KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Panen dan Temu Lapang Kerjasama KP4S BPTP Balitbangtan Jambi

 
IPTEK

Panen dan Temu Lapang Kerjasama KP4S BPTP Balitbangtan Jambi
Oleh : Syaiful Anwar | 19-Okt-2017, 23:48:31 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. Potensi wilayah ini untuk lahan sawah seluas 164.207 ha dan sudah dibuka untuk pengembangan sawah seluas 43.824 ha. Untuk meningkatkan produktivitas padi sawah dilakukan demplot Jarwo Super, Varietas Unggul Baru (VUB) Inpara 8 dan Inpara 2 seluas 2 ha, berlokasi di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rantau Rasau. Kegiatan ini merupakan Kegiatan Kerjasama Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S) dengan BPTP Balitbangtan Jambi. 
Dari hasil demplot dilakukan panen dan pengambilan ubinan, yang dalam kesempatan ini dihadiri oleh Kepala BPTP Balitbangtan Jambi ( Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, MM), Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Ir. Husni Rahma), Kabid Tanaman Pangan (Ir. Mahmud), Kasubag TU UPTD Rantau Rasau (Moertejo), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kepala Desa Karya Bakti, Ketua Kelompok Tani Karya Tani, Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Penyuluh Pendamping Lapang (PPL), petani Desa Karya Bakti serta petani sekitar lokasi kegiatan.
Hasil ubinan varietas Inpara 2 sebesar 6 ton/ha GKP (Gabah Kering Panen) atau setara dengan  5,16 ton/ha GKG (Gabah Kering Giling). Diperkirakan hasil padi ini akan menghasilkan beras sebanyak 3,24 ton dan memberikan pendapatan kepada petani sebesar Rp 27.540.000/ ha/musim tanam  dengan harga beras Rp 8.500 per kg.Sementara itu, varietas Inpara 8 menghasilkan produksi sebesar 4,56 ton/ha GKP atau setara 3,92 GKG, dengan hasil beras sebesar 2,43 ton, maka akan memberikan pendapatan sebesar Rp. 20.655.000/ha/musim tanam.
Hasil produksi padi yang diperoleh dengan aplikasi teknologi Jarwo Super ini lebih tinggi 71,43% dibandingkan dengan rata-rata produktivitas yang diperoleh petani. Aplikasi teknologi jarwo super  dilakukan pada Musim Tanam II/MK 2017 di lahan pasang surut dengan mempertimbangkan karakteristik lahan dan pengelolaan air dapat meningkatkan produktivitas padi. Penggunaan pupuk hayati untuk lahan rawa harus memperhatikan jenis pupuk yang digunakan agar efektivitasnya tinggi. BPTP Balitbangtan Jambi telah menghasilkan pupuk hayati “BIOTARA” (khusus lahan rawa) yang mampu meningkatkan produksi padi sampai 25%.
Teknologi jarwo super ditambah pengunaan pupuk hayati dan pemupukan tepat spesifik lokasi/berdasarkan tipologi lahan akan meningkatkan keberhasilan dan produktivitas lahan. Peningkatan produksi tanaman padi di lahan rawa pasang surut dengan penerapan teknologi Jarwo Super, salah satunya dengan menggunakan pupuk hayati Biotara telah terbukti dengan dilakukannya panen padi VUB Inpara 8 dan 2 di lokasi pengkajian.
Pada kesempatan itu, disela-sela temu lapang yang dilakukan bersama para petani, Kepala BPTP Balitbangtan Jambi menyampaikan bahwa teknologi Jarwo Super ini dicirikan oleh penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) yang memiliki potensi hasil tinggi dan didukung oleh penggunaan Biodekomposer saat pengolahan tanah, Pupuk Hayati sebagai Seed Treatment dan Pemupukan Berimbang, Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati, percepatan tanam menggunakan alsintan dan panen dengan Combine Harvester yang memperkecil kehilangan hasil.
Khusus untuk lahan rawa pasang surut,VUB yang digunakan adalah Inpara (Inbrida padi rawa). Pupuk hayati yang digunakan khusus untuk lahan rawa adalah Biotara. Biotara merupakan pupuk hayati yang adaptif dengan tanah masam lahan rawa dan mampu meningkatkan produktivitas tanaman dan keberlanjutan sumberdaya lahan. 
Pada kesempatan itu juga, Ir. Husni Rahman (Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura) menyampaikan bahwa teknologi jarwo super yang diaplikasikan di lahan pasang surut pada MT II pada tahun ini, telah memberikan hasil yang tinggi. Selama ini petani yang melakukan penanaman padi pada MT II belum memperoleh hasil yang maksimal. 
IR.Husni menyampaikan terima kasih kepada BPTP Balitbangtan Jambi karena sudah banyak memberikan kontribusi, khususnya untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dia sangat mengharapkan supaya semua petani khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mau menerapkan teknologi jarwo super yang sudah diujicobakan sehingga produktivitas padi sawah lahan pasang surut meningkat. (Sumber: Hasil Kegiatan KP4S BPTP Balitbangtan Jambi. Dikutip oleh Jainal Abidin Hutagaol). (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia