KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA









 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 
 
BUDAYA

MEMAHAMI THE POWER OF "OJO DUMEH”
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 25-Jun-2020, 01:03:23 WIB

KabarIndonesia - Saya sebenarnya sudah menulis filsafat Barat The Power of Love, ataupun Wu Wei filsafat Tiongkok, namun di sisi lain belum pernah menulis mengenai filsafat Jawa "The Power of OJO DUMEH".

Walaupun saya menyadari sepenuhnya bahwa pengetahuan mengenai filsafat Jawa sangat cetek-dangkal sekali, karena 'abdi mah urang' Sunda jadi mohon maaf, kalau banyak kesalahannya.

Pada saat Pademi Corona ini; pesan yang paling cocok untuk disampaikan kepada para petinggi sekarang ini ialah falsafaf “OJOH DUMEH” sebagai nilai Etika.

“Ojo Dumeh” adalah falsafah lama yang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti: “Ojo”= jangan; dan “Dumeh”= mentang-mentang

Misalnya OJO DUMEH KUWASA (jangan mentang-mentang berkuasa), sehingga ingin menarik keuntungan semaksimal mungkin bagi dompet sendiri dengan cara membuat berbagai macam peraturan yang menyengsarakan rakyat

Rakyat yang sudah MISKIN kok tega-teganya mau lebih dimelaratkan lagi. Dimanakah rasa hati nurani maupun rasa belas kesihan mereka?

Sosok pemimpin yang sejatinya dirindukan rakyat adalah mereka yang bisa seperti Padi, makin tua, makin merunduk. Makin berkuasa seseorang idealnya makin merendah dan bijaksana dan melihat keadaan bawahannya.

Maka siapapun yang sedang punya kuasa dan kesaktian harap Ojo Dumeh. Jangan mentang-mentang punya kuasa lantas digunakan untuk mematikan yang lain (lamun sira sekti, aja mateni).

Ungkapan ini pulalah yang diungkapkan oleh Pakde Jokowi terhadap para PNS. Namun sayangnya kebanyakan para pejabatnya BUDEG BIN TOREK

Bahkan rasanya sekarang inilah saat kekuasaan yang mereka miliki semakin DIGEBER ALL OUT ABIS dengan membuat berbagai macam peraturan baru berdasar prinsip AJI MUNGPUNG

Maklum tidak lama lagi masa CORONA akan habis, jadi harus harus buruan pintar-pintar bikin peraturan baru lagi untuk "memeras" rakyatnya.

Seharusnya mereka itu sadar OJO DUMEH !

Kog bisa-bisanya pada saat rakyat sedang menderita para pejabat bukannya turut prihatin dgn cara OJO DUMEH. Bahkan hal kebalikannya yang mereka lakukan dengan pamer beli TAS HERMES bernilai Miliaran rupiah.

Seharusnya mereka memberikan teladan dgn cara OJO DUMEH SUGIH (jangan mentang2 kaya).

The Power of Ojo Dumeh dimana kita bisa belajar bukan hanya sekedar untuk merendahkan diri saja, bahkan membantu rakyat yang sedang tertindas bahkan kelaparan. Misalnya: Cobalah buatkan peraturan-peraturan baru yang bisa membantu maupun meringankan beban rakyat.

The Power of Ojo Dumeh akan mendorong kita untuk semakin memanusiakan manusia (dalam istilah Jawa disebut nguwongake). Ojo Dumeh tidak akan mengerdilkan diri sendiri; bahkan akan membuat kita menjadi besar
karena berjiwa besar.

Pada saat Pandemi Corona ini seharusnya kita melakukan OJO DUMEH dengan mempraktekkan TAPA BRATA (Durung wenanga memuja lamun durung tapa brata),yg terdiri dari lima prilaku yakni:

1. mengurangi makan dan minum (anerima),
2. mengurangi keinginan hati (eling),
3. mengurangi nafsu birahi (tata susila),
4. mengurangi nafsu amarah (sabar),
5. mengurangi berkata–kata atau bercakap-cakap yang sia-sia (sumarah)

Maklum puncaknya dari semua filsafat Jawa adalah pengetahuan mengenai kesatuan yang disebut dengan persatuan manusia dan Tuhan (manunggaling kawula Ian Gusti) hal ini bisa diraih dgn cara antara lain OJO DUMEH.

Sekian dulum mohon "petromak' maupun koreksiannya. Maturnuwun sanget berkah dalem Gusti.(MU)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia