KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Maret 2017 oleh : Redaksi-kabarindonesia
29-Mar-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia - Eliyah Acantha Manapa Sampetoding atau sering dipanggil Antha, lahir di Ujung Pandang (Kota Makassar), Sulawesi Selatan, 19 November 1991. Antha berdarah Toraja.
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Langkah Menuju Pasti 23 Mar 2017 23:05 WIB

Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Duta Besar Inggris Tertarik Industri Kreatif di Kota Bandung

 
EKONOMI

Duta Besar Inggris Tertarik Industri Kreatif di Kota Bandung
Oleh : Stanley Teguh | 01-Nov-2016, 10:48:13 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, berkesempatan mengunjungi sekertariat Bandung Creative City Forum (BCCF) Jl. Taman Cibeunying kota Bandung, (19/10/2016).

Pada kunjungannya tersebut, Duta Besar Inggris yang fasih berbahasa Indonesia itu mengaku sudah mendengar tentang BCCF dan ingin mengenal lebih dekat. Moazzam Malik diterima jajaran pengurus BCCF diantaranya oleh Direktur Hukum BCCF Rizky Adiwilaga yang langsung memperkenalkan satu persatu personel tim BCCF dan memaparkan kegiatan dan aktifitas BCCF dalam mengembangkan potensi industry kreatif dan sumber daya kota Bandung untuk meningkatkan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dalam diskusi yang terjadi dibahas tentang pertukaran informasi dan peluang yang dapat dilakukan antara British Consult dan BCCF, kehadiran Duta Besar Inggris ke BCCF juga membuktikan keseriusan pihak Inggris untuk mendukung potensi yang ada di kota Bandung untuk bisa menembus pasar Inggris.

“Saya terkesan dengan presentasi yang dipaparkan oleh BCCF”, ucap Moazzam Malik kepada awak media, menurut Moazzam kota Bandung sudah merupakan ikon untuk pusat industry kreatif di Indonesia karena dukungan potensi dan kemampuan generasi muda Bandung yang memiliki bakat dan kreatifitas.

Lebih jauh Moazzam Malik mengatakan bahwa potensi industri kreatif yang dimiliki kota Bandung merupakan kesempatan untuk menembus ke dunia internasional,”Kami di Inggris beruntung ada sektor kreatif yang bersaing di tingkat dunia, seperti bidang film, fashion, dan lain-lain, harapan kami adalah menindaklanjuti MoU yang ditandatangani waktu presiden RI Joko Widodo ke Inggris pada bulan April 2016 dan kami akan membantu khususnya para designer untuk masuk ke pasar Inggris,ini sudah ada hasil ketika ada lima designer Indonesia melakukan pameran produk-produknya di pusat dunia fashion di London, lima designer itu sudah melewati pelatihan di British Counsult selama 2-3 tahun, jadi mereka tidak hanya meningkatkan kualitas produknya tetapi juga belajar bagaimana cara untuk bisa menjual produknya di pasar-pasar internasional. Jadi saat pak Jokowi lihat contohnya, Jokowi tampak tertarik, dan ingin lebih memperdalam hubungannya untuk maju ke pasar dunia dan menciptakan lapangan kerja dan itu juga menjadi salah satu cara untuk mengibarkan the creative power of Indonesia,” jelas Moazzam panjang lebar.

Moazzam Malik juga mengakui sudah berdiskusi panjang dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, sebagai salah seorang yang paling tertarik untuk meningkatkan industry creative di Indonesia, dan untuk itu kami akan meluncurkan UK Accesstable (Pameran) di Bandung, karena Bandung berbakat.

Direktur Hukum BCCF ditempat terpisah mengatakan kepada media bahwa pihaknya akan menindaklanjuti lebih jauh kerjasamanya dengan British Consult, “kita menjadi official hub-nya dengan British Consult untuk bidang kreatif. Tentunya moment ini akan kita tangkap seperti yang Duta Besar Inggris sampaikan, beliau memilih Bandung karena Bandung punya energy yang luar biasa di bidang industry kreatif”.

Menurut Rizky Adiwilaga, Bandung mempunyai keunggulan disemua sector bidang industry kreatif, tetapi kami akan melihat sector prioritas yang akan dilakukan kerjasama. Tadi dikatakan oleh Dubes ada empat sector, Seni, Film, Design, Fashion, tentu kita akan mengikuti itu, tapi kita juga bisa mengajukan untuk beberapa sector yang kita bisa kembangkan dan kerjasamakan, tentu itu lebih baik dengan patokan di British Consult bisa. ***


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Cara Membangun TNI AD Yang Kuat 26 Mar 2017 21:53 WIB

 
Presiden Kagumi Dalihan Natolu 28 Mar 2017 12:23 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia