KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSenior Living D’Khayangan - Five Star Service with Three Star Price oleh : Kabarindonesia
13-Mei-2019, 17:47 WIB


 
 
KabarIndonesia - Tidak bisa dipungkiri bahwa d‘Khayangan bagi saya merupakan Senior Living Bintang Lima dan ini bukan sekedar katanya saja, melainkan berdasarkan pengalaman saya pribadi sendiri yang sering datang berkujung ke d'Khayangan.

Kesan pertama yang saya dapatkan adalah lokasinya
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

Harapan 08 Mei 2019 06:04 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita 18 Mei 2019 04:40 WIB


 

Penanaman Nilai-Nilai Sejarah Bangsa bagi Generasi Muda di Tahun 2018 dengan Talkshow

 
BUDAYA

Penanaman Nilai-Nilai Sejarah Bangsa bagi Generasi Muda di Tahun 2018 dengan Talkshow
Oleh : Isye Dewi | 06-Feb-2018, 09:55:28 WIB

KabarIndonesia - Generasi muda yang kini viral disebut sebagai kids zaman now, adalah generasi yang mudah tergoda informasi - informasi dari media online. Video youtube, instagram serta facebook adalah tiga media yang paling berpengaruh dalam hal ini. Lalu bagaimana mengajak kids zaman now untuk mengenal tokoh-tokoh bangsa, dan menanamkan nilai - nilai sejarah bangsa dalam kesehariannya? 

Berlatar belakang hal tersebut, kemudian Ambassador Museum Benteng Vredeburg menggagas kegiatan talkshow bertajuk "Penanaman Nilai- Nilai Sejarah Bangsa bagi Generasi Muda di Tahun 2018". Talkshow ini diselenggarakan bekerja sama dengan sebuah radio swasta di Yogyakarta, yaitu Retjo Buntung, pada hari Senin 5 Februari 2018, pukul 14.00 hingga 15.15 WIB, dengan menghadirkan tiga orang narasumber.

Isye selaku Ambassador Museum Benteng Vredeburg yang juga sebagai narasumber menyampaikan, "Mengajak kids jaman now belajar dari sejarah lampau memang perlu trik khusus, yaitu dengan membuat event-event kekinian, dan hal itu sudah dilakukan di Museum Benteng Vredeburg. Contohnya adalah lomba selfie dengan photo booth plus aksesoris foto yang telah disediakan, menjaring komunitas hobi untuk berkegiatan di museum".

Narasumber lain yang dihadirkan adalah Bapak Suryanto Pamuji, Penyusun Dokumentasi dan Publikasi Museum Benteng Vredeburg yang memaparkan beberapa fakta bahwa memang ada generasi muda yang sibuk dengan gadget saja, tapi jika dilihat, tingkat kunjungan ke Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dari tahun ke tahun terus meningkat. Tapi sekedar berkunjung ke museum memang bukan sebagai indikator bahwa pengunjung tersebut juga menjiwai semangat para pahlawan."

Sementara Ahmad Zaenudin atau Zen, Ketua Komunitas Teater Rakyat Volkschool yang juga diundang sebagai narasumber mengatakan, "Komunitas Volkschool mengajak masyarakat menghargai para pendahulu dengan melakonkan teater mengenai sejarah bangsa. Dengan mendalami tokoh pahlawan tertentu, kita akan sedikit belajar mengenai pemikiran-pemikiran tokoh tersebut". Saat ini komunitas teater rakyat volkschool juga sedang melakukan open recruitment relawan untuk bergabung di komunitas Volkschool.

Isye Dewi menambahkan, "Nilai yang dimaksudkan disini adalah karakte-karakter positif seperti semangat pantang menyerah, semangat untuk belajar, jadi bisa tetap sesuai dengan passion masing-masing. Pelajar ya harus berprestasi, pekerja harus padat karya". Isye Dewi juga menggandeng berbagai komunitas untuk berkegiatan di museum karena semangat positif bentuknya tidak harus kemudian menjadi sarjana sejarah, tapi berprestasilah di bidang dan bakat masing-masing".)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Umat Yang Bingung 18 Mei 2019 15:45 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia