KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup

 
EKONOMI

Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup
Oleh : Setyo Sudirman | 13-Aug-2020, 02:57:39 WIB

KabarIndonesia - Ungkapan "nabung saja tidak cukup" kerap didengar. Kalau mau jujur, ungkapan ini sebenarnya lahir dari keprihatinan akan kebutuhan hidup sehari-hari yang kian meningkat, tetapi di sisi lain uang yang dimiliki tidak dikembangkan secara maksimal karena masih sekadar ditabung secara konvensional.

Ungkapan ini sebenarnya mau mengatakan kalau uang tidak bisa berkembang secara maksimal karena pilihan pengembangannya yang tidak tepat. Secara nyata, tabungan tidak berbanding lurus dengan yang namanya inflasi. Bunga tabungan selalu dilangkahi inflasi.

Bunga tabungan jauh di bawah angka inflasi. Makanya tidak heran jika muncul uangkapan di atas, teristimewa saat berbagai kebutuhan mulai hari ini hingga ke depan agak sulit dipenuhi saat mengandalkan pengembangan nilai uang dengan tabungan.

Memang, kalau diulik lebih dekat maka bunga tabungan itu secara umum paling gede palingan 2% saja dan kalau mau jujur maka persentase ini tentu jauh di bawah tingkat inflasi yang biasanya di angka 4%. Cukup signifikan perbedaannya, yakni setengahnya.

Kendati demikian, ungkapan nabung saja tidak cukup tentunya tidak mau menegasi keberadaan menabung secara konvensional untuk pengembangan uang, tetapi model pengembangan duitnya perlu divariasi semisal dengan investasi agar hasilnya maksimal. Dengan demikian, nilai uang yang dimiliki tidak tergerus dengan yang namanya inflasi.

Karenanya, wajar jikalau investasi telah menjadi kebutuhan, bukan lagi alternatif untuk tabungan konvensional. Investasi wajib berjalan beriringan dengan tabungan konvensional karena yang namanya inflasi sebagai "musuh bersama" itu harus ditaklukkan.

Alternatif investasi yang memberikan rata-rata cuan lebih bagus dan bisa menaklukkan inflasi misalnya saham (lebih dari 9%), obligasi (8%), deposito (6%). Khusus untuk investasi saham yang saat ini sudah sangat mudah semisal dengan aplikasi IPOT besutan Indo Premier Sekuritas, saham ini tentu bisa memberikan potensi cuan lebih besar dari 9% asal pilihannya tepat.

Pilihan yang tepat membutuhkan skill analisis mulai dari analisis fundamental dan teknikal. Kendati demikian, di saham juga berlaku high return high risk lho. Jadi, potensi rugi itu juga ada. Oleh karenanya, analisis fundamental dan teknikal menjadi kuncinya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia