KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Nasir Mupid, Mengolah Limbah Menjadi Karya Seni

 
BUDAYA

Nasir Mupid, Mengolah Limbah Menjadi Karya Seni
Oleh : Jamiel Loellail Rora | 13-Sep-2017, 23:14:21 WIB

KabarIndonesia - Jakarta,  Banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengolah limbah menjadi barang bernilai. Mulai menjadikan limbah sebagai karya kerajinan tangan sampai mengolah limbah menjadi karya seni. Naisr Mupid, seniman tradisional Betawi kelahiran mengolah limbah menjadi karya seni rupa yang memiliki nilai ekonomis.

"Sebenarnya apa yang saya lakukan ini sudah banyak dilakukan oleh orang lain. Hanya karena belakangan ini saya memiliki banyak waktu luang akibat sepinya job tradisional Betawi, akhirnya saya mencoba merangkai limbah menjadi sebuah karya seni. Ternyata mengasyikkan sekali. Makanya saya terus berkarya dengan barang-barang limbah tersebut," urai Nasir Mupid.

Nasir Mupid  yang pernah meraih penghargaan sebagai Seniman Betawi pada tahun 2007 menambahkan, medium yang digunakan selain kanvas lukis dan lem sebagai dasar dia juga batu alam dan barang bekas yang sudah tidak memiliki nilai.

"Barang yang orang sudah buang-buang ternyata diolah bisa menjadi karya seni," senyum Nasir yang telah melahirkan lebih dari 20 karya seni rupa berbahan batu alam dan barang-barang bekas.

Menurut Nasir, era tekhnologi saat ini menyodorkan banyak limbah. Mulai dari HP rusak, kamera biasa yang sudah mulai tergeser oleh kamera digital, mainan anak-anak dan lain sebagainya. Saat barang-barang itu rusak, banyak yang langsung membuangnya. Karena bahan-bahan banyak, itu memudahkan untuk menciptakan kreasi-kreasi baru dengan barang-barang bekas tersebut.

Selain banyak menghasilkan seni rupa berbentuk bunga, Nasir Mupid juga memainkan imajinasinya untuk membentuk sebuah ‘lukisan' kota dengan barang-barang bekas yang ada. Misalnya bekas tombol HP, kunci gembok, kawat, dan lain sebagainya.

Disinggung mengenai harapannya ke depan, Nasir Mupid yang juga Ketua Sanggar Fajar Ibnu Sena mengemukakan harapan ke depan bagaimana nanti saja. Yang jelas, saat ini dirinya sudah merasa bahagia bisa berkarya dengan memanfaatkan barang-barang  bekas.

"Memanfaatkan limbah yang kalau dibiarkan saja juga lama bisa terurai oleh alam. Sebab, Kebanyakan terbuat dari bahan besi, plastik, atau karet. Barang-barang itu kan sulit hancur tidak seperti sampah organik. Jadi dengan berkarya seperti itu sedikit banyaknya saya sudah berkontribusi pada ‘penjagaan' alam. Sehingga alam tidak rusak terlalu parah.Itu saja sudah membahagiakan buat saya," bebernya.

Nasir Mupid menambahkan, sudah banyak teman-teman yang mengapresiasi karyanya. Bukan hanya mensupport-nya. Bahkan, beberapa orang ada yang bermaksud membelinya. Namun, Nasir Mupid masih merasa sayang untuk melepaskannya.

"Mungkin nanti kalau memang lagi genting alias kepepet ya saya lepas jug. Asal harganya cocok," pungkas Nasir Mupid sambil tertawa renyah. (^)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia