KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
IPTEK

Sosialisasi Penyusunan Disagregasi PMTB 2018 di Kabupaten Samosir
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 21-Apr-2018, 09:42:39 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga membuka Sosialisasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PPTMB) 2108 Kabupaten Samosir pada hari Kamis, 19 April 2018 di Hotel JTS Parbaba Kecamatan Pangururan. Demikian informasi resmi yang diterima dari bagian Humas Samosir.

Hadir dalam kegiatan ini para staf OPD kabupaten Samosir yang berkaitan seperti Bappeda, Dishub, BPKAD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat.

Juang Sinaga yang membuka acara ini, dalam sambutannya menyampaikan agar kegiatan bisa menghasilkan output yang baik sebagai data dalam melaksanakan kebijakan di Pemerintahan.

Hal yang sama dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir sebagai pelaksana kegiatan dengan mengharapkan agar data yang dikumpul, dikaji serta dikelola valid dan berkelanjutan sehingga datanya bisa digunakan demi pengambilan kebijakan dan keputusan.

Dalam paparannya, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Samosir Ir. Rudy Harianja, menjelaskan tujuan pelaksanaan acara adalah untuk terwujudnya ketersediaan data PMTB yang telah 'disagregasi' berdasarkan institusi.
Mewujudkan tersedianya data PMTB berdasarkan industri yang terdiri dari 17 lapangan usaha, sumber data dalam penyusunan kapital stok, sebagai bahan dalam penyusunan rencana pembangunan.

Sementara itu, Rudy Harianja yang dihubungi melalui jaringan telepon menjelaskan bahwa secara nasional Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyelenggarakan kegiatan survei penyusunan disagregasi PMTB pada tahun 2018. Survey dilakukan untuk menjawab kebutuhan data bagi investor.

"Nantinya akan dihasilkan data yang lebih rinci tentang penambahan dan pengurangan barang modal menurut jenis aset tetap, sektor institusi, dan lapangan usaha sebagai dasar untuk perumusan berbagai kebijakan dan analisis secara makro maupun mikro. Tidak hanya itu, data ini juga bisa digunakan dalam penyusunan stok capital pada 2019 mendatang," jelasnya.

Menurutnya, penyusunan disagregasi PMTB memang sangat diperlukan, mengingat PMTB merupakan komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi, dan akan memberikan gambaran besaran investasi dalam satu masa.

Kepala BPS Samosir ini menyatakan bahwa data rinci investasi baik bersumber dari pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan manakala kita ingin lebih fokus pada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Menanggapi hal ini, M.Butarbutar pewarta kabarindonesia.com yang pernah bertugas sebagai staf kantor statistik kecamatan di tahun 80-an mengatakan bahwa sejak dulu data selalu dibutuhkan. Baik untuk perencanaan maupun dalam pelaksanaan pembangunan.

"Saya sependapat, kalau kita bicara atau bekerja harus selalu didukung data.
Tidak hanya pemerintah yang butuh data, investor juga sangat memerlukan.
Karena pertumbuhan ekonomi tidak hanya dibangun oleh pemerintah tetapi juga peran swasta yg sangat besar." sebutnya menanggapi Rudy.

Ditambahkannya, "Sesungguhnya, pemerintah harus menjadi trigger (pengungkit) melalui berbagai kebijakan ekonomi dan aturan usaha dan investasi serta politik. Jika investor merasa tidak nyaman dan tidak ada masa depan pasti mereka akan wanti2 untuk invest. Jika investasi tidak berkembang maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan timpang. Itu menurut pandangan saya. Yang pasti segenap unsur harus berjalan sinergis," sebut Butarbutar, pensiunan ASN ini menjelaskan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia