KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 
 
EKONOMI

KKP dan FAO Perluas E-log Book Kepada Nelayan Berskala Kecil
Oleh : Zohiri Kadir | 05-Sep-2019, 07:54:41 WIB

 KabarIndonesia - Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong nelayan di Indonesia untuk menyampaikan log book penangkapan ikan secara regular. Hal ini penting agar data tangkapan menjadi lebih akurat, terkini, dan obyektif.  

Untuk mengatasi kendala ketidakmampuan baca tulis di kalangan nelayan dan materi kertas yang rusak terkena air, DJPT telah meluncurkan aplikasi e-log book penangkapan ikan pada 1 November 2018. Sejak diluncurkan sampai 13 Agustus 2019, data dari DJPT mencatat jumlah kapal di atas 30 tonase kotor (gross tonnage/GT) yang telah mengaktivasi e-log book mencapai 3.750 kapal dan kapal berukuran di bawah 30 GT mencapai 2250 kapal.
Plt. Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Syahril Abdul Rauf menyatakan 10.000 kapal ditargetkan akan mengaktiviasi e-log book tahun ini sesuai komitmen pemerintah Indonesia saat Our Ocean Conference 2018. “Jika tidak (mengaktifkan), ijin operasional bisa dihentikan khususnya untuk kapal di atas 30 GT yang bersifat wajib,” ungkap Syahril dalam persiapan sosialisasi e-book di Bogor, Jawa Barat. 

Untuk memperluas pengisian e-log book, KKP bekerja sama dengan Badan Pangan dan Pertanian PBB (FAO) didukung oleh Global Environmental Facility (GEF) dan Destructive Fishing Watch (DFW) dan akan melakukan sosialisasi dan pelatihan e-log book kepada 100 nelayan skala kecil di Cirebon, Indramayu, Pati, Cilacap, Lamongan dan Probolinggo dengan dukungan 60 fasilitator.
Seluruh enam lokasi terpilih terletak di kawasan Indonesian Sea Large Marine Ecosystem (ISLME). ISLME merupakan salah satu dari 66 ekosistem laut besar di dunia. Regional Coordinator Unit ISLME C.M. Muradharan memuji inisitif DJPT dalam pengadaan e-log book sebagai bentuk inovasi yang efektif dalam mendukung terjaganya sumber daya hayati di ISLME. “Seperti yang sudah diimplementasi di LME lainnya, infrastruktur data yang kuat akan mencegah praktik yang mengancam keberlanjutan semisal illegal fishing,” kata Muralidharan pada kesempatan terpisah. 
Sementara terkait e-log book yang dikembangkan oleh KKP, National Project Officer ISLME Muhammad Lukman menyampaikan arti penting inovasi bagi kawasan. “Temuan yang inovatif akan menjadi tantangan untuk mencapai pengelolaan yang cepat. E-log book ini akan menjadi andalan inovatif dalam kerangka mengoptimalkan nelayan skala kecil," ujar Muh. Lukman, ISLME Nation Project Advisor  dalam sambutannya.
Syahril memperkirakan dari 525 ribu kapal penangkap ikan di perairan Indonesia, 99 persen adalah kapal di bawah 30 GT dengan kapal di bawah 10 GT menjadi kelompok terbesar. Inilah alasan utama sosialisasi aktivasi e-log book menyasar mereka.  Data yang terkumpul dari e-log book selanjutnya akan terkoneksi dan terkoreksi sebagai data perikanan yang terbaharui tahunan bahkan bulanan. 

Dampak keberlanjutan dari data ini salah satunya adalah digunakan untuk penyusunan harvest strategy dalam menerapkan cara menangkap ikan yang baik dan benar dengan tetap menjaga kesejahteraan nelayan dan kelestarian laut.(*)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia