KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Menaker: Investasi SDM Bukan Beban, Melainkan Kunci Memperkuat Bisnis Perusahaan

 
EKONOMI

Menaker: Investasi SDM Bukan Beban, Melainkan Kunci Memperkuat Bisnis Perusahaan
Oleh : Rohmah S | 24-Jun-2018, 02:50:13 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meminta perusahaan-perusahaan di Indonesia melakukan investasi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat bisnis perusahaan.

Selama ini, kebanyakan perusahaan masih menganggap investasi SDM sebagai beban padahal investasi SDM merupakan kunci utama untuk keberlangsungan dan kemajuan bisnis perusahaan.

"Investasi SDM dan pengembangan industri harus berjalan paralel. Investasi SDM harus kita genjot dan ekosistem ketenagakerjaan kita harus diperbaiki sehingga memungkinan orang bekerja dan perusahaan berkembang," kata Menaker Hanif saat menghadiri Halal Bihalal dengan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) pada Jumat (22/6/2018) malam.

Menaker menambahkan, di negara-negara Eropa, sekitar 70 persen investasi SDM dilakukan oleh dunia usaha. Investasi SDM harus dipimpin oleh dunia usaha, seperti negara-negara maju di Eropa.

"Investasi SDM tidak bisa sepenuhnya hanya diserahkan kepada pemerintah. Di Eropa peran swasta dalam investasi SDM sangat besar. Pemerintah hanya memimpin dan mengawal," kata Menaker Hanif.

Dikatakan Menaker Hanif, SDM harus menjadi tumpuan bangsa Indonesia untuk maju, berkembang, dan menjadi negara makmur dan berkeadilan. Kita tidak bisa terus menerus mengandalkan SDA karena SDA akan habis dan bisa menimbulkan ketidakadilan antargenerasi.

"Investasi SDM adalah kunci supaya negara dapat berkembang dengan pesat dan mampu bersaing," ungkap Menaker.

"Oleh karena itu pemerintah menegaskan komitmennya untuk melakukan investasi SDM mulai tahun 2018 dan seterusnya. Untuk itu mulai 2019 Presiden Jokowi menambahkan anggaran untuk pelatihan vokasi di Kemnaker," kata Menaker Hanif.

Salah satu cara cepat investasi SDM, kata Hanif adalah melalui pendidikan vokasi dan pemagangan.Menurutnya, pelatihan vokasi bisa menjadi terobosan agar kompetensi yang dilatih bisa menyesuaikan perubahan karakter industri.

"Dan pemagangan merupakan investasi yang jauh lebih murah daripada merekrut pekerja baru yang kurang berpengalaman," tutur Menaker.

Oleh karena itu, lanjutnya, SDM dan dunia usaha harus berjalan secara berimbang dan saling mendukung. Apalagi, tegas Menaker Hanif, di era yang berubah dengan sangat cepat seperti saat ini, SDM harus disiapkan secara matang untuk menghadapi perubahan.


"Inovasi sangat penting dilakukan, sehingga para pekerja bisa mengikuti perkembangan zaman," kata Menaker Hanif.

Sehingga, tambahnya, partisipasi dunia usaha sangat penting untuk menyiapkan SDM yang siap terhadap perubahan zaman.

"Saya berterima kasih kepada praktisi SDM yang bersedia mengambil peran tambahan menggenjot perbaikan kualitas SDM Indonesia melalui Gerakan Nasional Indonesia Kompeten," kata Menaker Hanif.

"GNIK menjadi sesuatu yang sangat baik untuk menciptakan kesadaran bagi dunia usaha bagaimana pemagangan diterapkan," ujar Menaker.

Untuk diketahui, GNIK merupakan sebuah organisasi dengan anggota para praktisi SDM di berbagai perusahaan di Indonesia. Ketua GNIK, Yunus Triyonggo, mengatakan pihaknya akan melakukan sertifikasi terhadap 2000 praktisi SDM pada tahun 2019 untuk mendukung program pemerintah.

"Para praktisi SDM yang sudah tersertifikasi tersebut diharapkan akan menyelenggarakan pemagangan nasional di perusahaan masing-masing," kata Yunus.(*)

Sumber: Biro Humas Kemnaker

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia