KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
IPTEK

Amerika Hentikan Perang dengan Huawei
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 07-Jun-2019, 14:50:06 WIB

KabarIndonesia - Sebagaimana dilansir AKURAT.co, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bicara soal perangnya dengan Huawei. Pada sesi temu media beberapa waktu lalu itu, Trump juga meminta perusahaan telekomunikasi Amerika untuk mempercepat pembangunan jaringan komunikasi 5G. Ia juga berharap, Amerika mengambil jalur persaingan yang sehat daripada harus melakukan sejumlah pemblokiran terhadap masuknya teknologi luar negeri. Ketua rotasi Huawei, Hu Houkun, meneruskan tweet Trump bahwa Huawei siap membantu AS membangun jaringan 5G melalui sistem kompetisi yang ketat dan sehat. "Mr. Presiden, saya sepenuhnya setuju dengan Anda. Perusahaan kami siap membantu membangun jaringan 5G sejati di Amerika Serikat melalui kompetisi,” kata Houkun via Twitter. Diketahui sebelumnya, Amerika Serikat melarang penggunaan infrastruktur dan perangkat 5G produksi Huawei yang jelas lebih maju, murah dan canggih dengan alasan keamanan. Amerika juga meminta sekutunya untuk melakukan hal yang sama. Namun, belakangan presiden AS tidak mau melanjutkan tren perang itu. Ia, atas nama Amerika, menyatakan siap bersaing. Sebelumnya dilaporkan bahwa perusahaan Google diklaim tengah melakukan pembelaan terhadap Huawei ditengah pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat. Raksasa teknologi tersebut memberikan argumen bahwa melarang Huawei bisa berisiko pada keamanan nasional. Melansir The Verge, Jumat (7/6/2019), Argumen tersebut diungkapkan oleh seorang eksekutif senior Google dan pertama kali dilaporkan oleh laman Financial Times. Google menilai bahwa pemerintah AS seharusnya tidak melakukan pembatasan untuk perangkat Huawei. Poin utama argumentasi tersebut ialah jika Huawei menggunakan sistem operasi hybrid atau versi modifikasi dari Android untuk perangkatnya akan lebih berisiko mengalami peretasan, tidak terkecuali oleh Tiongkok. Sama seperti perusahaan AS lainnya, Google dilarang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan asal Tiongkok tersebut. Secara tidak langsung pihaknya tidak bisa memberikan layanan android untuk perangkat ponsel pintar milik Huawei. Akibatnya, Huawei pun harus mempersiapkan sistem operasinya sendiri yang mungkin tidak akan lagi menyertakaan fitur keamanan seperti Google Play Protect yang membuat perangkat lebih rentan mengalami peretasan. Kendati demikian pihak Google dan pemerintah AS belum memberikan komentarnya terkait laporan arugmen Google tersebut. Namun yang pasti, saat ini Huawei masih mendapatkan lisensi untuk pembaruan perangkat lunaknya yang telah tersedia. Hal tersebut karena pemerintah AS memberikan penangguhan pembatasan hingga 19 Agustus 2019 agar konsumen Huawei di negara tetap bisa beroperasi. Informasi yang diperoleh bahwa keunggulah Huawei terbaru sistem 5G adalah: 1) Tidak butuh wifi karena ditembak langsung dari satelite China Baidau yg paling canggih di dunia. Dimanapun anda berada signal Huawei selalu 0N baik di hutan, di laut, di gunung, metro bawah tanah, signal always full. 2) Semua gratis tidak perlu bayar bulanan 3) Charging bisa full dalam 5 menit. 4) Terima dan kirim video hanya butuh 1 detik saja. 5) Harga dibawah Rp10 jt harga sangat ekonomis. Tidak heran kalau negara-negara US, Jepang, New Zealand dan Australia ikut USA dalam menentang masalah Huawei, dan menarik issu ini menjadi internasional krn pasar mrk sangat terganggu. Dan Iphone X, Samsung kini menjadi kuno dan tidak akan bisa bersaing di pasar lokal ataupun global.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia