KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 
 
EKONOMI

Fintech Bertumbuh Pesat di Indonesia
Oleh : Sigit Darmawan | 03-Feb-2018, 14:13:55 WIB

KabarIndonesia - Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) dan Fintech Australia turut ambil bagian dalam  Indonesia-Australia Digital Forum yang diselenggarakan tanggal 31 Januari sampai 1 Februari 2018 di Jakarta, sebagai kegiatan besar tekfin untuk membangun hubungan Indonesia-Australia lebih jauh. Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Indonesia untuk membuka area kerjasama baru dan membangun momentum bagi terhubungnya jejaring komersial Australia dengan ekosistem ekonomi digital Indonesia yang dinamis dan bertumbuh pesat.

Para pelaku usaha tekfin serta pejabat regulator memaparkan pandangan serta analisa mereka mengenai perkembangan industri tekfin, evolusi ekosistem tekfin Indonesia dan Australia, serta harapan terhadap kolaborasi eksosistem tekfin di masa depan. Turut hadir dalam acara tersebut adalah  Simon Cant (Founding Partner of FinTech Australia), Dr. Iskandar Simorangkir, SE, MA  (Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI),  Fitri Hadi (Direktur Inovasi Keuangan Digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  Karaniya Dharmasaputra  (Sekretaris Umum, Asosiasi Fintech Indonesia), serta  M. Ajisatria Suleiman  (Direktur Eksekutif Kebijakan Publik, Asosiasi Fintech Indonesia).   

Sumber daya manusia merupakan salah satu tantangan dalam industri fintech, mengingat industri fintech di Indonesia masih baru. Pada awal masuknya industri fintech di Indonesia (sekitar tahun 2010 - 2011), Perusahaan fintech sering menghadapi kesulitan untuk mencari talen yang berpengalaman dan berpotensi. Salah satu strategi yang dilakukan adalah mempekerjakan generasi milenial yang belum berpengalaman namun memiliki keinginan tinggi untuk belajar mengenai teknologi digital. Di sisi lain pekerja fintech Australia memiliki pengalaman dan keahlian yang lebih tinggi, namun pekerja Indonesia juga tidak kalah berpotensi karena mereka merupakan pekerja keras, dan lebih mudah bekerja sama.

Untuk mencapai sumber daya yang lebih berdaya, mengubah sistem Pendidikan bukanlah cara yang mudah. Strategi yang dilakukan oleh industri adalah menyasar pada pusat data institusi pendidikan tinggi, dimana mahasiswa dapat memperoleh pengajaran yang lebih aplikatif. Cara lain adalah dengan memberikan sertifikasi, atau membuka kelas-kelas yang terbuka bagi komunitas. Australia saat ini memiliki industri fintech yang telah berkembang lebih mapan, efektif dan berpengalaman. Namun, di satu sisi, pertumbuhan industri fintech di Indonesia tidak kalah berkembang, dimana perusahaan start-up sangat aktif dalam mencari pendanaan.   

Dalam berbagai diskusi, terungkap bawah orang-orang Indonesia yang berada di Australia tidak sabar untuk kembali ke Indonesia karena terdapat begitu banyak kesempatan. Meskipun dari sisi regulasi belum ada kepastian, Karena regulator ingin mengetahui apa yang terjadi sebelum memberikan izin atau membuat peraturan. Oleh karena itu, startup butuh untuk melaporkan kegiatan dan perkembangan mereka. 

Sementara itu, dari sisi investor, banyak uang yang mengalir di dan ke Indonesia. Banyak venture capital yang ingin berinvestasi. Akan tetapi, ini bukan hanya soal uang. Startup tekfin ingin nilai lebih yang dapat diberikan oleh investor. Mereka mencari investor yang tepat yang dapat memberikan kesempatan-kesempatan, seperti mengambil bagian dalam pasar yang sedang tumbuh.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB


 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia