KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
BUDAYA

Masyarakat Sitolu Hae Horbo Pangururan Gelar Ritual Pembangunan Terusan Tano Ponggol
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 26-Feb-2018, 15:50:52 WIB

KabarIndonesia< - Keturunan (Batak Toba: turpuk) Sitolu Hae Horbo, yang terdiri dari marga Naibaho, Sitanggang dan Simbolon, menggelar ritual menyambut rencana pembangunan alur terusan Tano Ponggol, di kampung (huta) Panahatan kelurahan Siogung Ogung, kecamatan Pangururan, Samosir Sumatera Utara, Sabtu (24/2).

Ritual sebagai salah satu budaya-kearifan lokal ini dipimpin oleh Raja Panuturi (pengatur/penghubung/paranormal), menyampaikan doa dan meminta kepada Sang Pencipta agar seluruh pelaksanaan pembangunan Tano Ponggol nantinya dapat berjalan dengan lancar.

Diperoleh informasi, konon lazimnya pada jaman nenekmoyang orang Batak, jika ada sesuatu kegiatan besar semisal pembangunan atau proyek, warga masyarakat terlebih dahulu melakukan ritual budaya.

Tokoh masyarakat meminta 'raja panuturi' untuk memimpin acara doa, dihadapan mereka telah dipersiapkan berbagai jenis "persembahan" terdiri dari nasi, daging ayam, kambing, lembu, ikan, buah, jeruk purut, tuak, penganan terbuat dari tepung beras (itak putih, itak gurgur).

Raja Panuturi, terlebih dahulu mempersembahkan semuanya makanan tersebut dalam ritual khusus untuk menghormati para leluhur atau nenek moyang suku Batak terdahulu, yang dilakukan menghadap ke gunung Pusuk Buhit.

Selanjutnya Raja Panuturi memimpin acara ritual kepada leluhur dan penguasa danau, dengan menabur itak putih diatas jembatan tano ponggol dan ke danau di bawah alur jembatan tano ponggol.

Keturunan Sitolu Hae Horbo dalam sambutannya mengucapkan terima kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas rencana pembangunan Tano Ponggol. ”Kami keturunan Sitolu Hae Horbo sangat mendukung seluruh pelaksanaan pembangunan itu. Dan semoga seluruh pelaksanaan pengerjaan pun dapat berjalan dengan baik,” kata mereka.

Sementara itu, Staf Khusus Bupati Samosir, Subandrio Parhusip yang hadir menyaksikan acara ritual tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja-sama dari seluruh masyarakat terhadap pembangunan jembatan itu.

“Kita sampaikan terimakasih kepada masyarakat khususnya pemilik lahan kawasan tanoponggol, secara khusus kepada Balai Wilayah Sungai(BWS). Kita meminta rekanan agar bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai prosedur yang berlaku,” sebutnya.

Ditambahkannya, kiranya pembangunan itu juga membawa berkat dan dampak yang positif kepada seluruh masyarakat. "Ini demi mewujudkan visi dan misi Pemkab Samosir terwujudnya masyarakat mandiri, sejahtera dan berdaya saing berbasis pariwisata dan pertanian,' pungkas Parhusip.

Pada kesempatan tersebut, setelah Raja Panuturi diikuti Pemkab Samosir bersama keturunan Sitolu Hae Horbo juga menabur itak putih di jembatan Tano Ponggol, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Dikabarkan, turut hadir dalam acara ini, Camat Pangururan Krimson Malau, Lurah Siogung-ogung, Wilson Naibaho, perwakilan BWS Sumatera Utara II, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia