KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
BUDAYA

Samosir Akan Merayakan Hari Ulos Nasional pada Bulan Oktober 2019.
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 21-Jul-2019, 16:35:43 WIB

KabarIndonesia - Samosir, “Indonesia sebagai negara yang terdiri dari beragam suku bangsa, menyimpan potensi yang sangat besar untuk pengembangan industri fashion berbasis tradisi dan budaya. Salah satunya adalah kain tenun Ulos sebagai wastra nasional,” kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih pada acara perayaan Hari Ulos Nasional tahun 2016 di Medan, hari Senin (17/10). Gati menjelaskan, pada 17 Oktober 2015, pemerintah telah menetapkan kain Ulos sebagai warisan budaya tak benda, sehingga setiap tanggal tersebut dirayakan Hari Ulos Nasional. (Sumber: http://www.kemenperin.go.id/artikel/16303/Peringati-Hari-Ulos-Nasional,-Kemenperin-Bina-Perajin-Tenun-di-Sumut) Sementara itu, Menpar Arief Yahya juga mengatakan, bahwa Kemendikbud pada 17 Oktober 2014 telah menetapkan kain Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional dan tahun 2016 pihaknya turut mendukung bersama daerah menyusun dossier Ulos untuk diusulkan secara resmi ke UNESCO. Mestinya banyak orang yang sudah tahu bahwa Ulos telah diresmikan sebagai warisan budaya tak benda, dan tanggal 17 Oktober telah ditetapkan sebagai Hari Ulos Nasional, yang diperingati setiap tahunnya. Menurut informasi, untuk tahun ini, Hari Ulos Nasional kembali akan diperingati, baik di Jakarta maupun di berbagai wilayah di Sumatera Utara, dan khususnya di kabupaten Samosir. Rencana perayaan tersebut disampaikan Efendy Naibaho bersama beberapa aktivis budaya Samosir, Jumat, (19/7/2019) di Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. "Sebagai bentuk kebanggaan kita kepada ulos yang merupakan warisan budaya batak non benda, saya mengundang kawan kawan pencinta budaya untuk dapat hadir pada rapat pembentukan panitia Peringatan Hari Ulos Nasional di Kabupaten Samosir, " ujar Efendy Naibaho. Menurutnya, pertemuan pembentukan Panitia Peringati Hari Ulos Nasional untuk tingkat Kabupaten Samosir akan diadakan pada Senin, (22/7/2019) di loby pantai Hotel Dainang, Pangururan, Samosir. Lebih lanjut Efendy Naibaho mengatakan, bahwa dalam peringatan Hari Ulos Nasional di kabupaten Samosir diharapkan dapat dilakukan berbagai kegiatan secara meriah yang digelar di beberapa lokasi seperti hotel dan gedung pemerintahan. Misalkan, gelar fashion show ulos disepanjang jalan ibukota kabupaten, dengan menampilkan kreasi ulos yang diperagakan oleh model-model pemuda/pemudi Samosir, ada workshop desain kreatif ulos, seminar dan pameran ulos tenunan zaman dulu. Efendy juga menyampaikan harapannya pada Peringatan Hari Ulos Nasional di kabupaten Samosir nanti, para pemangku kepentingan di Samosir maupun Nasional, juga budayawan, maupun pengamat serta pemerhati dan desainer busana, berkenan hadir. “Indonesia khususnya kabupaten Samosir merupakan negara/daerah yang sangat kaya akan keberagaman budaya dan Ulos merupakan warisan nenek moyang orang Batak. Ulos telah dipakaikan kepada masyarakat Batak dari mulai dia lahir sampai meninggal dunia. Sudah menjadi kewajiban kita untuk melestarikan ulos, " ujar Efendy Naibaho didampingi Fernando Sitanggang, Ranto Limbong, Arjuna Bakara.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia