KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiPerpanjangan Masa Pendaftaran PMOH oleh : Redaksi-kabarindonesia
23-Feb-2018, 06:20 WIB


 
 
KabarIndonesia - Untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang baru saja mengetahui mengenai pendaftaran PMOH Tahun Ajaran X, 2018, maka manajemen PMOH akan memperpanjang masa pendaftaran hingga 26 Februari 2018. Harapan manajemen PMOH agar mereka memiliki waktu cukup untuk melengkapi persyaratan pendaftaran.
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penghianat 22 Feb 2018 12:07 WIB

Dengarkan Kami 22 Feb 2018 12:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Sophos Tambahkan  Kemampuan Deep Learning pada Intercept X Melalui Early Access Program

 
IPTEK

Sophos Tambahkan Kemampuan Deep Learning pada Intercept X Melalui Early Access Program
Oleh : Rohmah Sugiarti | 05-Des-2017, 23:01:36 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Sophos (LSE: SOPH), sebuah perusahaan pemimpin global dalam teknologi keamanan jaringan dan Endpoint, kemarin (5/12) mengumumkan bahwa teknologi deep learning untuk mendeteksi malware sudah tersedia melalui Intercept X Early Access Program. Kemampuan deep learning tersebut dikembangkan dengan menggunakan teknologi dari Invincea, yang diakuisisi oleh Sophos pada bulan Februari 2017.

Pertama kali dirilis pada bulan September 2016, Sophos Intercept X adalah produk keamanan endpoint generasi lanjut yang mampu menghentikan zero-day malware, memblokir semua teknik eksploitasi yang dikenali dan mencakup fitur anti-ransomware canggih yang dapat menghentikan beragam jenis ransomware baik yang diketahui maupun tidak diketahui hanya dalam hitungan detik.

Dikerahkan melalui platform manajemen cloud-based Sophos Central, Intercept X dapat diinstalasi bersama-sama dengan perangkat lunak keamanan endpoint dari vendor manapun, sehingga dapat dengan cepat meningkatkan perlindungan endpoint dengan menghentikan kode berbahaya sebelum kode tersebut menimbulkan kerugian.

Deep learning adalah cabang pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan yang memanfaatkan jaringan syaraf buatan untuk membangun model yang melakukan prediksi dengan kecepatan, skala, dan penilaian yang melebihi kemampuan manusia. Jaringan saraf dalam Intercept X dilatih menggunakan ratusan juta sampel untuk mendeteksi file berbahaya, mungkin berbahaya, maupun yang tidak berbahaya.

Deep learning lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran mesin tradisional karena rangkaian skala latihan yang dilakukan lebih besar, modelnya lebih kecil, dan kemampuan deteksi yang lebih efektif.


"Keefektifan Intercept X terbukti dengan perlindungan yang diberikan untuk pelanggannya secara proaktif selama merebaknya wabah WannaCry, dan sekarang kami bisa melakukan deteksi zero-day malware pada tingkat selanjutnya," jelas Dan Schiappa, General Manager dan Senior Vice President dari kelompok Enduser dan Network Security di Sophos.
 
"Lebih canggih daripada pembelajaran mesin konvensional, sistem deep learning Sophos dapat mencapai ratusan juta contoh pelatihan, yang berarti teknologi kita dapat 'menghafal' pemetaan ancaman sebagai bagian dari proses pelatihannya. Hal ini secara dramatis dapat meningkatkan hasil deteksi untuk jenis malware baru dan unik tanpa adanya false-positive yang biasanya dihasilkan produk lain. Inilah langkah selanjutnya dalam penerapan teknik deep learning di seluruh portofolio kami. Pelanggan kami yang masuk dalam early adopter telah menggunakan pendeteksian yang disempurnakan ini, dan sekarang kami memperluas akses ke teknologi ini melalui Intercept X Early Access Program."

Fitur tambahan untuk Intercept X tersedia melalui program akses awal, meliputi: mitigasi hacker aktif, penguncian aplikasi tingkat lanjut, dan pencegahan eksploitasi yang sudah disempurnakan.

Intercept X Early Access Program terbuka untuk umum. Untuk mengikuti program dan bergabung dalam komunitas, kunjungi : https://community.sophos.com/products/intercept/early-access-preview/. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia