KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Lily Wahid: Jangan Ulang Divestasi Indosat dalam Kisruh Frekuensi

 
IPTEK

Lily Wahid: Jangan Ulang Divestasi Indosat dalam Kisruh Frekuensi
Oleh : Hari Supriyanto | 20-Nov-2011, 17:04:59 WIB

KabarIndonesia - Anggota komisi 1 DPR dari fraksi Kebangkitan Bangsa menyorot bahwa polemik penataan frekuensi harus disikapi dengan arif. "Saya sudah mendengar beberapa liputannya tentang polemik penataan frekuensi. Mudah-mudahan saya tidak salah tangkap. Jika melihat persoalannya saya menilai perlu ada aturan yang melindungi untuk kepentingan nasional," ungkap Lily Wahid.  

Menurutnya, perusahaan negara atau perusahaan nasional memang perlu diberi proteksi. Jangan sampai kebablasan sehingga akan terselamatkan dari tarik-menarik kepentingan global.

Lily menghimbau kepada seluruh pembuat kebijakan, polemik frekuensi jangan terulang lagi seperti kasus Indosat yang dijual dengan harga murah ke pihak asing.

"Dengan jelas sudah ditegaskan dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3 bahwa Bumi, Air, Udara dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemkamuran rakyat. Karena itulah, persoalan dan kepentingan Negara dalam hal ini harus dinomor satukan untuk kemakmuran rakyat, bukan pihak asing," ungkap Lily Wahid. 

Pihak Kominfo, BRTI, Industri dan masyarakat yang konsen terhadap hal ini, lanjutnya memang harus duduk bersama. "Saya akan mendorong kepada pimpinan komisi untuk dibentuk Panja" ungkap Lily Wahid.   Anggota Komisi 1 DPR RI, memberi sinyal positif jika digelar Dengar Pendapat masalah spektrum. Menurut adik Gus Dur ini, persoalan frekuensi agar cepat tuntas. Anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyorot dan menghimbau kepada rekan kerjanya untuk memantau perkembangan polemik spektrum.

"Intinya saya pribadi sebagai wakil rakyat akan memperjuangkan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan Negara. Jika masing-masing pihak bisa duduk bersama, mudah-mudahan akan cepat tuntas," ungkap Lily Wahid  



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia