KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top Reporter oleh : Admin
17-Aug-2019, 16:50 WIB


 
 
" width="" height="" border="0" align="left" />
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Lima Dinas P dan K Kabupaten/Kota di Jateng Jadi Penyelenggara GSMS

 
BUDAYA

Lima Dinas P dan K Kabupaten/Kota di Jateng Jadi Penyelenggara GSMS
Oleh : Gunoto Saparie | 19-Mei-2019, 16:06:41 WIB

KabarIndonesia - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari 5 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah ditetapkan sebagai penyelenggara Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2019 oleh Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka adalah dinas P dan K kabupaten Boyolali, dinas P dan K kabupaten Purbalingga, dinas P dan K kabupaten Kebumen, dinas P dan K kabupaten Demak, dan dinas P dan K kabupaten Pati.

Ketua umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie mengatakan, berdasarkan informasi dari Direktur Kesenian Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Restu Gunawan, di seluruh Indonesia ada 13 Dinas P dan K Provinsi dan 51 Dinas P dan K Kabupaten/Kota yang ditetapkan sebagai penyelenggara GSMS. Bantuan GSMS ini diprioritaskan untuk diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang pemerintah daerahnya telah menetapkan pokok pikiran kebudayaan daerah sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Program ini merupakan kegiatan pemberian bantuan pemerintah dalam bentuk uang kepada dinas pendidikan dan kebudayaan untuk memberikan pembelajaran kesenian pada kegiatan ekstrakurikuler di satuan pendidikan," ujarnya Gunoto.

Menurut Gunoto, tujuan GSMS 2019 ini antara lain menumbuhkan minat bakat siswa di bidang seni budaya. Selain itu, menjalin kerja sama dan sinergi antara sekolah dengan seniman. Termasuk juga dalam rangka melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan seni sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan.

"GSMS ini juga diharapkan menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan, dan menguatkan; Di samping juga membentuk karakter dan membangun sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif terhadap siswa," ujarnya.

Gunoto menambahkan, seniman yang terlibat dalam GSMS ini adalah individu berprofesi di bidang seni dan menghasilkankarya seni, baik dalam bidang seni pertunjukan, seni rupa, seni sastra, film, seni musik, dan/atau seni media. Sedangkan materi seni yang dikembangkan pada kegiatan Gerakan SMS 2019 adalah seni pertunjukan, seni rupa, seni sastra, film, musik, atau seni media yang bersifat fleksibel.<br />
Hal ini karena bergantung pada kompetensi seniman daerah, minat dan bakat siswa di sekolah, dan ketersediaan sarana pendukung yang ada di sekolah. "Materi seni yang dipilih bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik sekolah," tandasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia