KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Membedah Peran Kebudayaan Untuk Akselerasi Pembangunan

 
BUDAYA

Membedah Peran Kebudayaan Untuk Akselerasi Pembangunan
Oleh : Wahyu Ari Wicaksono | 05-Apr-2017, 08:37:26 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, 4 April 2017, Kemajemukan di Indonesia adalah realitas sosial yang mewarnai kehidupan masyarakat, namun tidak harus dimaknai sebagai kelemahan yang menjadikan Indonesia rentan konflik dan disintegrasi. Kemajemukan justru dapat dijadikan modal dasar pembangunan nasional Indonesia sehingga menjadi negara-bangsa yang kuat dan unggul. Disamping itu, pembangunan nasional harus mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, namun juga mempertimbangkan aspek budaya.   Hal ini yang menjadi landasan diselenggarakannya Seminar Nasional ‘Peran Kebudayaan Dalam Pembangunan Nasional’ yang diadakan oleh Kedeputian Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas bekerjasama dengan Knowledge Sector Initiative (KSI) pada hari ini (4/4) di Jakarta. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaring aspirasi serta memperoleh saran dan masukan dari para ahli di bidang kebudayaan, baik sebagai praktisi, akademisi, pengamat, dan lain-lain. Masukan tersebut akan dijadikan sebagai salah satu sumber informasi oleh Kedeputian Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan dalam penyusunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional yang akan diselenggarakan oleh Bappenas pada akhir bulan April, disamping kontribusi positif bagi perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan di Indonesia di masa depan. “Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang demikian besar. Kebudayaan kita ini harus menjadi modal penting yang berkontribusi pada pembangunan nasional. Lihat misalnya Jepang, Korea Selatan, atau China yang mampu melakukan akselerasi pembangunan sosial-ekonomi berbasis kebudayaan, dengan melakukan kapitalisasi atas nilai-nilai dan kekayaan budaya melalui suatu proses modernisasi,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.   “Pemerintah Australia dengan bangga mendukung seminar ini melalui Knowledge Sector Initiative (KSI). Sesuai dengan tujuan programnya, KSI berusaha untuk memperkuat sektor pengetahuan di Indonesia dengan mendukung proses pembuatan kebijakan publik yang akan memberi manfaat terhadap masyarakat banyak”, demikian dijelaskan Fleur Davies, Minister-Counsellor, Governance & Human Development, Kedutaan Besar Australia di Jakarta.  

Seminar ini dibuka oleh Bapak Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN/Kepala Bappenas), dengan menghadirkan beberapa pembicara seperti Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Saur Marlina (Butet) Manurung (Pendiri Sokola Rimba), Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud), Amich Alhumami (Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek, dan Kebudayaan Bappenas), Hans Antlov (Antropolog/KSI), Melani Budianta (Pakar Budaya FIB UI), dan Dynand Fariz (Presiden Jember Fashion Carnaval/JFC).  

Para pembicara di atas akan membahas secara komprehensif hubungan antara kebudayaan dengan pembangunan. Beberapa topik pembahasan antara lain, peta jalan pembangunan kebudayaan Indonesia, dinamika kebudayaan dalam pembangunan, local knowledge sebagai modal pembangunan, memahami kebudayaan dalam konteks pembangunan, strategi pembangunan kota budaya, transformasi pendidikan melalui pendekatan budaya lokal dan kebutuhan masyarakat adat, dan pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal.   Kegiatan ini juga disemarakkan dengan pentas seni dan pameran budaya seperti benda cagar budaya, karya seni kontemporer, hasil budaya inovasi, dan koleksi naskah kuno. Naskah kuno yang dipamerkan merupakan naskah Master Piece Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai Memory of the World, yaitu Nagarakertagama, Babad Diponegoro, I La Galigo. Selain itu, dipamerkan pula beragam naskah yang sangat relevan dengan situasi Indonesia dewasa ini, yang dapat direvitalisasi dan dikembangkan seperti  naskah pengobatan tradisional, arsitektur, pangan, dan pertanian.   Penyelenggaraan Seminar Nasional Peran Kebudayaan dalam Pembangunan merupakan upaya untuk menjaring aspirasi, serta memperoleh saran dan masukan dari para ahli di bidang kebudayaan, baik sebagai praktisi, akademisi, pengamat, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, modern, dan berdaya saing dengan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia