|
|
|
| |
KabarIndonesia - Tayangan televisi kian tidak ramah anak. Nyaris tidak ada tayangan yang mendidik seperti mengajari anak agar hormat kepada orang tua dan guru, rajin menabung dan hidup berhemat, suka bekerja keras atau hidup berprihatin.
Yang ada adalah selengkapnya....
|
|
|
EKONOMI
Kerajinan dari Limbah Rumah Tangga
Oleh : Affan Safani Adham | 16-Jul-2010, 03:08:24 WIB
|
KabarIndonesia - Disadari atau tidak, dalam kehidupan di masyarakat, ternyata banyak sekali dijumpai limbah rumah tangga yang sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku sebuah karya seni atau kerajinan. Namun untuk dapat mewujudkan hal itu, diperlukan adanya kreativitas, ketelatenan, keuletan, dan rasa seni.
Selama ini, sebagian besar limbah rumah tangga dibuang begitu saja karena dirasa sudah tidak memberikan manfaat. Hal ini disebabkan antara lain oleh kurangnya informasi dan publikasi inovasi-inovasi hasil kajian dan penelitian ke masyarakat, sebagaimana disampaikan Ir. Agung Astuti, MSi, Dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian UMY, Kamis (15/7) di Kampus Terpadu UMY.
Dicontohkan Agung Astuti, limbah rumah tangga berupa potongan sayuran atau buah yang tidak termanfaatkan, dapat dirangkai di dalam sebuah botol atau wadah tertutup.
“Sehingga menghasilkan sebuah karya hortirarium yang mempunyai nilai seni, artistik, unik, dan menarik,” kata Agung Astuti sambil menambahkan bahwa dengan penataan yang baik dan sentuhan seni, serta diberikan asesoris yang sesuai, maka akan diperoleh hortirarium dengan nilai jual yang tinggi. Menurutnya, hortirarium ini merupakan salah satu contoh bagaimana limbah rumah tangga atau produk hortikultura yang kurang layak untuk dikonsumsi – yang selama ini tidak pernah diperhatikan – ternyata dapat dijadikan karya seni bernilai jual tinggi. “Namun untuk menghasilkan hortirarium yang baik diperlukan kreativitas, inovasi, dan rasa seni,” tambah Ketua Jurusan Agroteknologi UMY ini.
Dalam penilaian Agung, masyarakat sangat mengharapkan adanya inovasi dan transfer teknologi dari lembaga terkait seperti perguruan tinggi. “Mungkin mereka tidak akan pernah tahu bagaimana memanfaatkan limbah rumah tangga atau apa hortirarium itu serta bagaimana cara membuatnya, kalau mereka tidak secara kebetulan mengikuti pelatihan. Itu menunjukkan bahwa kita harus lebih sering terjun ke masyarakat menyampaikan informasi dan memberdayakan mereka,” kata Agung. (*)
Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com/
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
TERBALIK: Sebuah mobil APV BA 805 SR terbalik di kawasan Rimbo datar, Padang( 8/9). Diduga kuat kejadian naas itu terjadi gara-gara sopir mengantuk saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, tiga orang selengkapnya.... |
|
|
|
|
|