KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Maraknya Pencurian di Kampus 17 Okt 2017 01:31 WIB


 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

PS Beksi 4 Bintang Eksis Melestarikan dan Mengembangkan Silat Beksi

 
BUDAYA

PS Beksi 4 Bintang Eksis Melestarikan dan Mengembangkan Silat Beksi
Oleh : Jamiel Loellail Rora | 15-Sep-2017, 07:37:11 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Perguruan Silat (PS) Beksi 4 Bintang berdiri sejak tahun 2014. Sementara pelantikan PS Beksi 4 Bintang sebagai sebuah lembaga yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan silat Beksi dilaksanakan di Puncak, Bandung, pada 30 Mei 2015. Demikian Endang, Guru Besar PS Beksi 4 Bintang mengungkapkan kepada pewarta kabarindonesia.

"Sekretariat PS Beksi 4 Bintang di Jalan Ciledug Raya No. 46 Rt. 006 Rw. 04, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, yang juga Sekretariat Yayasan Beksi. Yayasan Beksi diketuai oleh Haji Irfan dan Pembinanya Pak Harry. PS Beksi 4 Bintang memang bernaung dibawah Yayasan Beksi tersebut," terang Endang.  

Menurut Endang, awalnya yang ingin dibuatkan badan hukum adalah PS Beksi 4 Bintang. Namun, mereka berpikir untuk jangka panjang sehingga bukan hanya sekedar memajukan dan mengembangkan Beksi lewat PS Beksi 4 Bintang saja. Akhirnya dibuat Yayasan Beksi dalam rangka menjadikan wadah bagi perguruan Beksi yang ada.

"Namun untuk menjalankan itu semua, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Akhirnya untuk sementara kita jalan sendiri dulu dengan PS Beksi 4 Bintang. Jika kita sudah mulai maju dan berkembang, khususnya dalam hal pendanaan, kita akan merealisasikan apa yang menjadi impian kita. Agar Beksi bisa bersatu seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)," ujarnya.  

Dinamai Perguruan Silat 4 Bintang, menurut Endang, karena para pendiri dan pengurus perguruan memiliki cita-cita setinggi bintang di langit. 4 Bintang juga mengisyaratkan atau menggambarkan 4 Guru Besar Beksi. Antara lain Lie Cheng Hok, Haji Godjalih, Haji Hasbullah, dan Ki Marhali.  

Endang menambahkan bahwa PS Beksi 4 Bintang saat ini memiliki lebih dari 12 kolat (cabang) yang tersebar di daerah DKI Jakarta. Murid-murid-muridnya berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari anak SD, SMP, SMU/SMK, Mahasiswa, sampai Pegawai Negeri Sipil. 
"Kolat atau Cabang PS Beksi 4 Bintang antara lain ada di wilayah Petukangan,  Poncol, Tanjung Priuk, Poltangan, Pasar Minggu, Joglo, Cengkareng, Cipadu, dan masih banyak lagi," ujar Endang.  

Disinggung mengenai harapan ke depan seputar silat Betawi beraliran Beksi, Endang mengemukakan ingin melihat Beksi bukan hanya dikenal kalangan sendiri (Betawi, red) melainkan bisa dikenal secara nasional maupun internasional.  

"Mungkin secara internasional atau ke manca negara Beksi sudah ada yang kenal ya. Tapi kita berharap ke depan itu bisa lebih baik lagi. Maksudnya organisasi Beksi ini bisa jadi satu kekuatan dalam kebersamaan. Jadi ada wadah seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Jadi kita bisa bikin satu perlomban. Agar nama Beksi semakin di kenal di kancah nasional maupun dunia,' beber Endang.  

Endang menambahkan, mereka tidak lagi berpikir bahwa Beksi hanya ada di DKI Jakarta saja. "Kita memang harus berjuang keras agar bagaimana pola-pola pengembangan Beksi bisa maju pesat. Sedangkan silat-silat dari daerah bisa berkembang di Jakarta masak silat dari jakarta tidak bisa berkembang di daerah."sebutnya.

"Kalau ditanya persoalannya apa, pasti jawabannya terbentur pada dana. Sebab melestarikan dan mengembangkan sebuah seni tradisi, dalam hal ini silat betawi Beksi, membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sementara lembaga kebetawian yang ada seperti Lembaga Kebudayaan Betawi dan Badan Musawarah (Bamus) Betawi belum bisa memberikan bantuan dana pengembangan untuk perguruan silat Betawi yang ada," lanjut Endang.  

Makanya, tambah Endang, jalan keluar adalah bersatu padu dalam setiap potensi yang kita miliki untuk mengembangkan Beksi. Termasuk bersatu padu dalam soal pembiyaan. Sehingga Beksi bisa berkembang dan maju pesat seperti seni bela diri lain yang ada dan tumbuh subur di Indonesia. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017oleh : Rohmah Sugiarti
12-Okt-2017, 06:52 WIB


 
  Pesona Tahun Ketiga Hong Kong Cyclothon 2017 Hong Kong Cyclothon kembali di tahun ketiga, tepatnya pada hari Minggu, 8 Oktober kemarin. Diikuti sekitar 5.000 pesepeda dari seluruh pelosok dunia. Tujuh belas tim balap profesional akan berlaga di UCI Asia Tour Class 1.1 Road Race pertama di Hong
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Danau Toba Bukan Danau Tuba 14 Okt 2017 05:14 WIB


 

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia