KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanImplementasi Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
16-Sep-2017, 03:50 WIB


 
 
KabarIndonesia - Balige Tobasa, Menjawab berbagai tanggapan atas dikeluarkanyna Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 terkait penguatan karakter oleh berbagai kalangan di Indonesia, telah direspon langsung oleh Presiden Joko Widodo yakni telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) nomor
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Surat Cinta Kepada-Nya 18 Sep 2017 14:09 WIB

Komputer 17 Sep 2017 09:59 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Kasus Mega Korupsi BLBI Dibuka Kembali
Oleh : Benny Aswadina | 04-Mei-2017, 21:57:46 WIB

Kabarindonesia - Jakarta Selatan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ir. Syafruddin Arsyad Temenggung menjadi tersangka korupsi BLBI.

Kasus mega korupsi BLBI dibuka kembali, Negara dirugikan sampai Rp 3.7 Triliun.  "Jauh lebih besar dari korupsi mega proyek e-KTP mencapai Rp 2,3 Triliun dan Ketua DPR dapat jatah 7 persen dari proyek e-KTP hingga beliau (Setnov) dicekal bepergian ke luar negeri," tutur Ketua KPK Agus Rahardjo dengan mantap.

Dalam penyidikan, "KPK menemukan adanya indikasi korupsi dalam pemberian SKL (Surat Keterangan Lunas) kepada Samsul Nursalim sebagai pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) tahun 2004," kata Wakil Ketua KPK Brigjen Pol Purn Basaria Panjaitan pada jurnalis Tysa Novenny (Kabar Pasar) dan Eva Wondo (Metro Market) serta Pewarta KabarIndonesia di Kantor KPK, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5) siang.

KPK menduga Syafruddi telah menguntungkan diri sendiri, orang lain atau korporasai menyebabkan kerugian Negara mencapai tiga trilun lebih. Safruddin disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat ke-1 KUHP.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medanoleh : Rohmah Sugiarti
18-Sep-2017, 21:14 WIB


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medan Head of Public Relations PT Astra International Tbk Yulian Warman didampingi Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Medan Sutadi (kanan) dan Ketua Panitia HUT ke-60 Astra di Medan Badrun Radhi (kiri) berdialog dengan rekan-rekan wartawan pada acara media gathering HUT ke-60
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia