KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji bagian (6) kita telah melihat, berbagai upaya untuk menyerang dan menjatuhkan Jokowi ternyata justru sering berbalik menjadi bumerang yang menjadikan elektabilitas Prabowo-Hatta terdegradasi. Jokowi-JK
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
IPTEK

IYU Siapkan Langkah Strategis Perkuat Soliditas Kepemudaan dan Kewirausahaan Nasional
Oleh : Antha | 06-Mar-2019, 13:41:53 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Indonesian Youth Updates (IYU), telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat soliditas kepemudaan di sektor kewirausahaan nasional dalam menghadapi revolusi industri 4.0 serta era disruptive economy yang sedang dihadapi oleh banyak negara di dunia, termasuk Indonesia.

President Indonesian Youth Updates (IYU), Ruben Frangky Oratmangun menyatakan bahwa pemerintah Indonesia pada saat ini sedang berbenah untuk menghadapi fenomena baru di atas dengan meluncurkan roadmap “Making Indonesia 4.0” sebagai strategi untuk melancarkan langkah Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru di Asia. Roadmap ini memberikan arah yang jelas dari pergerakan industri nasional di masa depan, termasuk memberikan fokus kepada pengembangan kepemudaan dan sektor prioritas lainnya yang akan menjadi kekuatan Indonesia menuju Industri 4.0.

“Kendati Indonesia memiliki jumlah sumber daya manusia (SDM) yang besar, realitas menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia tergolong rendah. Produktivitas tenaga kerja Indonesia berada pada urutan ke-4 di tingkat ASEAN dan urutan ke-11 dari 20 anggota negara anggota ASEAN Productivity Organisation (APO). Sedangkan, untuk daya saing, saat ini Indonesia berada pada urutan ke-36 dari 137 negara di tingkat ASEAN dan urutan ke-9 dari negara-negara yang tercatat dalam The Global Competitiveness Report 2017–2018,” ungkap Ruben Frangky Oratmangun dalam rilis tertulis yang di terima oleh pers, Selasa (05/03/2019).

Melalui implementasi industri 4.0 diharapkan Indonesia akan mampu menjadi 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2030, mengembalikan angka ekspor netto sektor industri sebesar 10 persen, dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja industri hingga dua kali lipat serta mampu menciptakan kurang lebih 10 juta lapangan kerja baru di tahun 2030.

Namun demikian, Revolusi Industri 4.0 juga akan menyebabkan disrupsi atau gangguan bukan saja di bidang bisnis, namun juga pada pasar tenaga kerja. Ini berarti akan ada banyak jenis pekerjaan yang hilang dan tergantikan oleh jenis pekerjaan baru dengan mekanisasi robotic atau artificial intelligence. Munculnya gelombang e-commerce, penggunaan robot dalam mendukung otomatisasi di ranah industri manufaktur dan jasa tampaknya sukar dielakkan, karena perusahaan akan berupaya untuk memangkas biaya yang ditimbulkan sumber daya manusia yang semakin mahal.

Sektor manufaktur nasional harus siap menuju perubahan besar dalam menghadapi revolusi industri keempat atau Industri 4.0. Konsekuensinya, pendekatan dan kemampuan baru diperlukan untuk membangun sistem produksi yang inovatif dan berkelanjutan (continued).

Selain tantangan di atas, ada banyak tantangan lain yang harus dihadapi oleh Indonesia untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dan era disruptive economy ini. Dan sinergi antara kaum muda dan pemerintah merupakan keyword yang paling penting dan harus menjadi prioritas bagi seluruh pemangku kebijakan (stakeholders).

Oleh karenanya, Indonesian Youth Updates (IYU) mendorong agar para pengusaha muda atau para wirausaha (entrepreneur) untuk cepat beradaptasi dengan jaman agar usaha yang dijalankan tetap berlangsung dan tidak tergilas oleh perubahan yang semakin cepat di era digitalisasi sekarang ini. Bertumpu kepada potensi yang ada, pengusaha harus selalu melakukan antisipasi terhadap trend perubahan yang akan terjadi, mengembangkan inovasi-inovasi baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, dan melakukan kolaborasi agar bisnis yang dijalankan menjadi lebih efektif dan efisien.

“Guna mendukung upaya tersebut, kami juga menginisiasi penggunaan inovasi teknologi melalui pengembangan startup dengan memfasilitasi tempat inkubasi bisnis. Upaya ini dilakukan untuk memotivasi wirausahawan muda Indonesia dan mendorong penciptaan wirausaha berbasis teknologi yang dihasilkan dari beberapa techno park yang dibangun di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Bandung (Bandung Techno Park), Denpasar (TohpaTI Center), Semarang (Incubator Business Center Semarang), Makassar (Makassar Techno Park - Rumah Software Indonesia, Batam (Pusat Desain Ponsel) dan kota lainnya di beberapa wilayah dibagian Timur Indonesia", tutup Ruben.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia