KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahGajah Diracun Belalai Dan Gading Dipotong oleh : Jenda Bangun
22-Apr-2017, 12:04 WIB


 
 



KabarIndonesia - Aceh , Bayi gajah ditemukan warga tengah  berjalan - jalan mengitari bangkai seekor gajah jantan di Dusun Munte Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, kemarin. Sebelumnya gajah ini ditemukan dalam kondisi sakit
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA




 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Varietas Padi Unggul “SIDENUK” Ditanam Perdana di Cianjur

 
IPTEK

Varietas Padi Unggul “SIDENUK” Ditanam Perdana di Cianjur
Oleh : Bahran Andang | 02-Mar-2017, 10:30:19 WIB

KabarIndonesia - Cianjur, Sejak dirilis Mei 2011 lalu melalui SK. Menteri Pertanian No. 2257/Kpts/SR.120/2011, varietas padi Sidenuk (Si Dedikasi Nuklir) terus dikembangkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Kemenristekdikti dan Universitas Padjadjaran Bandung.  Penanaman perdana di Cianjur dihadiri pihak BMKG, PP. Kerja Solo (produsen benih hasil inovasi BATAN), PT. Sumber Rejeki Indotani (produsen pupuk organik ABG) dan Kelompok Tani "Saung Incu" Cianjur.   

Sidenuk adalah hasil perbaikan dari varietas 'diah suci' yang merupakan varietas hasil persilangan Cilosari dan IR 74 yang kemudian dimutasikan dengan cara iradiasi oleh BATAN. Diah suci ini punya rasa yang enak dan produktifitas tinggi. Pemberian pupuk mesti proporsional supaya tidak rebah. Batang padi Sidenuk lebih pendek 15 cm dari Diah Suci.

Di tempat terpisah, Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti Dr. Ir. Ophirtus Sumule menjelaskan bahwa,  konsep pemberdayaan petani padi melalui Model Klaster Inovasi akan terus dikembangkan.  "Model Klaster Inovasi adalah suatu bentuk model usaha tani yang inovatif, dimana proses perencanaan, penyiapan bibit, penyemaian, pola tanam, produksi, pengolahan tanah pasca panen hingga proses produksi dan pemasaran merupakan satu-kesatuan mata rantai produksi dengan penerapan teknologi dan inovasi peralatan tepat guna," jelas Ophirtus.

Sementara itu, Prof. Dr.Ir Tualar Simarmata, MS, penemu inovasi dan teknologi pola tanam Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) menerangkan, bahwa IPAT-BO merupakan sistem produksi holistik dan terencana (by design) dengan menitikberatkan pemanfaatan kekuatan biologis tanah & tanaman untuk melipatgandakan hasil produksi panen. Dengan teknologi ini petani hemat air, bibit dan pupuk kimia. Telah terbukti di beberapa lokasi demplot (demonstration plot), diperoleh hasilnya sangat maksimal melalui perbanyakan jumlah anakan, malai  yang panjang dan jumlah bulir yang banyak.  

Kasubdit Sistem Infromasi dan Diseminasi Teknologi Kemristekdikti, Ir. M. Syachrial Annas merinci, bahwa varietas Sidenuk juga akan ditanam serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai rangkaian kegiatan Bakti Teknologi dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-22 (Hakteknas) yang akan dipusatkan di kota Makassar, Agustus 2017 mendatang.*)        

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia