KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman, Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
BUDAYA

Masyarakat Sitolu Hae Horbo Pangururan Gelar Ritual Pembangunan Terusan Tano Ponggol
Oleh : Drs Melani Butarbutar, Mm | 26-Feb-2018, 15:50:52 WIB

KabarIndonesia< - Keturunan (Batak Toba: turpuk) Sitolu Hae Horbo, yang terdiri dari marga Naibaho, Sitanggang dan Simbolon, menggelar ritual menyambut rencana pembangunan alur terusan Tano Ponggol, di kampung (huta) Panahatan kelurahan Siogung Ogung, kecamatan Pangururan, Samosir Sumatera Utara, Sabtu (24/2).

Ritual sebagai salah satu budaya-kearifan lokal ini dipimpin oleh Raja Panuturi (pengatur/penghubung/paranormal), menyampaikan doa dan meminta kepada Sang Pencipta agar seluruh pelaksanaan pembangunan Tano Ponggol nantinya dapat berjalan dengan lancar.

Diperoleh informasi, konon lazimnya pada jaman nenekmoyang orang Batak, jika ada sesuatu kegiatan besar semisal pembangunan atau proyek, warga masyarakat terlebih dahulu melakukan ritual budaya.

Tokoh masyarakat meminta 'raja panuturi' untuk memimpin acara doa, dihadapan mereka telah dipersiapkan berbagai jenis "persembahan" terdiri dari nasi, daging ayam, kambing, lembu, ikan, buah, jeruk purut, tuak, penganan terbuat dari tepung beras (itak putih, itak gurgur).

Raja Panuturi, terlebih dahulu mempersembahkan semuanya makanan tersebut dalam ritual khusus untuk menghormati para leluhur atau nenek moyang suku Batak terdahulu, yang dilakukan menghadap ke gunung Pusuk Buhit.

Selanjutnya Raja Panuturi memimpin acara ritual kepada leluhur dan penguasa danau, dengan menabur itak putih diatas jembatan tano ponggol dan ke danau di bawah alur jembatan tano ponggol.

Keturunan Sitolu Hae Horbo dalam sambutannya mengucapkan terima kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas rencana pembangunan Tano Ponggol. ”Kami keturunan Sitolu Hae Horbo sangat mendukung seluruh pelaksanaan pembangunan itu. Dan semoga seluruh pelaksanaan pengerjaan pun dapat berjalan dengan baik,” kata mereka.

Sementara itu, Staf Khusus Bupati Samosir, Subandrio Parhusip yang hadir menyaksikan acara ritual tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja-sama dari seluruh masyarakat terhadap pembangunan jembatan itu.

“Kita sampaikan terimakasih kepada masyarakat khususnya pemilik lahan kawasan tanoponggol, secara khusus kepada Balai Wilayah Sungai(BWS). Kita meminta rekanan agar bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai prosedur yang berlaku,” sebutnya.

Ditambahkannya, kiranya pembangunan itu juga membawa berkat dan dampak yang positif kepada seluruh masyarakat. "Ini demi mewujudkan visi dan misi Pemkab Samosir terwujudnya masyarakat mandiri, sejahtera dan berdaya saing berbasis pariwisata dan pertanian,' pungkas Parhusip.

Pada kesempatan tersebut, setelah Raja Panuturi diikuti Pemkab Samosir bersama keturunan Sitolu Hae Horbo juga menabur itak putih di jembatan Tano Ponggol, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Dikabarkan, turut hadir dalam acara ini, Camat Pangururan Krimson Malau, Lurah Siogung-ogung, Wilson Naibaho, perwakilan BWS Sumatera Utara II, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di Asia Society and Museumoleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di Asia Society and Museum Asia Society and Museum berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia