KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiPernyataan "Orang Tua yang Terlalu Over-Protektif Hasilkan Anak Pandai Berbohong" oleh : Felita Budiman
18-Jan-2017, 15:23 WIB


 
 
Pernyataan
KabarIndonesia - Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Maka, wajar saja bila orangtua memberikan perlindungan yang maksimal kepada anaknya. Untuk memberikan perlindungan kepada anak adalah hal yang sah- sah saja, mengingat banyaknya pelaku kejahatan di luar sana. 
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Resep Bakso Ikan Tenggiri 27 Des 2016 13:53 WIB

 

Menengok Sarung Sutera Mandar

 
BUDAYA

Menengok Sarung Sutera Mandar
Oleh : Chali Mustang | 10-Des-2011, 19:31:23 WIB

KabarIndonesia - Kabupaten Polewali Mandar atau Polman adalah salah satu daerah kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Mamasa di sebelah utara, Kabupaten Pinrang di sebelah timur, Selat Makassar di sebelah selatan, dan di sebelah baratnya berbatasan dengan Kabupaten Majene.

Daerah yang terdiri dari 16 kecamatan, 109 desa dan 23 kelurahan ini memendam sejumlah karya khas budaya lokal. Salah satunya adalah sarung sutera yang biasa disebut lipa' sabbe. Sarung ini merupakan kreasi khas penenun Mandar yang tak jarang dijadikan cindera mata atau oleh-oleh bagi orang yang berkunjung ke Kabupaten Polman. 
Sarung sutera Mandar banyak diproduksi oleh masyarakat penenun di Kecamatan Tinambung, Balanipa dan Kecamatan Campalagian. Sebagian menenun dengan cara tradisional dan sebagian lagi menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin atau ATBM.

Pemerintah rupanya menyadari bahwa sarung sutera Mandar adalah karya lokal yang patut dilestarikan. Karenanya, masyarakat terus dibekali pelatihan untuk mengembangkan usaha pembuatan sarung sutera Mandar agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Baru-baru ini, Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) Regional V Makassar melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Polewali Mandar membekali masyarakat setempat tentang bagaimana cara menggunakan pewarna alam pada benang sutera. 
Dalam kegiatan yang antara lain digelar di Desa Pallis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman tersebut warga dilatih memanfaatkan daun dan kulit buah untuk mewarnai sutera seperti daun mangga, daun jati, kulit buah kakao dan lain-lain.

Balai Industri Sutera Desa Samasundu, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu pusat tenun sarung sutera Mandar. “Balai ini beroperasi sejak tahun 2007, sekarang kader kami sudah mampu memproduksi empat meter kain sutera setiap hari,” kata Muhammad Djumadil, Instruktur sarung tenun sutera Polman.

Menurut Djumadil, kain sutera yang diproduksi kadernya dijual antara 50.000 hingga 150.000 rupiah permeter. “Harganya tergantung corak yang digunakan, biasanya antara lima puluh sampai seratus lima puluh rupiah permeter,” katanya.

Selain corak mandar yang berciri khas kotak-kotak, tiga motif lain yang juga kerap diincar konsumen di Balai Industri Tenun Sutera Mandar Samasundu adalah motif sure salaka (warna hitam), pangngulu (warna campuran) dan sure parara (warna merah).

“Pelanggan kami tidak hanya berasal dari Mandar tapi juga dari luar Mandar seperti Makassar bahkan dari Jakarta,” ujar Djumadil.

Di Kabupaten Polewali Mandar sendiri, sarung sutera Mandar biasanya dipakai pada pesta pernikahan atau acara adat setempat. Keberadaan sarung ini tentu saja menjadi bagian karya masyarakat lokal yang memperkaya keberagaman budaya di Indonesia. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tantangan Persatuan dan Kesatuan 18 Jan 2017 16:14 WIB


 

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia