KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniJokowi Korban Hoaks Lebih Beruntung Dibanding Korban Hoaks Lain oleh : Kabarindonesia
21-Jan-2019, 11:43 WIB


 
 
KabarIndonesia - Apa yang dialami Presiden Joko Widodo sebagai korban hoaks masih belum ada apa-apanya. Bandingkan dengan korban-korban hoaks lainnya, yang sendirian. Hoaks tak butuh masuk akal. Kurang masuk akal apa lagi, katakanlah, hoaks Jokowi ada di depan D.N. Aidit
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Tetaplah Tenang 23 Jan 2019 10:23 WIB

Filosofi Kopi 20 Jan 2019 01:57 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

 
 
BUDAYA

Masyarakat Sitolu Hae Horbo Pangururan Gelar Ritual Pembangunan Terusan Tano Ponggol
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 26-Feb-2018, 15:50:52 WIB

KabarIndonesia< - Keturunan (Batak Toba: turpuk) Sitolu Hae Horbo, yang terdiri dari marga Naibaho, Sitanggang dan Simbolon, menggelar ritual menyambut rencana pembangunan alur terusan Tano Ponggol, di kampung (huta) Panahatan kelurahan Siogung Ogung, kecamatan Pangururan, Samosir Sumatera Utara, Sabtu (24/2).

Ritual sebagai salah satu budaya-kearifan lokal ini dipimpin oleh Raja Panuturi (pengatur/penghubung/paranormal), menyampaikan doa dan meminta kepada Sang Pencipta agar seluruh pelaksanaan pembangunan Tano Ponggol nantinya dapat berjalan dengan lancar.

Diperoleh informasi, konon lazimnya pada jaman nenekmoyang orang Batak, jika ada sesuatu kegiatan besar semisal pembangunan atau proyek, warga masyarakat terlebih dahulu melakukan ritual budaya.

Tokoh masyarakat meminta 'raja panuturi' untuk memimpin acara doa, dihadapan mereka telah dipersiapkan berbagai jenis "persembahan" terdiri dari nasi, daging ayam, kambing, lembu, ikan, buah, jeruk purut, tuak, penganan terbuat dari tepung beras (itak putih, itak gurgur).

Raja Panuturi, terlebih dahulu mempersembahkan semuanya makanan tersebut dalam ritual khusus untuk menghormati para leluhur atau nenek moyang suku Batak terdahulu, yang dilakukan menghadap ke gunung Pusuk Buhit.

Selanjutnya Raja Panuturi memimpin acara ritual kepada leluhur dan penguasa danau, dengan menabur itak putih diatas jembatan tano ponggol dan ke danau di bawah alur jembatan tano ponggol.

Keturunan Sitolu Hae Horbo dalam sambutannya mengucapkan terima kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas rencana pembangunan Tano Ponggol. ”Kami keturunan Sitolu Hae Horbo sangat mendukung seluruh pelaksanaan pembangunan itu. Dan semoga seluruh pelaksanaan pengerjaan pun dapat berjalan dengan baik,” kata mereka.

Sementara itu, Staf Khusus Bupati Samosir, Subandrio Parhusip yang hadir menyaksikan acara ritual tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja-sama dari seluruh masyarakat terhadap pembangunan jembatan itu.

“Kita sampaikan terimakasih kepada masyarakat khususnya pemilik lahan kawasan tanoponggol, secara khusus kepada Balai Wilayah Sungai(BWS). Kita meminta rekanan agar bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai prosedur yang berlaku,” sebutnya.

Ditambahkannya, kiranya pembangunan itu juga membawa berkat dan dampak yang positif kepada seluruh masyarakat. "Ini demi mewujudkan visi dan misi Pemkab Samosir terwujudnya masyarakat mandiri, sejahtera dan berdaya saing berbasis pariwisata dan pertanian,' pungkas Parhusip.

Pada kesempatan tersebut, setelah Raja Panuturi diikuti Pemkab Samosir bersama keturunan Sitolu Hae Horbo juga menabur itak putih di jembatan Tano Ponggol, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Dikabarkan, turut hadir dalam acara ini, Camat Pangururan Krimson Malau, Lurah Siogung-ogung, Wilson Naibaho, perwakilan BWS Sumatera Utara II, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Sibuk Membuat “TUHAN” 22 Jan 2019 18:53 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia