KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniTeologi Inklusif Sebagai Alternatif oleh : Gunoto Saparie
18-Des-2017, 07:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mendengar istilah "teologi inklusif", saya langsung teringat kepada Nurcholish Madjid. Nurcholish adalah salah seorang cendekiawan muslim yang concern cukup mendalam terhadap persoalan hubungan agama-agama dan dialog antaragama. Ia secara teoritis mengedepankan pencarian dan konsep titik temu agama-agama secara eksplisit
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

YKS Bantu Pasarkan Produk Kelompok Buruh Migran
Oleh : Mansetus Balawala | 02-Okt-2017, 02:29:17 WIB

Kabar Indonesia – Larantuka, Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) melalui dana Direct Aid Program (DAP) membangun sentra penjualan produk hasil usaha kelompok buruh migran di wilayah Kabupaten Flores Timur dan Lembata, NTT.

Pembangunan sentra penjualan produk ini dilakukan YKS bekerja sama dengan Kedutaan Australia dan ini merupakan yang kedua kalinya setelah setahun yang lalu. YKS juga membangun tiga unit rumah kreatif yang tidak saja menjadi pusat produksi berbagai hasil kerajinan kelompok buruh migran, tetapi terintegrasi di dalamnya taman baca dan pusat bermain anak.

Demikian disampaikan Direktur YKS, Mansetus Balawala ketika ditemui KabarIndonesia di sentra penjualan produk hasil usaha kelompok perempuan buruh migran, Sarotari Larantuka. “Sentra penjualan ini diperuntukan bagi kelompok buruh migran baik di Lembata maupun di Flores Timur untuk menjual hasil usahannya. Pertimbangan kami membangun sentra penjualan di luar wilayah domisili ini karena kami melihat bila produk yang dihasilkan kelompok itu di pasarkan di desa, maka akan sangat lama terjual. Karena itu kami membantu mereka dengan cara membangun sentra penjualan di kota,” jelas Balawala.

Produk-produk yang akan dipasarkan di sentra penjualan ini berupa tenun khas Lamaholot, kripik jagung, kue dari tepung sorgum yang bergisi tinggi, aksesoris pakaian, kopi bubuk asli Flores dan beraneka jenis kerajinan lainnya seperi syall, madu asli dan beberapa lainnya.

Balawala juga menghimbau kepada kelompok-kelompok usaha perempuan yang ada, baik di Lembata dan juga di Flores Timur yang kesulitan memasarkan produk dapat menitipkan produknya di sentra penjualan yang ada.

“Jadi kita tidak saja memasarkan produk dari kelompok yang kita dampingi tapi juga kelompok lain. Kita terbuka untuk memberdayakan semua kelompok yang ada dengan cara membantu memasarkan produk yang mereka hasilkan,” tukas Balawala dan menambahkan, bahwa pihaknya juga akan berusaha mempromosikan produk yang dihasilkan baik melalui media sosial atau dalam bentuk leaflet yang bisa dititipkan di hotel-hotel yang ada. 
Dengan demikian bila ada tamu hotel yang membeli produk hasil karya perempuan buruh migran ini untuk menjadi cendramata atau oleh-oleh, bisa menghubungi sentra penjualan yang dikelola YKS.
 
Selain membantu pemasaran, YKS juga bisa membantu kemasan untuk setiap produk yang belum memiliki kemasan yang baik yang dapat menarik minat orang untuk membeli. "Kemasan,' demikian Balawala, 'sesungguhnya menjadi bagian yang penting dari suatu produk agar produk itu terlihat baik dari sisi tampilan luar dan melindungi produknya agar bertahan lama dan higienis." (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia