KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Tradisi Minum Teh

 
BUDAYA

Tradisi Minum Teh
Oleh : Nurulita Rachma Budi Utami | 20-Nov-2011, 17:10:09 WIB

KabarIndonesia - Tradisi minum teh bagi masyarakat Tiongkok bukanlah hal baru. Bahkan para kaisar istana, menjamu para tamunya dengan acara  minum teh bersama. Di Indonesia pun, minuman teh juga menjadi suguhan bila ada tamu yang datang berkunjung ke rumah. Air teh dengan aromanya yang khas dan di beri gula, banyak di sukai orang.  Di warung- warung, supermarket, hingga toko banyak terdapat aneka macam minuman teh dengan aneka rasa. Teh cukup dikenal luas sebagai minuman di segala lapisan masyarakat.

Bagaimanakah asal-usul minuman teh ini berasal? Sehingga banyak di sukai orang dan tentu saja minuman yang satu ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Di lihat dari arti bahasa, ternyata teh berasal dari kata angin yang bertiup.  Tradisi minum teh pun berawal dari ketidak sengajaan.

Kaisar Shen Nung adalah orang yang pertama kalinya menemukan teh. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2737 sebelum masehi, ketika ia sedang merebus air untuk minum saat ia sedang beristirahat. Dikarenakan rasa letih dan lelah dari sebuah perjalanan, sang kaisar lupa menutup ketel tempat merebus air. Pada saat yang sama angin bertiup kencang membawa daun-daun kering yang ada di sekitarnya. Daun kering yang bercampur dengan air panas itu pun berubah warna dan berbau harum.

Sang kaisar pun menjadi sangat penasaran, ia segera meminum ramuan air daun kering tersebut. ternyata rasa air itu sangat nikmat dan segar. Sejak saat itu tradisi meramu dan minum teh, menjadi hal yang sangat di gemari di negeri Tiongkok. Kebiasaan ini menyebar ke daerah Arab dan ditiru oleh orang Eropa pada tahun 1610. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia