KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Menengok Sarung Sutera Mandar

 
BUDAYA

Menengok Sarung Sutera Mandar
Oleh : Chali Mustang | 10-Des-2011, 19:31:23 WIB

KabarIndonesia - Kabupaten Polewali Mandar atau Polman adalah salah satu daerah kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Mamasa di sebelah utara, Kabupaten Pinrang di sebelah timur, Selat Makassar di sebelah selatan, dan di sebelah baratnya berbatasan dengan Kabupaten Majene.

Daerah yang terdiri dari 16 kecamatan, 109 desa dan 23 kelurahan ini memendam sejumlah karya khas budaya lokal. Salah satunya adalah sarung sutera yang biasa disebut lipa' sabbe. Sarung ini merupakan kreasi khas penenun Mandar yang tak jarang dijadikan cindera mata atau oleh-oleh bagi orang yang berkunjung ke Kabupaten Polman. 
Sarung sutera Mandar banyak diproduksi oleh masyarakat penenun di Kecamatan Tinambung, Balanipa dan Kecamatan Campalagian. Sebagian menenun dengan cara tradisional dan sebagian lagi menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin atau ATBM.

Pemerintah rupanya menyadari bahwa sarung sutera Mandar adalah karya lokal yang patut dilestarikan. Karenanya, masyarakat terus dibekali pelatihan untuk mengembangkan usaha pembuatan sarung sutera Mandar agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Baru-baru ini, Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) Regional V Makassar melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Polewali Mandar membekali masyarakat setempat tentang bagaimana cara menggunakan pewarna alam pada benang sutera. 
Dalam kegiatan yang antara lain digelar di Desa Pallis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman tersebut warga dilatih memanfaatkan daun dan kulit buah untuk mewarnai sutera seperti daun mangga, daun jati, kulit buah kakao dan lain-lain.

Balai Industri Sutera Desa Samasundu, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu pusat tenun sarung sutera Mandar. “Balai ini beroperasi sejak tahun 2007, sekarang kader kami sudah mampu memproduksi empat meter kain sutera setiap hari,” kata Muhammad Djumadil, Instruktur sarung tenun sutera Polman.

Menurut Djumadil, kain sutera yang diproduksi kadernya dijual antara 50.000 hingga 150.000 rupiah permeter. “Harganya tergantung corak yang digunakan, biasanya antara lima puluh sampai seratus lima puluh rupiah permeter,” katanya.

Selain corak mandar yang berciri khas kotak-kotak, tiga motif lain yang juga kerap diincar konsumen di Balai Industri Tenun Sutera Mandar Samasundu adalah motif sure salaka (warna hitam), pangngulu (warna campuran) dan sure parara (warna merah).

“Pelanggan kami tidak hanya berasal dari Mandar tapi juga dari luar Mandar seperti Makassar bahkan dari Jakarta,” ujar Djumadil.

Di Kabupaten Polewali Mandar sendiri, sarung sutera Mandar biasanya dipakai pada pesta pernikahan atau acara adat setempat. Keberadaan sarung ini tentu saja menjadi bagian karya masyarakat lokal yang memperkaya keberagaman budaya di Indonesia. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia