KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID INDONESIA 2017: Pemilihan Dua Tim Debat Bahasa Inggris untuk Mewakili Indonesia di WUPID Global oleh : Redaksi-kabarindonesia
18-Okt-2017, 01:37 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 18 Oktober 2017 – Ruang kuliah 7-6 dan 7-7 Sampoerna University Jakarta seketika berubah hening dan suasana menegang sebab Muqriz Mustafa Kamal selaku Chair Adjudicator Final round akan mengumumkan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Duta Besar Inggris Tertarik Industri Kreatif di Kota Bandung

 
EKONOMI

Duta Besar Inggris Tertarik Industri Kreatif di Kota Bandung
Oleh : Stanley Teguh | 01-Nov-2016, 10:48:13 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, berkesempatan mengunjungi sekertariat Bandung Creative City Forum (BCCF) Jl. Taman Cibeunying kota Bandung, (19/10/2016).

Pada kunjungannya tersebut, Duta Besar Inggris yang fasih berbahasa Indonesia itu mengaku sudah mendengar tentang BCCF dan ingin mengenal lebih dekat. Moazzam Malik diterima jajaran pengurus BCCF diantaranya oleh Direktur Hukum BCCF Rizky Adiwilaga yang langsung memperkenalkan satu persatu personel tim BCCF dan memaparkan kegiatan dan aktifitas BCCF dalam mengembangkan potensi industry kreatif dan sumber daya kota Bandung untuk meningkatkan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dalam diskusi yang terjadi dibahas tentang pertukaran informasi dan peluang yang dapat dilakukan antara British Consult dan BCCF, kehadiran Duta Besar Inggris ke BCCF juga membuktikan keseriusan pihak Inggris untuk mendukung potensi yang ada di kota Bandung untuk bisa menembus pasar Inggris.

“Saya terkesan dengan presentasi yang dipaparkan oleh BCCF”, ucap Moazzam Malik kepada awak media, menurut Moazzam kota Bandung sudah merupakan ikon untuk pusat industry kreatif di Indonesia karena dukungan potensi dan kemampuan generasi muda Bandung yang memiliki bakat dan kreatifitas.

Lebih jauh Moazzam Malik mengatakan bahwa potensi industri kreatif yang dimiliki kota Bandung merupakan kesempatan untuk menembus ke dunia internasional,”Kami di Inggris beruntung ada sektor kreatif yang bersaing di tingkat dunia, seperti bidang film, fashion, dan lain-lain, harapan kami adalah menindaklanjuti MoU yang ditandatangani waktu presiden RI Joko Widodo ke Inggris pada bulan April 2016 dan kami akan membantu khususnya para designer untuk masuk ke pasar Inggris,ini sudah ada hasil ketika ada lima designer Indonesia melakukan pameran produk-produknya di pusat dunia fashion di London, lima designer itu sudah melewati pelatihan di British Counsult selama 2-3 tahun, jadi mereka tidak hanya meningkatkan kualitas produknya tetapi juga belajar bagaimana cara untuk bisa menjual produknya di pasar-pasar internasional. Jadi saat pak Jokowi lihat contohnya, Jokowi tampak tertarik, dan ingin lebih memperdalam hubungannya untuk maju ke pasar dunia dan menciptakan lapangan kerja dan itu juga menjadi salah satu cara untuk mengibarkan the creative power of Indonesia,” jelas Moazzam panjang lebar.

Moazzam Malik juga mengakui sudah berdiskusi panjang dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, sebagai salah seorang yang paling tertarik untuk meningkatkan industry creative di Indonesia, dan untuk itu kami akan meluncurkan UK Accesstable (Pameran) di Bandung, karena Bandung berbakat.

Direktur Hukum BCCF ditempat terpisah mengatakan kepada media bahwa pihaknya akan menindaklanjuti lebih jauh kerjasamanya dengan British Consult, “kita menjadi official hub-nya dengan British Consult untuk bidang kreatif. Tentunya moment ini akan kita tangkap seperti yang Duta Besar Inggris sampaikan, beliau memilih Bandung karena Bandung punya energy yang luar biasa di bidang industry kreatif”.

Menurut Rizky Adiwilaga, Bandung mempunyai keunggulan disemua sector bidang industry kreatif, tetapi kami akan melihat sector prioritas yang akan dilakukan kerjasama. Tadi dikatakan oleh Dubes ada empat sector, Seni, Film, Design, Fashion, tentu kita akan mengikuti itu, tapi kita juga bisa mengajukan untuk beberapa sector yang kita bisa kembangkan dan kerjasamakan, tentu itu lebih baik dengan patokan di British Consult bisa. ***


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Skenario Menjatuhkan TNI 19 Okt 2017 00:54 WIB

Danau Toba Bukan Danau Tuba 14 Okt 2017 05:14 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia