KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Komisi VI DPR RI Kunker Reses Ke Aceh

 
EKONOMI

Komisi VI DPR RI Kunker Reses Ke Aceh
Oleh : Bang Rachmad | 04-Mar-2020, 13:17:58 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh, Pada akhir bulan Februari 2020, rombongan Komisi VI DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses ke Provinsi Aceh. Rombongan Komisi VI DPR RI datang dengan 7 personal yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal serta dihadiri juga anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Rafly.

Dalam kegiatan reses ini, rombongan Komisi VI DPR RI berada di Aceh sejak tanggal 28 Februari 2020 - 3 Maret 2020, di Hotel Hermes Palace Banda Aceh. Ada beberapa pertemuan antara Komisi VI DPR RI dengan pemerintah Aceh, kalangan perbankan, mitra Komisi VI DPR RI , serta BPKS Sabang. Hadir juga Asisten Setda Aceh Teuku Dadek yang mewakili Gubernur Aceh.

Komisi VI DPR RI melakukan pendalaman dan peninjauan terhadap kinerja Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank-Bank Himbara, kinerja BPKS dan pelaksanaan tugas dari jajaran perusahaan-perusahaan BUMN, seperti PT. PLN, PT. Pertamina PT. ASDP, Perum Bulog hingga PT. Pegadaian.

Hasil pertemuan itu ada beberapa poin penting antara lain yaitu:
Ada apresiasi khusus kepada jajaran Perum Bulog, karena berhasil menjaga stabilitas pangan yang ada di Aceh. Bulog harus senantiasa terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan di ujung barat Indonesia ini. Bulog bekerja dengan baik dan tidak ada masalah dalam hal serapan dan hasil panen masyarakat.

Kinerja Dinas Koperasi dan UKM Aceh belum maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya. Program Dinas Koperasi masih kurang , ada pengaruh dari Kementerian sedikit anggaran. Diharapkan pada Menteri yang baru bisa ditambah anggaranya. Kendala dilapangan masih ada dalam pendistribusian pupuk bersubsidi yang masih bermasalah dan antrean konsumen BBM di SPBU-SPBU di Aceh yang selalu panjang.

PT PIM Aceh perlu ada tambahan gas LNG untuk bahan baku pembuatan pupuk. Bagi Pertamina terkait premium bersubsidi, diharapkan mobil baru tidak ikut antri. Bisa dibuat spanduk "Mobil baru, hari gini masih antri premium bersubsidi, malu dong," dan harus disebar ke seluruh SPBU di Aceh.

Dalam pertemuan dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKS) Sabang, Komisi VI DPR RI menyoroti karena BPKS belum memiliki grand design tentang arah rencana pembangunan Sabang ke depan. Padahal BPKS ini sudah lama didirikan tetapi hingga sekarang belum ada konsep matang yang diajukan kepada Komisi VI untuk kemudian bisa dilakukan penyesuaian anggaran.

Anggaran BPKS Sabang itu dari tahun ke tahun selalu normative, sehingga seharusnya ini menjadi evaluasi internal bagi BPKS untuk bisa segera membuat grand design pembangunan Sabang. Jika grand design pembangunan Sabang sudah disusun secara matang maka bisa dipastikan Komisi VI DPR RI siap mendukung dari sisi anggaran.

PT Telkom juga siap melakukan digitalisasi SPBU di seluruh Aceh. Jaringan fiber optik PT Telkom juga sudah ada di kawasan Tugu Kilometer Nol Sabang, untuk memudahkan para konsumen menikmati jaringan seluler.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
SATU DETIK SETELAH KEMATIAN 26 Mei 2020 08:28 WIB

BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia