KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKemnaker Beri Contoh Ruangan Laktasi dan Daycare Ideal Bagi Perusahaan BUMN dan Swasta oleh : Rohmah Sugiarti
21-Aug-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia – Tepat sehari setelah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 (18/8), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, meresmikan Taman Penitipan Anak dan Ruang Laktasi yang dibangun di lantai M Gedung B, Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cindai 19 Aug 2017 19:43 WIB

Lirih Rindu 19 Aug 2017 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional

 
EKONOMI

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional
Oleh : Heru Kismato | 06-Jun-2016, 10:18:10 WIB

KabarIndonesia - Ternyata perilaku konsumen beras di tiap daerah variatif, cenderung mempunyai selera beras lokal masing-masing. Demikian hasil riset PERHEPI (Perhimpunan Pertanian Indonesia) dalam seminar "perilaku konsumen beras" di Balai Kartini, Jakarta31/5/2016.

Menurut Perhepi, banyak daerah mempunyai tanaman padi (beras) lokal yang tak ada di daerah lain, seperti beras anak daro dan beras solok adanya hanya di Padang, juga beras bintang timur hanya ada di Malang. Dalam riset itu juga dipaparkan perlaku konsumsi pangan masyarakat yang cenderung lebih variatif dan tidak terlalu tergantung dengan beras, khususnya di tingkat sosial kelas menengah ke atas. Sedang di tingkat sosial bawah, ketergantungan akan beras masih sangat tinggi.

Seorang peserta seminar, Bp.Gestana, menguatirkan adanya perubahan perilaku masyarakat akan konsumsi beras. Beliau menyatakan bahwa masyarakat yang biasanya makan nasi kemudian memilih makan roti justru akan merugikan petani, sebab petani kita umumnya tidak  memproduksi gandum. "Alih-alih malah akan menguntungkan petani asing" sebut Bp.Gestana.

Sebenarnya untuk sekarang ini, yang perlu digalakkan lagi adalah mengembangkan budaya pangan local dan membudidayakan keanekaragaman makanan pokok daerah, bukan penyeragaman makanan pokok beras. Kita ketahui di negeri kita ada beberapa daerah yang makan pokoknya bukan beras. Jika pengembangan pangan lokal ini dilakukan maka tuntutan persediaan pangan beras yang cukup besar menurun secara nasional dapat diantisipasi dan harga pad/beraspun bisa lebih stabil.

Seminar yang di motori Bp.Dr. Bayu Krisnamurthi sebagai Ketua Perhepi, kelihatannya lebih sebagai ajang reuni para ahli pertanian juga ajang reuni alumni IPB. Namun demikian hadir juga Dr. Denni Puspa Purbasari sebagai staf ahli kepresidenan.*)

Sumber Foto: ekonomi.metrotvnews.com


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia