KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Prili 16 Mei 2018 14:49 WIB

Terimakasih Kuucapkan 02 Mei 2018 14:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Perekonomian Sumatera Utara Tumbuh Sebesar 4,73 Persen
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 08-Mei-2018, 04:17:32 WIB

KabarIndonesia - Perekonomian Sumatera Utara triwulan I-2018 bila dibandingkan triwulan I-2017 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,73 persen, sedang pada periode yang sama tahun 2016 tumbuh sebesar 4,53 persen.
Demikian disampaikan Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara pada relis di laman resmi bps.go.id.

Disampaikan, bahwa berdasarkan pendekatan produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 8,20 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran oleh komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT yang tumbuh 7,06 persen.

Bila dibandingkan terhadap triwulan IV tahun 2017 (q-to-q) ekonomi Sumatera Utara pada triwulan I tahun 2018 tumbuh negatif sebesar 0,41 persen. Kontraksi ini disebabkan oleh beberapa lapangan usaha tumbuh negatif. Berdasarkan pendekatan pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen konsumsi LNPRT sebesar 3,88 persen.

Ada tiga lapangan usaha yang memberi peran dominan terhadap PDRB pada triwulan I tahun 2018 yaitu: pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 21,65 persen, industri pengolahan sebesar 20,34 persen serta perdagangan besar dan eceran dan reperasi mobil dan sepeda motor sebesar 18,09 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PKRT) memberi kontribusi terbesar yaitu sebesar 53,92 persen, menyusul komponen ekspor barang dan jasa sebesar 34,73 persen dan komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 30,65 persen.

Secara nominal, PDRB Sumatera Utara triwulan I tahun 2018 atas dasar harga berlaku mencapai Rp.177.618,65 milyar dan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp.124.057,85 milyar.

Sementara itu, Sumater Utara dengan jumlah penduduk (2016), sebesar 14.102.900 jiwa lebih dengan pertumbuhan ekonomi 5,18% dan inflasi maret 0,56% posisi Maret.

Pembangunan manusia di Sumatera Utara terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2017, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Utara mencapai 70,57. Angka ini meningkat sebesar 0,57 poin atau tumbuh sebesar 0,81 persen dibandingkan tahun 2016. Artinya kualitas kesehatan, pendidikan dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Sumatera Utara mengalami Peningkatan.

Secara umum, selama Februari 2017 sampai Februari 2018 terjadi peningkatan kondisi ketenagakerjaan di Sumatera Utara. Antara lain meningkatnya jumlah penduduk bekerja, meningkatnya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, meningkatnya penduduk yang bekerja diatas jam kerja normal dan menurunnya pekerja bebas di sektor pertanian.

Angkatan kerja pada Februari 2018 sebanyak 7,23 juta orang dan penduduk bekerja di Sumatera Utara pada Februari 2018 sebanyak 6,82 juta orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2018 sebesar 5,59 persen atau sebanyak 403 ribu orang.

Selanjutnya, diperoleh informasi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2018 sebesar 5,06% year on year (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan kuartal I-2017 yang hanya sebesar 5,01%. Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia turut diwarnai kondisi ekonomi dunia yang juga mengalami peningkatan. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2018 sebesar 5,06% year on year (yoy)," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.

BPS memprediksi ekonomi RI akan tumbuh maksimal 5,1%. Hal yang ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2018, antara lain kenaikan harga komoditas baik migas dan non migas, antara lain minyak mentah naik menjadi US$ 64,70 per barel. Selain itu, harga komoditas non migas seperti beras, gandum, hingga pertambangan mengalami peningkatan. "Untuk komoditas pertanian beras, gandum, daging sapi, komoditas tambang alumunium mengalami peningkatan," tuturnya.

Berikut struktur pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2018: konsumsi rumah tangga 4,95% dengan andil 56,80%, pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 7,95% dengan andil 32,12%, Ekspor 6,17% dengan andil 21,12%, Konsumsi Pemerintah 2,73% dengan andil 6,31%, Konsumsi LNPRT (Lembaga Non Profit Rumah Tangga) 8,09% dengan andil 1,22%, Impor 12,75%.(Relis BPS Sumut). (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia