KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Panen Jagung dan Bawang Kelompok Tani "MARTABE" di Samosir Peroleh Rp 120 Juta Panen Satu Musim Tanam
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 08-Mar-2018, 12:37:35 WIB

KabarIndonesia - Samosir, "Selamat Malam Bapak/Ibu....Khabar ringan dari Samosir-Kawasan Danau Toba. Tadi siang baru saja kelompok tani MARTABE panen jagung dan bawang dgn hasil yg sangat memuaskan dgn total pendapatan Rp 120 jt dgn rincian Rp.70 jt dari Jagung dan Rp 50 jt dari bawang dgn jumlah kelompok 17 kk dan dalam waktu satu bulan lagi mereka akan panen Kedelei. Kami dari Pemkab Samosir sangat mengapresiasi thd kesungguhan petani utk pemanfaatan secara maksimal bantuan yg diberikan seperti bibit jagung, bawang dan kedelei demikian juga alat pertanian seperti traktor dan pupuk serta pendampingan tenaga penyuluh. Ternyata kalau dikerjakan dgn tulus dan sungguh, hasilnya akan melimpah. Horas utk para petani." "tulis Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menginformasikan kepada pewarta kabarindonesia melalui jaringan WA, Selasa (06/03)

Dikabarkan bahwa beberapa bulan yang lalu tahun 2017, kelompok tani Martabe, di desa Desa Pasaran Parsaoran Kec. Nainggolan menerima bibit jagung, bawang dan kedelei demikian juga alat pertanian seperti traktor dan pupuk serta pendampingan tenaga penyuluh. Ternyata kelompok tani yang beranggotakan 17 KK ini bekerja sungguh-sungguh memanfaatkan bantuan Pemerintah daerah tersebut dan akhirnya berhasil menuai/panen

Dengan bibit jagung sekitar 50 kg untuk lahan 3 hektar berhasil memanen jagung sekitar 24 ton, dengan rincian per hektar sebanyak 8 ton dan bernilai sekitar Rp72 juta. Sementara bawang merah yang dipanen diperkirakan bernilai Rp50 juta.

Demikianlah terjadi pada Selasa (06/03/18) kelompok tani Martabe ini mengundang Bupati Samosir untuk bersama-sama dengan anggota kelompok melakukan panen jagung dan bawang di areal seluas 3 hektare.
Pada kegiatan ini hadir mendapingi Bupati, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, Kadis Pertanian, Kadis Ketahanan Pangan, Sekdis Komunikasi dan Informatika, Kabag Humas dan Kerjasama, Camat Nainggolan, Ka. UPTD Dinas Pertanian Nainggolan, Kepala Desa Pasaran Parsaoran, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Di lokasi panenan Bupati Samosir menyempatkan diri untuk menyampaikan sambutan, apresiasi dan arahan sekaligus menyemangati kelompok tani. "Saya sangat bangga melihat kerja nyata para petani, ini berkat ketekunan, kerjasama yang baik antara Pemerintah kabupaten Samosir dengan kelompok tani, serta kekompakan kerjasama sesama anggota kelompok tani Martabe yang berjumlah (tujuh belas) KK." ujar Rapidin mengapresiasi.

Dengan menyebutkan nilai hasil panenan yang baru dilakukan, Bupati kemudian menyatakan, "Ini sangat luar biasa, dan hasilnya semua untuk kelompok tani Martabe, maka bekerjalah dengan baik, uangnya ditabung untuk keperluan masing-masing anggota dan keluarganya."

"Kita akan tetap memberikan bantuan bibit jagung dan fasilitas pendukung lainnya, jika bisa akan kita tambah jumlahnya karena sudah berhasil dipanen. Cari lagi lahan tidur untuk dikelola. Siapa yang bersungguh sungguh bekerja akan kita bantu," tambah Bupati Samosir Rapidin Simbolon, seraya menugaskan Kadis Pertanian, dan Kadis Ketahanan Pangan untuk menindaklanjutinya tahun 2018 ini.

Sementara itu, ketua poktan Martabe, Halomoan Situmorang selain ucapan terimakasih, juga menyampaikan permintaan kepada Bupati untuk membantu petani membangun fasilitas jalan dan peralatan pasca panen.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Samosir karena sudah memberikan perhatian yang sangat besar kepada kami para petani. Kami juga memohon agar dibangun jalan usaha tani menuju lahan pertanian untuk mempermudah distribusi hasil pertanian. Mohon juga agar diberikan bantuan alat atau mesin pemipil jagung sehingga dapat membantu para petani dalam mengumpulkan hasil panen jagung."(*)Panen Jagung dan Bawang Kelompok Tani "MARTABE" di Samosir Peroleh Rp 120 Juta Panen Satu Musim Tanam

KabarIndonesia - Samosir, "Selamat Malam Bapak/Ibu....Khabar ringan dari Samosir-Kawasan Danau Toba. Tadi siang baru saja kelompok tani MARTABE panen jagung dan bawang dgn hasil yg sangat memuaskan dgn total pendapatan Rp 120 jt dgn rincian Rp.70 jt dari Jagung dan Rp 50 jt dari bawang dgn jumlah kelompok 17 kk dan dalam waktu satu bulan lagi mereka akan panen Kedelei. Kami dari Pemkab Samosir sangat mengapresiasi thd kesungguhan petani utk pemanfaatan secara maksimal bantuan yg diberikan seperti bibit jagung, bawang dan kedelei demikian juga alat pertanian seperti traktor dan pupuk serta pendampingan tenaga penyuluh. Ternyata kalau dikerjakan dgn tulus dan sungguh, hasilnya akan melimpah. Horas utk para petani." "tulis Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menginformasikan kepada pewarta kabarindonesia melalui jaringan WA, Selasa (06/03)

Dikabarkan bahwa beberapa bulan yang lalu tahun 2017, kelompok tani Martabe, di desa Desa Pasaran Parsaoran Kec. Nainggolan menerima bibit jagung, bawang dan kedelei demikian juga alat pertanian seperti traktor dan pupuk serta pendampingan tenaga penyuluh. Ternyata kelompok tani yang beranggotakan 17 KK ini bekerja sungguh-sungguh memanfaatkan bantuan Pemerintah daerah tersebut dan akhirnya berhasil menuai/panen

Dengan bibit jagung sekitar 50 kg untuk lahan 3 hektar berhasil memanen jagung sekitar 24 ton, dengan rincian per hektar sebanyak 8 ton dan bernilai sekitar Rp72 juta. Sementara bawang merah yang dipanen diperkirakan bernilai Rp50 juta.

Demikianlah terjadi pada Selasa (06/03/18) kelompok tani Martabe ini mengundang Bupati Samosir untuk bersama-sama dengan anggota kelompok melakukan panen jagung dan bawang di areal seluas 3 hektare.
Pada kegiatan ini hadir mendapingi Bupati, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, Kadis Pertanian, Kadis Ketahanan Pangan, Sekdis Komunikasi dan Informatika, Kabag Humas dan Kerjasama, Camat Nainggolan, Ka. UPTD Dinas Pertanian Nainggolan, Kepala Desa Pasaran Parsaoran, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Di lokasi panenan Bupati Samosir menyempatkan diri untuk menyampaikan sambutan, apresiasi dan arahan sekaligus menyemangati kelompok tani. "Saya sangat bangga melihat kerja nyata para petani, ini berkat ketekunan, kerjasama yang baik antara Pemerintah kabupaten Samosir dengan kelompok tani, serta kekompakan kerjasama sesama anggota kelompok tani Martabe yang berjumlah (tujuh belas) KK." ujar Rapidin mengapresiasi.

Dengan menyebutkan nilai hasil panenan yang baru dilakukan, Bupati kemudian menyatakan, "Ini sangat luar biasa, dan hasilnya semua untuk kelompok tani Martabe, maka bekerjalah dengan baik, uangnya ditabung untuk keperluan masing-masing anggota dan keluarganya."

"Kita akan tetap memberikan bantuan bibit jagung dan fasilitas pendukung lainnya, jika bisa akan kita tambah jumlahnya karena sudah berhasil dipanen. Cari lagi lahan tidur untuk dikelola. Siapa yang bersungguh sungguh bekerja akan kita bantu," tambah Bupati Samosir Rapidin Simbolon, seraya menugaskan Kadis Pertanian, dan Kadis Ketahanan Pangan untuk menindaklanjutinya tahun 2018 ini.

Sementara itu, ketua poktan Martabe, Halomoan Situmorang selain ucapan terimakasih, juga menyampaikan permintaan kepada Bupati untuk membantu petani membangun fasilitas jalan dan peralatan pasca panen.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Samosir karena sudah memberikan perhatian yang sangat besar kepada kami para petani. Kami juga memohon agar dibangun jalan usaha tani menuju lahan pertanian untuk mempermudah distribusi hasil pertanian. Mohon juga agar diberikan bantuan alat atau mesin pemipil jagung sehingga dapat membantu para petani dalam mengumpulkan hasil panen jagung."(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia