KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HiburanAmazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia oleh : Stanley Teguh
09-Jan-2017, 05:38 WIB


 
 
Amazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia
KabarIndonesia - Bandung, Saat ini tidak hanya K-Pop yang menjadi trend hiburan di dunia dan di Indonesia, namun para seniman Korea di era digital ini mulai memunculkan seni lukis modern yang cenderung akan membuat demam baru di
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Resep Bakso Ikan Tenggiri 27 Des 2016 13:53 WIB

 

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional

 
EKONOMI

Perilaku Konsumen Beras Berimplikasi Terhadap Kebijakan Beras Nasional
Oleh : Heru Kismato | 06-Jun-2016, 10:18:10 WIB

KabarIndonesia - Ternyata perilaku konsumen beras di tiap daerah variatif, cenderung mempunyai selera beras lokal masing-masing. Demikian hasil riset PERHEPI (Perhimpunan Pertanian Indonesia) dalam seminar "perilaku konsumen beras" di Balai Kartini, Jakarta31/5/2016.

Menurut Perhepi, banyak daerah mempunyai tanaman padi (beras) lokal yang tak ada di daerah lain, seperti beras anak daro dan beras solok adanya hanya di Padang, juga beras bintang timur hanya ada di Malang. Dalam riset itu juga dipaparkan perlaku konsumsi pangan masyarakat yang cenderung lebih variatif dan tidak terlalu tergantung dengan beras, khususnya di tingkat sosial kelas menengah ke atas. Sedang di tingkat sosial bawah, ketergantungan akan beras masih sangat tinggi.

Seorang peserta seminar, Bp.Gestana, menguatirkan adanya perubahan perilaku masyarakat akan konsumsi beras. Beliau menyatakan bahwa masyarakat yang biasanya makan nasi kemudian memilih makan roti justru akan merugikan petani, sebab petani kita umumnya tidak  memproduksi gandum. "Alih-alih malah akan menguntungkan petani asing" sebut Bp.Gestana.

Sebenarnya untuk sekarang ini, yang perlu digalakkan lagi adalah mengembangkan budaya pangan local dan membudidayakan keanekaragaman makanan pokok daerah, bukan penyeragaman makanan pokok beras. Kita ketahui di negeri kita ada beberapa daerah yang makan pokoknya bukan beras. Jika pengembangan pangan lokal ini dilakukan maka tuntutan persediaan pangan beras yang cukup besar menurun secara nasional dapat diantisipasi dan harga pad/beraspun bisa lebih stabil.

Seminar yang di motori Bp.Dr. Bayu Krisnamurthi sebagai Ketua Perhepi, kelihatannya lebih sebagai ajang reuni para ahli pertanian juga ajang reuni alumni IPB. Namun demikian hadir juga Dr. Denni Puspa Purbasari sebagai staf ahli kepresidenan.*)

Sumber Foto: ekonomi.metrotvnews.com


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini..!!!.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Jakarta Butuh Pemimpin Baru! 11 Jan 2017 11:35 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia