KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Maret 2017 oleh : Redaksi-kabarindonesia
29-Mar-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia - Eliyah Acantha Manapa Sampetoding atau sering dipanggil Antha, lahir di Ujung Pandang (Kota Makassar), Sulawesi Selatan, 19 November 1991. Antha berdarah Toraja.
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Langkah Menuju Pasti 23 Mar 2017 23:05 WIB

Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional

 
EKONOMI

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional
Oleh : Heru Kismato | 06-Jun-2016, 10:18:10 WIB

KabarIndonesia - Ternyata perilaku konsumen beras di tiap daerah variatif, cenderung mempunyai selera beras lokal masing-masing. Demikian hasil riset PERHEPI (Perhimpunan Pertanian Indonesia) dalam seminar "perilaku konsumen beras" di Balai Kartini, Jakarta31/5/2016.

Menurut Perhepi, banyak daerah mempunyai tanaman padi (beras) lokal yang tak ada di daerah lain, seperti beras anak daro dan beras solok adanya hanya di Padang, juga beras bintang timur hanya ada di Malang. Dalam riset itu juga dipaparkan perlaku konsumsi pangan masyarakat yang cenderung lebih variatif dan tidak terlalu tergantung dengan beras, khususnya di tingkat sosial kelas menengah ke atas. Sedang di tingkat sosial bawah, ketergantungan akan beras masih sangat tinggi.

Seorang peserta seminar, Bp.Gestana, menguatirkan adanya perubahan perilaku masyarakat akan konsumsi beras. Beliau menyatakan bahwa masyarakat yang biasanya makan nasi kemudian memilih makan roti justru akan merugikan petani, sebab petani kita umumnya tidak  memproduksi gandum. "Alih-alih malah akan menguntungkan petani asing" sebut Bp.Gestana.

Sebenarnya untuk sekarang ini, yang perlu digalakkan lagi adalah mengembangkan budaya pangan local dan membudidayakan keanekaragaman makanan pokok daerah, bukan penyeragaman makanan pokok beras. Kita ketahui di negeri kita ada beberapa daerah yang makan pokoknya bukan beras. Jika pengembangan pangan lokal ini dilakukan maka tuntutan persediaan pangan beras yang cukup besar menurun secara nasional dapat diantisipasi dan harga pad/beraspun bisa lebih stabil.

Seminar yang di motori Bp.Dr. Bayu Krisnamurthi sebagai Ketua Perhepi, kelihatannya lebih sebagai ajang reuni para ahli pertanian juga ajang reuni alumni IPB. Namun demikian hadir juga Dr. Denni Puspa Purbasari sebagai staf ahli kepresidenan.*)

Sumber Foto: ekonomi.metrotvnews.com


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Cara Membangun TNI AD Yang Kuat 26 Mar 2017 21:53 WIB

 
Presiden Kagumi Dalihan Natolu 28 Mar 2017 12:23 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia