marpaung, kasubbid pengembangan destinasi kementerian pariwisata, kepada pewarta kabaindonesia melalui akun whatsappnya (12/4) Dikabarkan, langkah yang diambil Poltekpar Medan, mendapat respons positif dari Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, NI Wayan Giri Adnyani. “Saya senang dengan kondisi saat ini dan pembangunan yang dilaksanakan di Politeknik Pariwisata Medan,” ujar Ni Wayan Giri, saat tiba di Kampus Poltekpar Medan, Jumat (12/4). Poltekpar Medan melaksanakan review Kurikulum Tahap III, dengan tujuan untuk menciptakan kurikulum 7 (tujuh) program studi yang mempunyai payung hukum, dan rencananya akan diterapkan pada tahun ajaran baru 2019/2020. Lebih lanjut disampaikan Ni Wayan Giri Adnyani, bahwa review ini merupakan tuntutan zaman atas adanya penggunaan kurikulum yang mutakhir, serta sesuai dengan kebutuhan industri dan harus menyesuaikan dengan Mutual Recognition Agreement on Tourism Professionals (MRA TP). “MRA TP menjadi acuan pengembangan SDM pariwisata di Indonesia. Agar, SDM yang dihasilkan lebih kompetitif di pasar internasional, terutama pasar SDM pariwisata ASEAN,” terangnya. Tuntutan review dan pengembangan kurikulum ini juga sejalan dengan program Poltekpar Medan, erutama dalam bidang akreditasi kampus berskala nasional (BAN PT, AIPT) dan internasional (ISO 9001:2015 dan Tedqual). Selain itu, sesuai dengan arahan Menteri Pariwisata, yaitu mahasiswa yang lulus harus mampu menjadi seorang entrepreneur muda, maka dalam review kurikulum ini dimaksudkan juga untuk menambahkan kurikulum kewirausahaan dalam proses pembelajaran. Dikabarkan Andhy, dalam kegiatan review kurikulum ini, Politeknik Pariwisata Medan mengundang narasumber Dosen jurusan Entrepreneur yang bergabung dalam Tim learning center di Universitas Ciputra, Endrotomo. Sementara Ni Wayan juga merupakan anggota Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Tinggi, Tim Penyusun SN Dikti 2014, Tim Penyusun KKNI, Belmmawa Kemenresdikti 2005-2017. “Saat ini perkembangan dunia sangat pesat, kita harus siap untuk selalu berubah (dinamis), melakukan penyesuaian dengan situasi yang berkembang dan harus memanfaatkan teknologi untuk membantu kita mensukseskan pekerjaan dan target yang diberikan,” tambah Ni Wayan Giri. Dia menambahkan, bahwa Poltekpar Medan juga merupakan salah satu stakeholder yang bertugas dalam perkembangan Geopark Danau Toba. Oleh karena itu, ia berharap Poltekpar bisa memaksimalkan pemanfaatan Geopark Toba bagi pendidikan. Selanjutnya Ni Wayan Giri menyampaikan, masih adanya 8 tugas yang harus diselesaikan untuk pencapaian Danau Toba sebagai salah satu Geopark UNESCO. Terutama karena Menteri Pariwisata sudah berkomitmen untuk membantu menyelesaiakan tugas ini. Dan salah satu yang telah dilakukan adalah mengirimkan surat kepada UNESCO untuk menyatakan kesiapan Indonesia untuk bersungguh-sungguh melakukan 8 tugas tersebut. “Seluruh stakeholder seperti Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Badan Pengelola Geopark, BPODT, Politeknik Pariwisata Medan, Dinas Pariwisata Provinsi, Dians Pariwisata Daerah di Kawasan Pariwisata Danau Toba dan stakeholder lain yang terkait, harus bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk menyelesaikan tugas ini,” ajak Ni Wayan Giri. Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Anwari Massatip, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan semua potensi yang ada. “Untuk saat ini kami akan memaksimalkan apa yang bisa kami lakukan sebagai dosen atau pejabat. Khususnya, dalam menyiapkan dan mengkondisikan materi dan kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri sehingga saat lulus mereka sudah siap bersaing di dunia luar. Kami juga menyiapkan kurikulum kewirausahaan dalam pembelajaran mahasiswa dan siap mendukung geopark Toba,” tutur Anwari Massatip. "Menteri Pariwisata Arief Yahya, sangat berharap Poltekpar Medan bisa menghadirkan SDM pariwisata yang berkualitas. Perbaikan dan penyesuaian harus terus dilakukan. Karena kita ingin mendapatkan SDM berkualitas. Sebab, kita ingin SDM kita bisa berkulitas secara global, maka mereka juga harus mendapatkan materi dan bersaing secara global,” ucapnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia