KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 

Tips Agar Tak Tekor Alias Rugi Bandar Dalam Investasi Saham

 
EKONOMI

Tips Agar Tak Tekor Alias Rugi Bandar Dalam Investasi Saham
Oleh : Setyo Sudirman | 27-Jan-2020, 17:13:36 WIB

KabarIndonesia - Investasi saham menjadi salah satu cara untuk mendapatkan passive income (pendapatan pasif). Instrumen pengembangan uang ini dipilih sebagai sarana untuk investasi jangka panjang.

Satu hal yang pasti, karena menawarkan return yang tinggi makanya risikonya pun tinggi. Tak ayal dalam investasi saham dikenal dengan istilah "high risk, high return". Saham yang memberikan potensi return tinggi berbanding lurus dengan risiko yang tinggi pula.

Namun karena tujuan investasi tak lain dan tak bukan adalah untuk mendulang cuan maka asal paham caranya potensi kerugian bisa ditekan.

Oleh sebab itu, tahu cara yang paling bijak agar tak tekor atau rugi bandar penting bagi investor, semisal saat investasi saham di aplikasi IPOTGO besutan PT Indo Premier Sekuritas, berikut ini 4 tips yang sebaiknya dilakukan saat investasi saham agar tidak rugi bandar.

1.Kenali saham

Langka pertama yang wajib dilakukan yakni mengenali saham yang akan dibeli secara seksama. Prinsipnya jangan buru-buru membeli saham yang belum jelas, apalagi belum tahu dunia saham. Tak hanya cuan yang menjadi fokus pengenalan, tetapi juga risiko yang wajib diketahui.

2. Mengacu pada indeks

Kalau masih bingung, tak ada salahnya memanfaatkan indeks saham untuk menentukan apakah sahamnya layak dijual, ditahan atau ditambah koleksinya. Pada dasarnya indeks tertentu telah ada seleksi ketat berdasarkan kapitalisasi pasar atau pun likuiditasnya, misalkan Indeks LQ45 bisa dijadikan acuan berisi 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar dengan dukungan fundamental perusahaan yang baik.

3. Analisis saham

Analisis saham penting untuk menentukan investor membuat keputusan untuk membeli atau menjual saham. Pada dasarnya analisis ini ada dua, yakni analisis fundamental dan teknikal.

4. Selalu update
Pengetahuan dan informasi terkini tentang isu pasar perlu sering diupadte karena hal ini memengaruhi harga saham. Informasi tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, ekspor, impor, inflasi, hingga kebijakan-kebijakan yang dapat memengaruhi harga saham. Update ini penting karena pergerakan harga saham karena pengaruh isu pasar sangat signifikan. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia